Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

BNNK Banjarmasin Kembali Kembangkan Kapasitas Pegiat Anti Narkoba

- Apahabar.com Rabu, 9 September 2020 - 15:15 WIB

BNNK Banjarmasin Kembali Kembangkan Kapasitas Pegiat Anti Narkoba

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarmasin mengembangkan kapasitas pegiat anti narkoba di lingkungan masyarakat. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Melalui workshop, Badan Narkotika Nasional Kota Banjarmasin kembali mengembangkan kapasitas pegiat anti narkoba di lingkungan masyarakat.

Kali ini, BNNK Banjarmasin menyasar para pegiat anti narkoba di beberapa kelurahan di Banjarmasin.

Di antaranya Kelurahan Banua Anyar, Sungai Andai, Alalak Utara, dan Tanjung Pagar.

“Peserta yang diundang kurang lebih 20 orang. Mereka merupakan kader pegiat anti narkoba,” ucap Kepala BNNK Banjarmasin, AKBP Agus Lukito, Rabu (9/9) pagi tadi.

Baca juga :  Emak-Emak Majelis Taklim Cempaka Sari Dukung Paslon Nomor Urut 02 di Pilwali Banjarmasin

Menurutnya, masyarakat harus turut serta mengawasi dan mencegah peredaran gelap narkoba di Banjarmasin.

“Minimal bisa mengimbau masyarakat lain untuk tidak menggunakan narkoba,” katanya.

AKBP Agus Lukito meminta masyarakat yang mempunyai keluarga kecanduan narkoba agar melaporkan diri ke BNNK Banjarmasin untuk proses rehabilitasi.

“Itu gratis dan tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Narkoba, sambung dia, memiliki dampak negatif bagi kehidupan, terlebih dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca juga :  Pimpin Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pj Bupati Balangan H Syaifullah Singgung Pentingnya Peningkatan Pelayanan

Sehingga harus dicegah penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram tersebut.

Sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.

“Lebih dari 90 persen penyalahgunaan narkoba berada pada usia 15-34 tahun. Ini berdasarkan penelitian Universitas Indonesia dan BNN Pusat,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kira-Kira Begini Cuaca Kalsel Hari Ini, Berikut Ramalan BMKG
apahabar.com

Kalsel

Desak Segera Proses Cawabup HST
apahabar.com

Kalsel

Baru Dikukuhkan, Puluhan BPD di Muara Uya Diberi Pembekalan
apahabar.com

Kalsel

ODP Covid-19 di HST Meningkat, RSUD Damanhuri Siapkan Ruang Isolasi
Dampak Angin Kencang di Banjarmasin, Warga Teluk Dalam Ini Terpaksa Tidur Beratap Terpal

Kalsel

Dampak Angin Kencang di Banjarmasin, Warga Teluk Dalam Ini Terpaksa Tidur Beratap Terpal
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Batola, Danrem 101 Antasari Beri Penekanan Khusus
apahabar.com

Kalsel

Pertamina Salurkan Puluhan Ribu Liter BBM Solar Bersubsidi ke Nelayan Tanah Laut
Persiapan Kejurprov 2020 dan Porprov 2021, Drum Band Tanbu Mulai Latihan

Kalsel

Persiapan Kejurprov 2020 dan Porprov 2021, Drum Band Tanbu Mulai Latihan  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com