Update Banjir Kalsel: Sudah 6 Kabupaten Terdampak! Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan UPDATE Tinggi Air Jelang Puncak Banjir HST BREAKING! Bupati HST Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Banjir di Pusat Kota HST Meluas, Ratusan Jiwa Mengungsi

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Melawi Kalbar, 1 Warga Meninggal Dunia

- Apahabar.com     Minggu, 13 September 2020 - 23:43 WITA

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Melawi Kalbar, 1 Warga Meninggal Dunia

Banjir rendam Kabupaten Melawi, Kalbar. Foto-BNPB

apahabar.com, JAKARTA – Banjir kembali terjadi, kali ini merendam 1.469 rumah di Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Minggu (13/9). Dalam musibah itu, 1 warga meninggal dunia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengungkapkan, sebelumnya BPBD Melawi telah melaporkan banjir juga terjadi pada Minggu (6/9/2020) dan Jumat (11/9/2020).

“Bencana banjir tersebut mengakibatkan seorang warga meninggal dunia, sebanyak 1.469 KK/5.369 jiwa terdampak dan sedikitnya 70 KK/300 jiwa terpaksa mengungsi,” kata Raditya Jati dalam keterangan tertulis.

Ia mengungkapkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Melawi telah berkoordinasi dengan SAR untuk evakuasi warga karena banyak anak-anak terjebak di rumah. Ia melanjutkan, tinggi muka air dilaporkan bervariasi dari 60 sampai 250 sentimeter.

“Pihak Pemerintah Kecamatan Melawi dan perangkat desa telah memberikan bantuan dan terus mengupayakan bantuan berupa logistik maupun peralatan,” tuturnya.

“Hingga pukul 17.23 WIB, cuaca di sebagian besar wilayah Kabupaten Melawi mendung dan banjir dilaporkan meluas hingga seluruh kecamatan,” tuturnya.

Sementara itu, menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Barat hingga Selasa (15/9) mendatang.

Selain Kalimantan Barat, wilayah lain yang memiliki prakiraan cuaca yang sama meliputi Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

“Melihat adanya dampak dari bencana yang dipicu oleh faktor cuaca dan hasil prakiraan cuaca dari BMKG tersebut, BNPB meminta pemangku kebijakan di daerah dapat melakukan upaya mitigasi bencana dan segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam kaitan pengurangan risiko bencana,” tuturnya. (Okz)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Halalbihalal Terancam Imbas Covid, Wali Kota Pontianak: Jangan Lama-Lama di Masjid
apahabar.com

Kalbar

Pontianak Dapat Dana Kelurahan Rp10 Miliar
apahabar.com

Kalbar

Rumah Betang Ludes Terbakar, Warga Dayak di Kapuas Hulu Terpaksa Mengungsi

Kalbar

Kecelakaan Beruntun Berujung Maut, Pengemudi Diduga Konsumsi Miras
apahabar.com

Kalbar

Komentari Sultan Hamid II, Hendropriyono Dipolisikan
apahabar.com

Kalbar

Terganjal Anggaran, Pontianak Batal Gelar Penerimaan CPNS dan PPPK 2021
apahabar.com

Kalbar

Update Penginapan Jamaah Haul Guru Sekumpul ke-15, 10 Tempat Gratis Sudah Penuh
apahabar.com

Kalbar

Gubernur Sutarmidji Target Kalbar Segera Bebas Pungli
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com