Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Atasi Krisis di Masa Kenormalan Baru, Simak Saran Sandiaga Uno

- Apahabar.com Senin, 21 September 2020 - 11:43 WIB

Atasi Krisis di Masa Kenormalan Baru, Simak Saran Sandiaga Uno

Sandiaga Uno. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pengusaha Sandiaga Salahudin Uno mendorong para pengusaha untuk bisa menciptakan model bisnis baru di era adaptasi kenormalan baru.

“Pebisnis harus reinvent pengetahuan bisnis mereka untuk memunculkan model bisnis yang baru,” ujar Sandi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (21/9/2020).

Menurutnya, layaknya pertandingan basket, kalau jalan di kanan akan ditutup, maka pengusaha harus pintar pivot ke kiri.

Dia menegaskan SME dan startup mau tidak mau harus mengedepankan aspek kesehatan dan digitalisasi dalam setiap tahapan bisnis mulai dari pemesanan, pembayaran, produksi, hingga penyediaan barang.

“Zaman sekarang data dan tren bisnis bisa kita dapatkan dengan mudah. Kita tinggal mengamati, meniru, dan memodifikasi tren yang ada sehingga kita memiliki model bisnis baru,” tambah Sandi.

Sandi melihat dari aspek dukungan kebijakan pemerintah untuk menyelamatkan ekonomi nasional khususnya UMKM masih jauh dari harapan.

“Tim ekonomi pemerintah telah gagal membangun rumusan kebijakan stimulus fiskal untuk menyelamatkan UMKM, faktanya daya beli terus menurun, semoga Banpres (Bantuan Presiden) bisa menolong ultra mikro,” tegasnya.

Bisnis yang saat ini dibutuhkan masyarakat, adalah di bidang kesehatan, teleconferencing, course terbuka, biotech, legal, dan clear energy. Meski mengaku sempat kebingungan menghadapi perubahan perilaku konsumen di awal pandemi, kini Sandi sudah berhasil menyesuaikan model bisnisnya.

Sandi menegaskan, ada empat kekuatan yang bisa digaungkan dalam dua entrepreneurship yaitu, pencapaian atau target, stimulasi, arah atau tujuan, dan keamanan bisnisnya.

Bila ini semua bisa digapai maka apapun usahanya pasti akan sangat maju,” tutupnya.(oke)

Editor: Puja Mandela

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

UMKM Terpuruk, Bos Minyak di Kalsel Tawarkan Solusi
apahabar.com

Ekbis

Ini Harga Asli Mini Cooper yang Dibeli Dedi Rp12 Ribu di Bukalapak
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Awal Pekan Kembali Melemah
apahabar.com

Ekbis

Tsunami Selat Sunda: Pertamina Siapkan Jalur Alternatif Salurkan BBM-LPG ke Lampung
apahabar.com

Ekbis

Realisasi Investasi Kalsel Masih di Bawah Kaltim, dan Kalbar!
apahabar.com

Ekbis

Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA

Ekbis

Jasa Perkapalan Sumbang Defisit Terbesar
Balikpapan

Ekbis

Pusat Transfer Rp3,2 triliun untuk Balikpapan, PPU, dan Paser
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com