JY-Habibi, Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Divonis Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Air Keruh, Alasan PDAM Tapin Segera Pindah Sumber Air Baku

- Apahabar.com Selasa, 29 September 2020 - 16:29 WIB

Air Keruh, Alasan PDAM Tapin Segera Pindah Sumber Air Baku

PDAM Tapin segera pindah sumber air baku, alasannya lokasi utama air saat ini kualitasnya tidak baik. Foto-Ilustrasi/Istimewa

apahabar.com, RANTAU – Sumber utama air baku kebutuhan masyarakat Kabupaten Tapin akan dipindahkan, karena kualitas air yang ada tidak bagus dan biaya produksi mahal.

Saat ini lokasi utama sumber air baku berada di Kecamatan Bungur. Penjernihan air oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak lagi menggunakan zat kimia kaporit atau tawas, namun menggunakan Poly Aluminium Chloride (PAC).

apahabar.com


Kepala Administrasi dan Keuangan PDAM Tapin, Khairul Amin saat berada di ruang kerjanya. Selasa, (29/9). Foto-istimewa

“Yang jelas, air baku di Bungur sangat jelek, secara kasat mata sangat keruh,” ujar Administrasi dan Keuangan PDAM Tapin, Khairul Amin.

Perubahan air itu sangat terlihat jelas pada tahun 2013. Kata Khairul untuk penggunaan zat kimia PAC itu sudah dilakukan sejak Tahun 2015 lalu.

“Penjernihan PAC 10 ton per bulan. Air pH 6.5 masih layak digunakan masyarakat. Pengawasan kualitas air bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup setiap bulannya,” ujarnya.

Atas permasalahan itu, PDAM Tapin sejak 2013 itu mengusulkan pemindahan sumber air baku yang bersih, layak dan sehat untuk masyarakat Tapin.

Realisasi itu akan terlaksana di Tahun 2021 dan ditarget selesai pada Tahun 2022 pemindahan sumber air ke Bendungan Linuh.

“PDAM mendapat 500 detik/liter dari bendungan Tapin namun sumber tetap dari Bendungan Linuh,” ujarnya.

Jarak dan biaya menjadi alasan kenapa pemindahan sumber air itu tak langsung ke ujung hilir sungai di Bendungan Tapin berskala proyek strategis nasional itu.

Informasi terkait tentang keruhnya hulu sungai Tapin dikatakan Dinas Lingkungan Hidup, Nurdin. Dikatakannya, kekeruhan sungai karena ada beberapa faktor.

“Faktor yang mempengaruhi tercemarnya sungai Tapin akibat limbah pertambangan batu bara, pertambangan pasir dan limbah rumah tangga,” ujarnya kepada apahabar.com.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jadi Pembina Upacara Bendera, Ini Amanat Pelda Mujiono Kepada Murid SDI An Nuriyah
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Polres HSU Bagikan 500 Nasi Bungkus

Kalsel

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Polres HSU Bagikan 500 Nasi BungkusĀ 
apahabar.com

Kalsel

Dicurangi, Caleg Demokrat Gugat KPU ke MK
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 20 September: 83,6 Persen Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Kisruh Bupati-Wabup Kotabaru, DPRD: Patuhi Instruksi Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Arutmin Gelar Donor Darah di Islamic Center Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

EKSKLUSIF: Perjuangan Pasien Ulin 01 Selama di Ruang Isolasi
apahabar.com

Kalsel

Satpol PP Pantau Warung Sakadup, Berikut Daftar Lokasinya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com