Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian

Alternatif Jalan Menuju Makam Datu Kalampayan Urai Macet Saat Haul

- Apahabar.com Rabu, 23 September 2020 - 15:27 WIB

Alternatif Jalan Menuju Makam Datu Kalampayan Urai Macet Saat Haul

Alternatif Jalan Menuju Makam Datu Kalampayan Urai Macet Saat Haul. Foto- PUPR Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Peringatan hari wafat atau haul ulama di Kalimantan Selatan kerap mengundang antusiasme para jemaah dari berbagai daerah.

Untuk mengurai kemacetan, pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membuka akses jalan baru menuju lokasi Makam Syekh Arsyad Al-Banjari di Kalampayan, Astambul, Kabupaten Banjar.

“Yang diharapkan adanya jalan baru ini sehingga pas haul tidak macet lagi, ” kata Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali melalui Kepala Bidang Bina Marga, Yasin Toyib di ruang kerjanya, Rabu (23/9) siang.

Proyek ini sudah dimulai sejak 2019 lalu dan ditargetkan rampung 2024 mendatang. Dari total 6 kilometer, telah dikerjakan sepanjang 1,5 kilometer. Melalui dana APBD, pengucuran dana telah menghabiskan sekitar Rp35 miliar.

“Yang jelas, jalan ini lebih lebar. Yang dikeluhkan jemaah, dengan adanya alternatif diharapkan tidak macet lagi pas haul, ” jelas dia.
Akses jalan baru ini akan melintasi enam desa dari dua kecamatan di Kabupaten Banjar. Yaitu, Desa Sungai Kitano, Akar Baru, Akar Bagantung, Munggu Raya, Dalam Pagar Ulu dan Kelampayan Tengah di Kecamatan Astambul dan Martapura Timur. Yasin memastikan pembebasan lahan sudah diselesaikan.

“Jalan lama kan kecil dan sulit berselisihan. Kalau yang baru ini langsung ke makamnya, ” lanjutnya
Jalan tersebut akan memecah arus jemaah yang akan menuju lokasi haul. Pengendara dari arah Banjarmasin dapat menggunakan akses baru ini, sementara pengendara dari arah Hulu Sungai dapat menggunakan jalur seperti biasanya.

“Jadi kalau dari Banjarmasin tidak perlu lagi lewat Astambul, kalau dari Astambul mungkin dari arah hulu sungai. Sehingga sudah terpecah arusnya, ” pungkas dia

apahabar.com apahabar.com apahabar.com

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Sudah Tegur Kontraktor Taman Nol Kilometer
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Jalan Poros Banjarmasin-Hulu Sungai II Masih Tertahan Lahan
Perkuat Peran Organisasi Perangkat Daerah, PUPR Kalsel Gelar Rakor

Dinas PUPR Kalsel

Perkuat Peran Organisasi Perangkat Daerah, PUPR Kalsel Gelar Rakor
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Lampu di Jalan Lingkar Rusak, PUPR Turun Tangan
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

2021, Dinas PUPR Kalsel: Jalan Bebas Hambatan Banjarbaru-Batulicin Siap Pakai
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Kucurkan Ratusan Miliar, PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kalampayan

Dinas PUPR Kalsel

H2 Penutupan Jembatan Sungai Lulut, Pengendara Berebut Jembatan Alternatif
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

PUPR Gelontorkan Rp 30 Miliar Lebarkan Jalan ke Bandara Syamsudin Noor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com