Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu Rontok Lagi! Bawaslu RI Tolak Laporan Keberatan Denny Indrayana Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin

Kapal Coast Guard China Terobos Laut Natuna, Cueki Peringatan Kapal KN Nipah 321, Bakamla Bingung Lapor Kemenlu

- Apahabar.com Senin, 14 September 2020 - 17:03 WIB

Kapal Coast Guard China Terobos Laut Natuna, Cueki Peringatan Kapal KN Nipah 321, Bakamla Bingung Lapor Kemenlu

Ilustrasi kapal China masuk perairan Natuna Utara. (Antara Foto/Risyal Hidayat)

apahabar.com, JAKARTA – Kapal Coast Guard China kedapatan memasuki zona ekslusif ekonomi (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara dan
tak memperdulikan peringatan Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) yang berusaha mengusirnya, Sabtu (12/9/2020) lalu.

Sebelumnya, petugas sempat melakukan kontak dengan awak kapal Coast Guard China lewat radio. Namun, secara arogan mengaku Laut Natuna Utara milik China dan bersikeras tengah melakukan patroli di wilayah teritorial laut China.

Diberitakan sebelumnya, Kapal China dengan nomor lambung 5204 terdeteksi pada pukul 10.00 WIB.

(Bakamla) melalui KN Nipah 321 mencoba mengusir kapal coast guard China yang berkeliaran di zona eksklusif ekonomi (ZEE) Indonesia, Laut Natuna Utara, pada Sabtu (12/9).

KN Nipah 321 yang berjarak 9,35 kilometer pun langsung meningkatkan kecepatan, mendekati kapal China itu.

Baca Juga : Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung, Kemenag Kalsel Imbau Ulama Waspada Saat Berdakwah

Baca Juga : Orang Terkaya RI, Bos Djarum Hartono Tanoto Sarankan Hal Ini ke Jokowi Ketimbang PSBB Anies Baswedan di DKI Jakarta

Baca Juga : FAKTA-FAKTA Kasus Penemuan Mayat Wanita Hamil Diduga Istri Muda Pembakal HST, Polisi Kerja Keras Ungkap Misteri Kematian

Dikutip dari cnnindonesia.com, Juru bicara Kemenlu Teuku Faizasyah menyatakaN pihaknya sudah menerima laporan Bakamla mengenai keberadaan China Coast Guard (CCG 5204) di wilayah perairan ZEE Indonesia. Kemlu juga sudah melayangkan protes ke Kedutaan Besar China di Indonesia.

“Kemlu telah melakukan komunikasi dengan Wakil Dubes RRT di Jakarta dan meminta klarifikasi maksud keberadaan CCG 5204 di wilayah perairan ZEE Indonesia,” kata Teuku lewat keterangan tertulis, Minggu (13/9).

Teuku mengatakan Kemlu menegaskan kembali kepada Wakil Dubes RRT bahwa ZEE Indonesia tidak memiliki klaim tumpang tindih perairan dengan RRT dan menolak klaim 9DL RRT karena bertentangan dengan UNCLOS 1982.

Sebelumnya, petugas sempat melakukan kontak dengan kapal China melalui radio. Namun, pihak yang bersangkutan bersikeras tengah melakukan patroli di wilayah teritorial laut China.

Editor: redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Andy Arief Ancam Polisikan Putra Jokowi?
apahabar.com

Nasional

Upayakan Peningkatan Kualitas Ternak, Kabupaten Siak Gelar Kontes Sapi
apahabar.com

Nasional

Menkominfo: Akses Internet di Papua Sudah Normal
apahabar.com

Nasional

Kebakaran Ruko Elektronik, 3 Penghuni Nyaris Terbakar
apahabar.com

Nasional

Ahok Ditarget Sebulan ‘Bongkar’ 142 Anak Usaha Pertamina
apahabar.com

Nasional

Gerindra: Presiden Jokowi Telah Terima Konsep Pertahanan Prabowo
apahabar.com

Nasional

Gayus Tambunan Dapat Remisi, Pegiat Antikorupsi Kecam Yasonna
apahabar.com

Nasional

20 Orang Homoseksual Idap HIV Aids Dibina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com