Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Bidik Industri Skala Besar, Kementerian ESDM Godok Konsep Rebid PLTA

- Apahabar.com Sabtu, 26 September 2020 - 15:07 WIB

Bidik Industri Skala Besar, Kementerian ESDM Godok Konsep Rebid PLTA

Ilustrasi bendungan. Foto-TrenAsia

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggodok konsep Renewable Energy Based Industry (Rebid) khususnya pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas besar untuk membidik pasar industri skala besar.

Konsep Rebid merupakan bentuk keseriusan pemerintah mempercepat pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) terutama berbasis tenaga air sekaligus memenuhi kebutuhan energi listrik yang makin meningkat pada masa mendatang.

“(Konsep) ini akan mengintegrasikan mulai dari sisi suplai sampai penggunaan energinya. Ini akan mengakselerasi pemanfaatan pembangkit hidro skala besar untuk diserap di pasar industri besar, seperti PLTA Kayan (Kalimantan),” jelas Direktur Aneka EBT Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Harris dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Harris mengungkapkan PLTA maupun pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) akan terus dikembangkan sesuai dengan regulasi.

“Kami harapkan bisa dikembangkan melalui regulasi yang ada saat ini. Kami akan mengakomodir semua (masukan pengembang). Khususnya (kapasitas) yang di bawah atau sampai dengan 5 megawatt (MW), implementasinya dilakukan melalui penunjukan langsung dan feed in tariff,” ungkapnya.

Apabila kapasitas pembangkit di atas 5 MW, penetapan harga jual beli akan dilakukan dengan skema antarbisnis (business to business/B to B). “Konsep tersebut sudah ada dalam draf peraturan presiden,” kata Harris.

Saat ini, Kementerian ESDM juga tengah bekerja sama pemanfaatan waduk eksisting dan baru bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan potensi kapasitas sebesar 302 MW.

Sebaran ada di eksisting Kalimantan Timur yakni Waduk Arsari/Sepaku 20 MW, Waduk Lembakan 20 MW, dan Waduk Wamboja 18 MW; eksisting Papua yaitu PLTM Kalibumi 6,3 MW; Kalimantan Selatan di PLTA Kusan 65 MW; Sulawesi Tenggara yakni PLTA Konawe/Bendungan Pelosika 10 MW; dan Jambi adalah PLTA Merangin 90-228 MW.

Khusus di Kalimantan Utara, pemerintah tengah melakukan penyelerasan (cascading) 5 PLTA dengan total kapasitas 6.000-9.000 MW dan PLTA Mentarang berkapasitas 1.375 MW. Keduanya diperuntukkan untuk mendukung kegiatan industri di Kalimantan Timur.

Menurut Harris, besarnya potensi air di Papua tengah dilirik oleh Fortescue Metals Group (FMG) Australia yang berencana investasi PLTA 20 gigawatt (GW) beserta kawasan industri di Memberamo, Urumuka, Idenberg, Balein, dan Derewo.

“Kami berharap mereka bisa membawa industrinya sehingga membawa benefit untuk Indonesia lebih tinggi lagi,” harapnya.

Di samping itu, Kementerian ESDM terus mengoptimalkan proyek-proyek yang telah masuk daftar penyedia terseleksi (DPT) PT PLN (Persero), namun terhenti dan akan dikembangkan dengan skema pengembang swasta (independent power producer/IPP) murni atau mandatori anak perusahaan PLN dengan potensi 1.000 hingga 5.425 MW.(ant)

Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kagumi Ketokohan MHM, Founder Muda Penggerak Kemajuan: Beliau Riil dan Keren
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019, Kenapa Prabowo Begitu Superior di Kalsel?
apahabar.com

Nasional

Ledakan di Sibolga Sumut Berasal dari Bom di Rumah Teroris
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ajak Masyarakat Kalsel Lawan Virus Hoaks
apahabar.com

Nasional

Mahfud: Larangan Mudik Berlaku di Seluruh Indonesia
apahabar.com

Nasional

Ustaz Arifin Ilham Wafat, PBNU Berbelasungkawa
apahabar.com

Nasional

Kemenag Sumatera Imbau Salat Gaib untuk Mbah Moen
apahabar.com

Nasional

Pemecatan Dirut Garuda, Jokowi: Pesan Menteri BUMN Tegas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com