Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Kalsel Digelari Juara Stand Up Komedi SHM-MAR Kampanye, Pedagang Keliling Ketiban Berkah

Antisipasi Masuknya Narkoba, Kapolda Kalteng Tegaskan Pintu Perbatasan Provinsi Diperketat

- Apahabar.com Rabu, 2 September 2020 - 22:30 WIB

Antisipasi Masuknya Narkoba, Kapolda Kalteng Tegaskan Pintu Perbatasan Provinsi Diperketat

Polda Kalteng memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu hampir 2 kilogram, di lobi Mapolda Kalteng. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan akan memperketat pintu-pintu masuk di perbatasan provinsi setempat untuk mengantisipasi masuknya narkoba.

“Contohnya barang bukti sabu-sabu seberat dua kilogram yang kita musnahkan hari ini. Mereka ini adalah dari tiga jaringan yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas dan ada kaitannya dengan daerah Pontianak, Kalimantan Barat dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan sebagai penyuplai barang ke daerah Kalteng selama ini,” kata Dedi di Palangka Raya, Rabu (2/9).

Polda Kalimantan Tengah memusnahkan narkoba jenis sabu-sabu seberat hampir 2 kilogram yang merupakan barang bukti perkara dari tiga jaringan yang berhasil diungkap oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng.

Dari hampir 2 kilogram yang berhasil disita DitresnarkobaPolda Kalteng, tercatat merupakan sitaan dari 7 kasus dari 10 orang tersangka.

Ditegaskan Dedi, dua kilogram sabu-sabu yang berhasil disita oleh Polda Kalteng selama Agustus 2020. Namun apabila digabung dengan Polres yang berada di bawah naungan Polda Kalteng, maka berjumlah sekitar tiga kilogram.

Menurut Dedi, bukti Polda Kalteng komitmen memerangi narkoba di Kalteng, dengan berhasilnya anggotanya mengungkap peredaran narkoba dalam satu bulan sudah berhasil menyita dua kilogram sabu.

Maka dari itu tingginya permintaan sabu-sabu di Kalteng di tengah pandemi Covid-19, tentunya tidak menyurutkan petugas untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.

“Bahkan permintaan semakin tinggi, buktinya dengan adanya penangkapan yang dilakukan Polda Kalteng selama ini,” ucapnya.

Jenderal bintang dua itu menambahkan, dengan mempersempit pergerakan para bandar narkoba di Kalteng maka juga akan menekan peredaran barang terlarang ke setiap oknum masyarakat yang selama ini ketergantungan.

Dedi menegaskan, sampai kapan pun pihaknya tidak akan berhenti untuk menangkap para bandar, kurir serta lain sebagainya yang terlibat dalam hal ini tetap akan ditindak.

“Kalau bisa kami akan membuat di Kalteng ‘zero’ peredaran narkoba, maka dari itu kami juga berkomitmen akan terus menindaklanjuti persoalan narkoba sampai mana pun peredarannya di wilayah hukum kami,” demikian mantan Karobinkar SSDM Mabes Polri itu.

Kapolda Kalteng beserta pimpinan instansi lainnya yang diundang melakukan pemusnahan sabu seberat itu, sebelum memusnahkan juga dilakukan pengecekan uji laboratorium secara cepat menggunakan alat yang sudah disiapkan, guna mengetahui asli atau tidaknya barang haram tersebut.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Pilgub Kalteng, Golkar Push Kader Dampingi Sugianto Sabran
apahabar.com

Kalteng

Swab Corona Kalteng Pindah ke Banjarbaru
apahabar.com

Kalteng

Fraksi Nasdem DPRD Kapuas Tolak RAPBD-P 2020
apahabar.com

Kalteng

Lelaki Tua di Kapuas Ditemukan Tewas, Polisi Telisik Penyebabnya
apahabar.com

Kalteng

Warga Muara Teweh Keluhkan Kenaikan Harga Gula Pasir
apahabar.com

Kalteng

DPRD Kapuas Setujui 11 Raperda Ditetapkan Jadi Perda
apahabar.com

Kalteng

Pemkab Seruyan Usulkan Penambahan Jadwal Penerbangan ke Banjarmasin
apahabar.com

Kalteng

Cak Imin dan AHY Bahas Pilkada, Apa Kabar Pilgub Kalteng?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com