Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Buruan Daftar, Prakerja Gelombang 9 Dibuka Tadi Siang, 7 Kelompok Masyarakat Ini Dilarang Mendaftar

- Apahabar.com Kamis, 17 September 2020 - 16:47 WIB

Buruan Daftar, Prakerja Gelombang 9 Dibuka Tadi Siang, 7 Kelompok Masyarakat Ini Dilarang Mendaftar

Ilustrasi Kartu Prakerja. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Kesempatan masyarakat untuk mendaftar Kartu Prakerja kembali dibuka. Pendaftaran Prakerja gelombang 9 kembali dibuka Kamis (17/9/2020) siang ini.

Pendaftar Prakerja gelombang 9 dibuka dengan kuota 800.000 orang atau sama dengan kuota gelombang 8.

Cara dan Persyaratannya sama seperti gelombang sebelumnya.

Baca juga : Tunggu Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 6, Segini Kuotanya

Sedangkan bagi masyarakat yang telah mendaftar gelombang 8, juga sudah bisa melihat pengumumannya juga hari ini. Tetapi tidak semua pendaftar diterima kecuali yang memenuhi syarat.

Namun masih ada yang gagal atau tidak lolos Prakerja hingga gelombang 8. Salah satu faktornya adalah pendaftar tidak sesuai kriteria.

Menurut Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2020, dalam pasal 3, kartu prakerja bisa diberikan kepada para pencari kerja.

Selain itu, bisa juga diberikan kepada: Pekerja/buruh yang terkena PHK, Pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Pencari kerja dan pekerja/buruh itu harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : Warga Negara Indonesia, Berusia paling rendah 18 tahun, Tidak sedang mengikuti pendidikan formal

Baca juga : Buruan, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Telah Dibuka Hari Ini

Selain yang boleh menerima, ada orang-orang yang tidak bisa mendapat Kartu Prakerja. Dikutip dari Permenko 11 Tahun 2020, kelompok masyarakat yang dilarang mengikuti Kartu Prakerja, yakni:

1. Pejabat Negara
2. Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
3. Aparatur Sipil Negara (ASN)
4. Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI)
5. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia
6. Kepala Desa dan perangkat daerah
7. Direksi, Komisaris, dan Dewan Pengawas pada badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah.

Selain itu pemberian Kartu Prakerja yang merupakan program kerja Jokowi-Maruf Amin itu diprioritaskan kepada calon penerima yang terdampak pandemi Covid-19 dan belum menerima bantuan sosial selama masa pandemi ini.

Hal itu dipertegas dari penjelasan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam konferensi pers yang digelar melalui Zoom Meeting, Selasa (15/9/2020),

“Calon peserta haruslah bukan dari golongan yang tak bisa menerima Prakerja, yaitu bukan mahasiswa, pejabat, ASN, TNI, Polri, penerima PKH, penerima bansos dari Kemensos, penerima subsidi bantuan upah Kemnaker, dan seterusnya sesuai syarat Prakerja,” kata dia, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Editor: redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Berguru ke MNC Group, MHM-HT Jajaki Peluang E-Commerce
apahabar.com

Nasional

Video Detik-detik Pos Polisi Lalu Lintas Dibakar Saat Unjuk Rasa UU Omnibus Law, Ini Wajah Pelakunya?
apahabar.com

Nasional

Nahas, Bocah 4 Tahun Tewas Terlindas Pikap Saat Menyeberang
apahabar.com

Nasional

Kembali Doakan Jokowi Menang Pilpres, Mbah Moen: Jaa’a qowiyyun
apahabar.com

Nasional

Jubir Presiden: Evakuasi WNI dari Yokohama Jepang Segera Dilaksanakan
apahabar.com

Nasional

5 Wakil Menteri Juga Dilantik Hari Ini, Ada Sosok Eks Danjen Kopassus
apahabar.com

Nasional

Bio Farmas dan BPOM Akan Alokasikan 568 Vaksin Covid-19 untuk Diuji Bersama
apahabar.com

Nasional

Irjen Napoleon dan Prasetijo Didakwa Terima Suap dari Kasus Red Notice Djoko Tjandra
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com