Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala Alasan FM, Oknum ASN Banjarbaru Tuduh Polisi Provokator Demo Omnibus Law

Buntut Arak-arakan Paslon di Pilwali Banjarmasin, Bawaslu Gandeng Polisi

- Apahabar.com Sabtu, 5 September 2020 - 23:19 WIB

Buntut Arak-arakan Paslon di Pilwali Banjarmasin, Bawaslu Gandeng Polisi

Bapaslon Ibnu-Ariffin membawa ratusan massa pendukung mereka saat mendaftarkan diri ke KPU Banjarmasin, Jumat (4/9) pagi. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Sejak kemarin KPU resmi membuka pendaftaran calon peserta di Pilwali Banjarmasin. Ada tiga calon mendaftar.

Yang paling pertama adalah pasangan Ibnu Sina-Ariffin Noor, disusul Abdul Haris Makkie-Ilham Noor. Sementara pasangan terakhir Ananda-Mushafa Zakir.

Sayangnya, para relawan sejumlah paslon tadi hingga partai pengusung didapati mengabaikan aturan jaga jarak dan kewajiban mengenakan masker. KPU pun menyesalkan temuan ini.

“Kita sudah mengimbau sebanyak dua kali untuk datang secara sederhana di acara sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek),” ujar Komisioner KPU Banjarmasin Syarifudin Akbar dihubungi apahabar.com, Sabtu (5/9) sore.

Namun begitu, menurut Akbar masih ada bapaslon yang taat terhadap protokol kesehatan. Yakni, Abdul Haris Makkie dan Ilham Noor.

Mereka berdua tiba di KPU Banjarmasin sekitar pukul 14.00 Wita, Jumat lalu (4/9).

Bapaslon ini, kata dia, sempat berpikir untuk menggelar hadrah dalam proses penyerahan berkas.

Namun, lanjut Akbar KPU tidak memberikan izin untuk ritual itu karena situasi pandemi Covid-19.

Walhasil pasangan eks sekdaprov Kalsel dan sekretaris Gerinda Kalsel ini hanya menggunakan transportasi angkot ketika itu.

“Kita tidak ada tempat untuk acara hadrah begitu,” ucapnya.

Meski melarang, KPU mengaku tak mampu menghalau rombongan pendukung Ibnu-Ariffin yang lebih dulu tiba.

Bapaslon yang memiliki 15 kursi parlemen itu menggelar ritual hadrah yang diikuti sekitar ratusan massa pendukung.

Kegiatan ini berlangsung dari Masjid Hasanuddin Majedi hingga kantor KPU Banjarmasin, Jalan Perdagangan.

“Ya padahal kita sudah sampaikan tapi tetap digelar,” pungkasnya.

Berlanjut ke hari berikutnya, Sabtu (5/9), giliran Ananda-Mushaffa yang datang mendaftar.

Seakan tak belajar dari kasus Ibnu-Ariffin, bapaslon ini juga kedapatan membawa ratusan massa pendukung.

“Kita lihat di atas hari ini juga paling banyak dibandingkan kemarin,” tegasnya.

Meski begitu, sayangnya KPU tak bisa berbuat banyak.

Tindaklanjut dan sanksi di luar jangkuan mereka. KPU sebatas penyelenggara Pilkada saja.

Sedangkan tanggung jawab pemberian sanksi, kata dia, ada di Bawaslu.

“Mereka memantau dari peserta Pilkada hingga penyelenggara. Jadi yang berkenan Bawaslu,” imbuhnya mengakhiri.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah mewanti-wanti para bapaslon untuk mematuhi protokol kesehatan.

Eks kapolri ini sudah meminta KPU dan Bawaslu berlaku tegas apabila ditemukan pelanggaran sebagaimana telah diatur dalam peraturan yang ditetapkan berkaitan dengan protokol kesehatan Covid-19.

Editor: Fariz Fadhillah

Polling Pilkada 2020
Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PSBB Resmi Diperpanjang, Banjarmasin Makin Diperketat!
apahabar.com

Kalsel

Begini Tanggapan MUI Kalsel Terkait Hasil Pemilu
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Karhutla, Kapolsek Rantau Badauh: Pembakaran Lahan Ada Hukum dan Sanksinya
apahabar.com

Kalsel

Agustus, Bioskop Cinepolis Qmall Banjarbaru Bakal Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Polsek Babirik Jalin Kemitraan Jelang Penanaman Padi Perdana
apahabar.com

Kalsel

Sempatkan Sapa Warga di Pura Agung Wanahita, Cawabup M Alpiya Rakhman Bangga dengan Kerukunan Beragama di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara Rokok, 2 Hektare Lahan di Banjarbaru Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Pilwali Banjarmasin, Ibnu Belum Pastikan Duet Lagi dengan Hermansyah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com