Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7 KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Tiga Jadwal Krusial Persib di Liga 1 2020 Bulan Oktober, Madura vs Persib, Persib vs Bali United, PSM Makassar vs Persib Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru BREAKING NEWS: Pelantikan Pjs Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru Segera Digelar

Cetak KK dan Akta Kelahiran Pakai Kertas HVS, Ini Penjelasan Disdukcapil Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 10 September 2020 - 16:26 WIB

Cetak KK dan Akta Kelahiran Pakai Kertas HVS, Ini Penjelasan Disdukcapil Kalsel

Ilustrasi-detik.com

apahabar.com, BANJARBARU – Terhitung 1 Juli lalu, pemerintah mengeluarkan kebijakan pencetakan dokumen kependudukan dapat menggunakan kertas HVS ukuran A4 80 gram. Meski begitu, masih banyak masyarakat yang belum memahami aturan baru ini.

“Tujuan pemerintah melaunching itu untuk mempermudah pencetakan dan pelayanan. Kalau masalah keamanan lebih terjamin karena ada kode khusus (barcode),” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti ditemui di kantornya, Kamis (10/9).

Meski menggunakan kertas HVS, masyarakat diminta tidak perlu ragu akan keamanan data pribadi mereka. Sebab, barcode tersebut tidak bisa digandakan ataupun dipalsukan.

“Pada banyak kasus, seperti sertifikat tanah bisa dipalsukan isinya meskipun menggunakan blangko asli. Tetapi dengan kode ini, keamanannya lebih tinggi, sehingga tidak ada celah untuk para calo,” lanjut dia.

Kebijakan ini termuat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 109 tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan.

Pencetakan dengan kertas HVS dapat digunakan untuk semua dokumen seperti kartu keluarga, akta kelahiran atau akta kematian, kecuali KTP dan KIA.

Masyarakat dapat mengurus dokumen dari rumah dan tidak perlu melakukan legalisir lagi sebagai bukti sah.

“Proses pendaftaran atau perubahan data elemen penduduk bisa lewat online,” lanjut Irfan.

Untuk mendapatkan barcode atau pengajuan penerbitan dokumen kependudukan tersebut dapat dilakukan secara online. Dengan menyertakan email atau nomor telepon kepada disdukcapil, setelah berkas diproses, masyarakat bisa mencetak dokumen sendiri melalui file yang telah dikirimkan.

Selain itu, untuk melakukan pengecekan data aktif atau tidak juga bisa menggunakan aplikasi dari badan sandi negara yaitu veryDS.

“Bisa diakses semua orang. Jadi tidak perlu konfirmasi ke kantor lagi, karena sudah pasti elemen datanya cocok,” imbuhnya.

Editor: Puja Mandela

Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pilkada di Tengah Pandemi, Paman Birin: Protokol Kesehatan Harus Diperketat!
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Antisipasi Virus Corona, Pemprov Kalsel Tutup Wisata Kebun Raya Banua
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Aksi Peduli Lingkungan, DLH Kalsel Turun Ke Jalan Bagikan Peralatan Kebersihan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Ajak Pelaku Usaha Susun Paket Tour Kreatif
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Stok Blangko Aman, Disdukcapil Kalsel Tak Keluarkan KTP Sementara
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Event Olahraga di Kalsel Mulai Bergairah
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Sambut Ramadan, Pemprov Kalsel Launching Pasar Murah ‘Door To Door’
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Disdik Kalsel Kembangkan Metode Belajar Jarak Jauh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com