Duh, Jembatan Perhotelan Sepanjang Ahmad Yani Banjarmasin Dituding Langgar IMB Top! Jamu Gendong Ibu Nining asal Kintap Tembus Pasar Eropa Beres! Batas Daerah Tala dan Kabupaten Banjar Diteken Berkas Sutarti P-21, Proses Tahap 2 di Rutan Barabai Berlangsung Dramatis  Kabar Sutarti dari Rutan Barabai, Terduga Pembunuh 2 Anak Kandung di HST

Cabup Banjar Andin Sofyanoor Siap Prioritaskan Aksen Jalan Pertanian

- Apahabar.com Minggu, 27 September 2020 - 14:24 WIB

Cabup Banjar Andin Sofyanoor Siap Prioritaskan Aksen Jalan Pertanian

Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Banjar Andin Sofyanoor dalam dialog publik yang digelar Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB), di Pondok Lima. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Banjar Andin Sofyanoor mengatakan, mahasiswa harus berani dan jangan malu untuk bertani.

Hal itu disampaikan Andin pada dialog publik yang digelar Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB), di Pondok Lima.

Dialog publik ini bertujuan membahas sektor ekonomi, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM).

“Sebanyak 60 persen penghasilan Kabupaten Banjar berasal dari sektor pertanian. Maka dari itu, mahasiswa mesti mengubah pemikiran jika yang bertani hanya orang tua saja,” ujar Andin Sofyanoor, Sabtu (26/9/2020).

apahabar.com

Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Banjar Andin Sofyanoor foto bersama dengan penyelenggara dialog publik, Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB). Foto-Istimewa

Ia berpesan, mahasiswa jangan selalu berharap menjadi aparatur negara. “Berusaha lah menjadi mahasiswa kreatif. Bangun usaha sendiri. Dengan begitu, kita bisa menyediakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat,” ucapnya.

Kendati demikian, menurut dia, infrastruktur jalan sangat penting. Akses jalan yang lancar, dapat meningkatkan ekonomi warga sekitar. “Kita akan memperhatikan, akses jalan untuk para petani,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum FKMKB Muhammad Arsyad menilai, pentingnya pembahasan dalam dialog publik dengan Cabup Banjar.

“Kita perlu memperhatikan sektor pendidikan, ekonomi dan budaya sekarang yang sudah mulai tergores,” papar Arsyad.

Seperti diketahui, dialog publik ini sempat terganggu. Sebab, Bawaslu Kabupaten Banjar memberi pernyataan, acara tersebut ilegal dan tak mendapat izin. (Adv)

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ramalan Cuaca Kalsel Hari Ini, BMKG: Tetap Waspada Kilat dan Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Hari Ini: Hujan Belum Beranjak dari Kalsel
apahabar.com

Kalsel

WNA asal Tirai Bambu Terbanyak Berada di Banua
apahabar.com

Kalsel

KPU Banjarbaru Tegaskan Pilkada Serentak 2020 Sesuai Jadwal
apahabar.com

Kalsel

Lawan Corona, KNPI Kalsel Bagikan Gratis APD di Barito Kuala
apahabar.com

Kalsel

Kafilah MTQ Tingkat Provinsi Mulai  Berdatangan di Pulau Laut
apahabar.com

Kalsel

Diusulkan Naik 8,51 Persen, UMK Banjarmasin Menunggu Pengesahan
apahabar.com

Kalsel

Pembayaran Gaji Ke-13 Tuntas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com