Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

Cabup Banjar Andin Sofyanoor Siap Prioritaskan Aksen Jalan Pertanian

- Apahabar.com Minggu, 27 September 2020 - 14:24 WIB

Cabup Banjar Andin Sofyanoor Siap Prioritaskan Aksen Jalan Pertanian

Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Banjar Andin Sofyanoor dalam dialog publik yang digelar Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB), di Pondok Lima. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Banjar Andin Sofyanoor mengatakan, mahasiswa harus berani dan jangan malu untuk bertani.

Hal itu disampaikan Andin pada dialog publik yang digelar Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB), di Pondok Lima.

Dialog publik ini bertujuan membahas sektor ekonomi, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM).

“Sebanyak 60 persen penghasilan Kabupaten Banjar berasal dari sektor pertanian. Maka dari itu, mahasiswa mesti mengubah pemikiran jika yang bertani hanya orang tua saja,” ujar Andin Sofyanoor, Sabtu (26/9/2020).

apahabar.com

Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Banjar Andin Sofyanoor foto bersama dengan penyelenggara dialog publik, Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB). Foto-Istimewa

Ia berpesan, mahasiswa jangan selalu berharap menjadi aparatur negara. “Berusaha lah menjadi mahasiswa kreatif. Bangun usaha sendiri. Dengan begitu, kita bisa menyediakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat,” ucapnya.

Kendati demikian, menurut dia, infrastruktur jalan sangat penting. Akses jalan yang lancar, dapat meningkatkan ekonomi warga sekitar. “Kita akan memperhatikan, akses jalan untuk para petani,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum FKMKB Muhammad Arsyad menilai, pentingnya pembahasan dalam dialog publik dengan Cabup Banjar.

“Kita perlu memperhatikan sektor pendidikan, ekonomi dan budaya sekarang yang sudah mulai tergores,” papar Arsyad.

Seperti diketahui, dialog publik ini sempat terganggu. Sebab, Bawaslu Kabupaten Banjar memberi pernyataan, acara tersebut ilegal dan tak mendapat izin. (Adv)

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Program PONPES Satlantas Polres Tanbu Kunjungi Rumah Hasniah
apahabar.com

Kalsel

Komunitas Kalsel Peduli Bantu Petugas Pospam Nataru di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Hujan Ringan 3 Wilayah Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Habar Haji 2019; Ketua IDI Kalsel Laporkan ‘Kondisi’ Terkini di Tanah Haram

Kalsel

Nasib Korban KM Pieces Belum Jelas, Keluarga Dimohon Bersabar
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Manarap Tengah, Diduga Sengaja Dibakar
apahabar.com

Kalsel

Pilpres 2019 Tak Bisa Lepas dari Politik Identitas dan Agama
apahabar.com

Kalsel

Detik-Detik Penangkapan Pembakar Lahan di Sungai Kupang HSS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com