Terungkap, 8 DPC Demokrat Kalsel Membelot Ikuti KLB Sumut! RAKERNAS 2021 Dibuka Jokowi, Ketum Hipmi: Saatnya Jadi Bangsa Produktif Jokowi di Rakernas Hipmi 2021: Investasi-Hilirisasi Industri Jadi Kunci Pengamat: Hati-Hati Manuver Politik KLB Demokrat, RK! Duh, Jembatan Perhotelan Sepanjang Ahmad Yani Banjarmasin Dituding Langgar IMB

Air Keruh, Alasan PDAM Tapin Segera Pindah Sumber Air Baku

- Apahabar.com Selasa, 29 September 2020 - 16:29 WIB

Air Keruh, Alasan PDAM Tapin Segera Pindah Sumber Air Baku

PDAM Tapin segera pindah sumber air baku, alasannya lokasi utama air saat ini kualitasnya tidak baik. Foto-Ilustrasi/Istimewa

apahabar.com, RANTAU – Sumber utama air baku kebutuhan masyarakat Kabupaten Tapin akan dipindahkan, karena kualitas air yang ada tidak bagus dan biaya produksi mahal.

Saat ini lokasi utama sumber air baku berada di Kecamatan Bungur. Penjernihan air oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak lagi menggunakan zat kimia kaporit atau tawas, namun menggunakan Poly Aluminium Chloride (PAC).

apahabar.com


Kepala Administrasi dan Keuangan PDAM Tapin, Khairul Amin saat berada di ruang kerjanya. Selasa, (29/9). Foto-istimewa

“Yang jelas, air baku di Bungur sangat jelek, secara kasat mata sangat keruh,” ujar Administrasi dan Keuangan PDAM Tapin, Khairul Amin.

Perubahan air itu sangat terlihat jelas pada tahun 2013. Kata Khairul untuk penggunaan zat kimia PAC itu sudah dilakukan sejak Tahun 2015 lalu.

“Penjernihan PAC 10 ton per bulan. Air pH 6.5 masih layak digunakan masyarakat. Pengawasan kualitas air bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup setiap bulannya,” ujarnya.

Atas permasalahan itu, PDAM Tapin sejak 2013 itu mengusulkan pemindahan sumber air baku yang bersih, layak dan sehat untuk masyarakat Tapin.

Realisasi itu akan terlaksana di Tahun 2021 dan ditarget selesai pada Tahun 2022 pemindahan sumber air ke Bendungan Linuh.

“PDAM mendapat 500 detik/liter dari bendungan Tapin namun sumber tetap dari Bendungan Linuh,” ujarnya.

Jarak dan biaya menjadi alasan kenapa pemindahan sumber air itu tak langsung ke ujung hilir sungai di Bendungan Tapin berskala proyek strategis nasional itu.

Informasi terkait tentang keruhnya hulu sungai Tapin dikatakan Dinas Lingkungan Hidup, Nurdin. Dikatakannya, kekeruhan sungai karena ada beberapa faktor.

“Faktor yang mempengaruhi tercemarnya sungai Tapin akibat limbah pertambangan batu bara, pertambangan pasir dan limbah rumah tangga,” ujarnya kepada apahabar.com.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Keluarkan SP3, Disperindag Tabalong Segel Sejumlah Toko Pasar Tanjung, Tak Digubris Bakal Dibongkar
apahabar.com

Kalsel

Swab Keluar, PDP Kabur di Banjarbaru Positif Covid-19
apahabar.com

Borneo

Polres Sintang Amankan 10 Pengedar Narkoba
apahabar.com

Kalsel

Demo RUU HIP, 38 Ormas Terjunkan Massa di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dihadiri Moeldoko, Paman Birin Resmikan Kantor Jhonlin Group
apahabar.com

Kalsel

Progres 77 Persen, Jembatan Sei Alalak Banjarmasin Diklaim Tahan 100 Tahun
apahabar.com

Kalsel

Kisah Ipda Jody Dharma Mengungkap Narkoba, Berawal Nonton Film Detective Horatio
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Penyebab Kematian Lelaki Tertutup Payung Merah di Gunung Sari Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com