Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Dana Kampanye Ditaksir Rp 1 Miliar, Paslon BirinMU Enggan Jor-joran di Pilgub Kalsel

- Apahabar.com Sabtu, 26 September 2020 - 12:35 WIB

Dana Kampanye Ditaksir Rp 1 Miliar, Paslon BirinMU Enggan Jor-joran di Pilgub Kalsel

1Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Sahbirin - Muhidin. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari pertama tahapan kampanye peserta Pilkada Serentak Kalsel 2020 akan berlangsung pada Sabtu (26/9).

Sebelumnya, KPU secara resmi menetapkan nomor urut dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel.

Mereka adalah Sahbirin – Muhidin nomor urut 01 dan Denny Indrayana – Difriadi Darjat nomor urut 02.

Lantas berapa dana kampanye Paslon Sahbirin – Muhidin di Pilgub Kalsel ini?

Ketua Tim Pemenangan Paslon Sahbirin – Muhidin, Rifqinizamy Karsayuda, membeberkan dana kampanye awal sekira kurang lebih 1 miliar.

“Kami jujur ingin membuat target kemenangan Paman Birin – Muhidin sampai dilantik Presiden,” ucap Rifqinizamy Karsayuda kepada apahabar.com, kemarin siang.

Politisi Muda PDI Perjuangan ini mengatakan penggunaan dana kampanye harus efektif dan efesien.

Rifqi mengaku tidak mau jor-joran dalam tahapan kampanye Pilgub Kalsel 2020 ini.

“Kami tak mau jor-joran. Lihat saja sampai sekarang, kita masih menahan diri,” tegas Alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini.

Meskipun berstatus incumbent, Paslon Sahbirin – Muhidin tidak mau memperlihatkan diri seolah-olah memiliki fasilitas yang lebih dibandingkan yang lain.

“Kami mencoba berdiri di atas kaki kami sendiri,” beber anggota Komisi V DPR RI ini.

Pada intinya, kata dia, Paslon Sahbirin – Muhidin memiliki dana yang cukup, namun tidak berlebihan atau mubazir.

“Untuk pelaporan dana kampanye sudah disusun. Nanti saya tandatangani dan dilaporkan kepada KPU Kalsel,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, head to head dua pasangan calon dipastikan terjadi di Pilgub Kalsel 2020.

Di atas kertas, pasangan Sahbirin – Muhidin jauh lebih unggul karena diusung sejumlah parpol besar.

Di antaranya Partai Golkar 12 kursi, PDI Perjuangan 8 kursi, PAN 6 kursi, PKS 5 kursi, PKB 5 kursi, dan Nasdem 4 kursi di DPRD Kalsel.

Ditambah parpol non parlemen seperti PSI, Perindo, dan PKPI, sehingga total keseluruhan partai pengusung sebanyak 40 kursi di DPRD Kalsel.

Jika dipersentasekan, angkanya mencapai kurang lebih 73 persen dukungan ke arah petahana.

Sementara pasangan Denny Indrayana – Difriadi Darjat hanya mengantongi 14 kursi parlemen atau sekira 27 persen.

Mereka dari Partai Gerindra 8 kursi, Partai Demokrat 3 kursi, dan PPP 3 kursi di DPRD Kalsel. Ditambah satu parpol non parlemen, yakni Partai Berkarya.

Polling Pilkada 2020
Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tokoh Agama Apresiasi Kinerja TNI-Polri Hingga Penyelenggara Pemilu
apahabar.com

Kalsel

KPU Gelar Melukis Mural, Ini Tujuannya
apahabar.com

Kalsel

Sumber Penyumbang Devisa, Disbunnak Harap Karet Jadi Penyokong Pembangunan Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Terdampak Covid-19, 30 Warga Tatah Selek Banjarmasin Dapat Sembako
apahabar.com

Kalsel

Berharap Tuah Akhir Ramadan, Kapolsek Kelumpang Tengah Kotabaru Santuni Puluhan Anak Yatim 
apahabar.com

Kalsel

Diperiksa Polisi, Wartawan Banjarhits.id Dicecar Belasan Pertanyaan
Tabir Koperasi Maju Bersama Tersibak, Tak Terdaftar di Diskopperindag Batola

Kalsel

Tabir Koperasi Maju Bersama Tersibak, Tak Terdaftar di Diskopperindag Batola
apahabar.com

Kalsel

Setop Aktivitas Peti di Cagar Budaya Benteng Madang HSS, Masyarakat Harus Ikut Terlibat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com