Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah

Cekcok Berujung Maut di Gambut, Lelaki Warga Jambu Burung Tewas Ditikam Rekannya

- Apahabar.com Senin, 21 September 2020 - 00:49 WIB

Cekcok Berujung Maut di Gambut, Lelaki Warga Jambu Burung Tewas Ditikam Rekannya

Lelaki Warga Jambu Burung, Gambut tewas ditikam rekannya. Foto-Net

apahabar.com, MARTAPURA – Peristiwa berdarah terjadi pada sebuah warung di Desa Guntung Papuyu, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Gegera cekcok, korban MZK (22), warga Jambu Burung, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar tewas ditikam rekannya berinisial MSS (19).

Kapolsek Gambut, Iptu Jenny Rahman melalui Kanit Reskrim, Ipda Ari Handoyo menerangkan, peristiwa itu terjadi Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 22.00 WITA.

“Korban saat itu berada di warung di Desa Guntung Papuyu. Ia bertemu dengan pelaku dan berbincang,” ujarnya Ipda Ari menceritakan awal peristiwa itu, Minggu (20/9).

Dalam perbincangan itu, pelaku meminta nomer telepon seorang wanita kepada korban.

Korban menolak. “kamu kan tidak memiliki handphone, buat apa minta nomer dia,” ucap Ipda Ari mengutip perbincangan korban dan tersangka.

Tak hanya berucap, korban juga mendorong kepala pelaku dengan tangannya. Karena tersinggung dengan perbuatan korban, pelaku langsung mengambil senjata tajam yang dibawa. Tanpa buang waktu, sajam itu diarahkan berulang kali juga melukai pinggul depan sebelah kiri tubuh korban.

“Setelah melampiaskan amarah dengan penikaman, pelaku lantas kabur,” terang Ari.

Sedang korban yang bersimbah darah dilarikan oleh teman-temannya ke tempat dokter terdekat.

“Kemudian paginya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gambut. Kita kemudian mengantarkan korban MZK ke Puskesmas Gambut guna menjalani visum,” terangnya.

Nasib berkata lain, karena luka yang diderita banyak mengeluarkan darah, Jumat (18/9) korban meninggal dunia dengan tubuh menderita 4 luka tusuk.
Ipda Ari mengatakan, pihaknya setelah menerima laporan dari korban langsung melakukan penyelidikan.

“Kabar bahwa korban meninggal dunia sampai ke telinga tersangka. Pelaku goyah, dan ia berniat menyerahkan diri,” ungkap Ari.

RT setempat menghubungi Ipda Ari mengabarkan tersangka mau menyerahkan diri. ’Kita bergegas menjemput ke rumahnya di Desa Keladan Baru, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar,” terang Ari lagi.

Kepada petugas, pelaku mengaku sempat kabur ke Pal 9, di rumah keluarganya.

Atas peristiwa itu, pelaku dijerat dengan pasal 351 Ayat 3 subsider 351 ayat 2.
“Karena sebelumnya pelaku melakukan penganiayaan berat, kemudian menghilangkan nyawa korban,” ujarnya menerangkan soal pasal yang siap dikenakan kepada pelaku.

Polisi jebolan SPN tahun 2001 tersebut mengatakan, bahwa dari hasil BAP, pelaku mengakui bahwa baru satu kali dirinya membawa senjata tajam.

“MSS mengaku, pisau tersebut biasanya dipakai sehari saat dia bekerja di gudang padi. Dan pada saat sebelum kejadian pisau tersebut memang ia bawa,” urai Ari.

apahabar.com

MMS, tersangka pembunuh MZK (22) diamankan Polsek Gambut, Kabupaten Banjar. Foto-Istimewa

Reporter: AHC 15 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Dengan Modus Swallow, WNA Thailand Gagal Seludupkan Narkotika di Bandara Ngurah Rai
apahabar.com

Hukum

Edan, Suami di Banjarmasin Ajak Istri Dagang Sabu
apahabar.com

Hukum

Beraksi di Banjarbaru, Komplotan Curanmor Berhasil Digulung
apahabar.com

Hukum

Gelapkan Empat Mobil, Eks Kades Ditangkap di Batola
apahabar.com

Hukum

Mencuri Uang di Kios, Helmi Warga Banyiur Diringkus Anggota Linmas
apahabar.com

Hukum

Lagi, Polda Kaltim Gagalkan Penyelundupan 12 Sabu asal Tawau ke Sulsel
apahabar.com

Hukum

Gagal Miliki Budak Seks, Eks Tentara Nyesal Gabung ISIS
apahabar.com

Hukum

Orangtua Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Youtuber Ferdian Paleka Cs
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com