Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Data Ekonomi China Positif, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat

- Apahabar.com Senin, 28 September 2020 - 10:45 WIB

Data Ekonomi China Positif, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (28/9) berpeluang menguat.

Penguatan rupiah seiring positifnya data ekonomi China.

Pada pukul 09.27 WIB, rupiah masih melemah 32 poin atau 0,22 persen menjadi Rp14.905 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.873 per dolar AS.

“Sentimen positif terlihat dalam pergerakan aset berisiko di pasar Asia pagi ini dengan indeks saham Asia mengalami penguatan dan nilai tukar regional juga menguat terhadap dolar AS,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin.

Sentimen positif didorong oleh data dari China yang dirilis pada Minggu (27/9/2020). Data profit industri China mengalami pertumbuhan 19,1 persen pada Agustus.

Industri China tercatat selalu mengalami pertumbuhan profit sejak Mei setelah pandemi berakhir di Negeri Tirai Bambu, yang menunjukkan pemulihan ekonomi di negara tersebut.

“Hari ini, rupiah bisa ikut terdorong menguat mengikuti sentimen positif ini,” ujar Ariston.

Di sisi lain, lanjutnya, pasar masih mewaspadai perkembangan pandemi yang masih terus meningkat, yang bisa mendorong pemerintah untuk menerapkan lockdown kembali sehingga bisa memperlambat pemulihan ekonomi dan menekan kembali aset berisiko.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.750 per dolar AS hingga Rp14.850 per dolar AS.

Pada Jumat (25/9/2020), rupiah ditutup menguat 17 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.873 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.890 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Adaro Rehabilitasi Ribuan Hektare Lahan Kritis di Kabupaten Banjar
apahabar.com

Ekbis

Bank Mandiri Raih Predikat Perusahaan Terbaik untuk Bekerja 2020 Tingkat Asia

Ekbis

Harapan Lolosnya Paket Stimulus di AS, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Keputusan Tata Motors Pertahankan atau Lepas Jaguar Land Rover
apahabar.com

Ekbis

70 Persen Startup Rontok, Itu Karena…
apahabar.com

Ekbis

2024, Konsumsi Listrik Ditarget Naik
apahabar.com

Ekbis

Dipicu Peringatan Gubernur The Fed, Rupiah Ditutup Melemah
kurs

Ekbis

Ekspektasi Pemulihan Ekonomi Global Dorong Penguatan Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com