Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Data Ekonomi China Positif, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat

- Apahabar.com Senin, 28 September 2020 - 10:45 WIB

Data Ekonomi China Positif, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (28/9) berpeluang menguat.

Penguatan rupiah seiring positifnya data ekonomi China.

Pada pukul 09.27 WIB, rupiah masih melemah 32 poin atau 0,22 persen menjadi Rp14.905 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.873 per dolar AS.

“Sentimen positif terlihat dalam pergerakan aset berisiko di pasar Asia pagi ini dengan indeks saham Asia mengalami penguatan dan nilai tukar regional juga menguat terhadap dolar AS,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin.

Sentimen positif didorong oleh data dari China yang dirilis pada Minggu (27/9/2020). Data profit industri China mengalami pertumbuhan 19,1 persen pada Agustus.

Industri China tercatat selalu mengalami pertumbuhan profit sejak Mei setelah pandemi berakhir di Negeri Tirai Bambu, yang menunjukkan pemulihan ekonomi di negara tersebut.

“Hari ini, rupiah bisa ikut terdorong menguat mengikuti sentimen positif ini,” ujar Ariston.

Di sisi lain, lanjutnya, pasar masih mewaspadai perkembangan pandemi yang masih terus meningkat, yang bisa mendorong pemerintah untuk menerapkan lockdown kembali sehingga bisa memperlambat pemulihan ekonomi dan menekan kembali aset berisiko.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.750 per dolar AS hingga Rp14.850 per dolar AS.

Pada Jumat (25/9/2020), rupiah ditutup menguat 17 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.873 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.890 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Picu Penguatan Rupiah
apahabar.com

Ekbis

Mata Uang Benua Kuning Melemah, Rupiah Awal Pekan Menguat
apahabar.com

Ekbis

2020, Mendag Bertekad Hilangkan Minyak Goreng Curah
apahabar.com

Ekbis

Laba Bersih Bisnis Otomotif Astra Merosot 70 Persen
apahabar.com

Ekbis

Impor Hewan Hidup dari China Resmi Dilarang, Berikut Daftarnya
apahabar.com

Ekbis

Semangat Nasionalisme, Pertamina Dedikasikan Rp 839 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Naik Rp6.000, Harga Emas Antam Jadi Rp920.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Klaim Keberhasilan 90 Persen, TRGD Kalsel Siap Bangun 2 Sumur Bor Tower
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com