Polisi Dalami Kaburnya Habib Rizieq dari Rumah Sakit Ummi Nekat Menjambret Wanita di Siang Bolong, Pemuda Kotabaru Diringkus Tim Macan Bamega Sadis! Begal Mobil Carteran di Pelaihari Buang Jasad Korban ke Hutan Sawit BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen

Berlangsung Serentak, Pemilihan BPD di Batola Pakai Mekanisme Baru

- Apahabar.com Selasa, 29 September 2020 - 22:14 WIB

Berlangsung Serentak, Pemilihan BPD di Batola Pakai Mekanisme Baru

Salah seorang warga memasukkan surat suara dalam pemilihan BPD di Desa Purwosari Baru. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sebelum gegap-gempita Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan 2020, jutaan warga desa di Barito Kuala (Batola) sudah melakukan pencoblosan, Selasa (29/9).

Pencoblosan itu bukan ujicoba Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel yang dijadwalkan 9 Desember mendatang.

Mereka datang untuk memberikan suara kepada calon-calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Agenda ini berlangsung serentak di 193 desa.

Terdapat perbedaan pelaksanaan dibanding pemilihan BPD sebelumnya. Selain mewajibkan keterwakilan perempuan, mekanisme pemilihan dapat menggunakan pemilihan langsung atau musyawarah perwakilan.

Dari 193, tercatat 127 desa menggunakan mekanisme pemungutan suara dengan pemilihan langsung. Sedangkan 66 desa memilih opsi musyawarah perwakilan.

Untuk pemilihan langsung, dilaksanakan per wilayah pemilihan. Mekanisme ini mirip dengan pelaksanaan Pemilu Legislatif yang menggunakan sistem Daerah Pemilihan (Dapil).

Salah satu desa di Batola yang melakukan pemilihan langsung adalah Desa Purwosari Baru di Kecamatan Tamban.

“Kami memiliki tiga wilayah pemilihan dengan calon yang bervariasi. Dalam setiap wilayah pemilihan, terdapat perwakilan perempuan,” papar Sujinal, Kepala Desa Purwosari Baru.

Tidak hanya mekanisme pemilihan yang baru. Berlangsung di tengah-tengah pandemi, pelaksanaan pemilihan juga mesti memperhatikan protokol kesehatan.

Terutama untuk pemilihan langsung, pemungutan suara diatur berbeda jam untuk setiap warga dari Rukun Tetangga (RT) tertentu.

“Masyarakat wajib mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sebelum memasuki TPS, suhu tubuh pemilih juga diperiksa,” tandas Sujinal.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Sungai Barito Masih Asam, Harga Nila Mulai Stabil

Kalsel

Sungai Barito Masih Asam, Harga Nila Mulai Stabil
apahabar.com

Kalsel

3 Bulan Sewa Toko di Pasar Gratis, Tabalong Rela Kehilangan PAD
Demi Masker, Warga Banjarmasin Rela Antre Berjam-jam

Kalsel

Demi Masker, Warga Banjarmasin Rela Antre Berjam-jam
apahabar.com

Kalsel

Biang Kebakaran Patmaraga Kotabaru, Tim Labfor Surabaya Datang Esok
apahabar.com

Kalsel

Libur Nasional, Layanan Paspor Tetap Buka
apahabar.com

Kalsel

Minim Bahan Kimia, Batola Tetap Bisa Panen Raya
Razia Dini Hari, Satu PSK di Banjarmasin Didapati Hamil

Kalsel

Razia Dini Hari, Satu PSK di Banjarmasin Didapati Hamil
apahabar.com

Kalsel

Promosikan Aplikasi Siskeudes Versi 2.0
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com