Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Berlangsung Serentak, Pemilihan BPD di Batola Pakai Mekanisme Baru

- Apahabar.com Selasa, 29 September 2020 - 22:14 WIB

Berlangsung Serentak, Pemilihan BPD di Batola Pakai Mekanisme Baru

Salah seorang warga memasukkan surat suara dalam pemilihan BPD di Desa Purwosari Baru. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sebelum gegap-gempita Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan 2020, jutaan warga desa di Barito Kuala (Batola) sudah melakukan pencoblosan, Selasa (29/9).

Pencoblosan itu bukan ujicoba Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel yang dijadwalkan 9 Desember mendatang.

Mereka datang untuk memberikan suara kepada calon-calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Agenda ini berlangsung serentak di 193 desa.

Terdapat perbedaan pelaksanaan dibanding pemilihan BPD sebelumnya. Selain mewajibkan keterwakilan perempuan, mekanisme pemilihan dapat menggunakan pemilihan langsung atau musyawarah perwakilan.

Dari 193, tercatat 127 desa menggunakan mekanisme pemungutan suara dengan pemilihan langsung. Sedangkan 66 desa memilih opsi musyawarah perwakilan.

Untuk pemilihan langsung, dilaksanakan per wilayah pemilihan. Mekanisme ini mirip dengan pelaksanaan Pemilu Legislatif yang menggunakan sistem Daerah Pemilihan (Dapil).

Salah satu desa di Batola yang melakukan pemilihan langsung adalah Desa Purwosari Baru di Kecamatan Tamban.

“Kami memiliki tiga wilayah pemilihan dengan calon yang bervariasi. Dalam setiap wilayah pemilihan, terdapat perwakilan perempuan,” papar Sujinal, Kepala Desa Purwosari Baru.

Tidak hanya mekanisme pemilihan yang baru. Berlangsung di tengah-tengah pandemi, pelaksanaan pemilihan juga mesti memperhatikan protokol kesehatan.

Terutama untuk pemilihan langsung, pemungutan suara diatur berbeda jam untuk setiap warga dari Rukun Tetangga (RT) tertentu.

“Masyarakat wajib mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sebelum memasuki TPS, suhu tubuh pemilih juga diperiksa,” tandas Sujinal.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Numpang WC, Pria Renta Meninggal di Losmen Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Duh, Belasan Warga di Banjarbaru Terserang DBD
apahabar.com

Kalsel

Pemkab HST Gandeng BI Latih Pengusaha Ikan Tawar di HST
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tapin Hadiri Acara Mahasiswa di Banjarbaru
Geger

Kalsel

Geger, Penemuan Jasad Nenek di Jalan A Yani Astambul
apahabar.com

Kalsel

BNNK Banjarbaru Rangkul Kelurahan Tangani Rehabilitasi Pengguna Narkoba
apahabar.com

Kalsel

Bak Artis Ibukota, Fathur Diserbu Mahasiswi ULM

Kalsel

Pimpin Apel Perdana, Zairullah Sampaikan Beberapa Hal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com