Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda Tenang, Gempa 5,5 R di Pangandaran Tak Berpotensi Tsunami 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel

Diatensi Luhut Pandjaitan, Warga Kalsel yang Abai Protokol Kesehatan Terancam Pidana

- Apahabar.com Senin, 21 September 2020 - 14:38 WIB

Diatensi Luhut Pandjaitan, Warga Kalsel yang Abai Protokol Kesehatan Terancam Pidana

Luhut B Pandjaitan. Foto-IDX Chanel

apahabar.com, BANJARMASIN – Perkembangan kasus Coronavirus Disease 2019 di Kalimantan Selatan mendapatkan atensi dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Adapun sejumlah daerah yang mendapatkan perhatian khusus yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut (Tala) dan Barito Kuala (Batola).

Dengan kondisi itu, Polda Kalsel langsung melaksanakan operasi yustisi sebagai tindak lanjut dari intruksi pemerintah, kapolri, dan panglima TNI terkait meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia khususnya Kalsel.

Operasi yustisi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Polres Jajaran Polda Kalsel selama 14 hari ke depan.

“Dengan tujuan mencegah berkembangnya Covid-19 di Kalsel,” ucap Kapolda Kalsel, Irjenpol Nico Afinta melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Senin (21/9) siang.

Dalam pelaksanaan operasi yustisi ini, personel lebih memfokuskan pada tiga sasaran seperti orang, tempat dan kegiatan.

Untuk orang, petugas akan melakukan pengecekan siapa saja yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di kediaman akibat terpapar Covid-19.

Sedangkan tempat, petugas menyasar tempat keramaian seperti pasar, terminal, fery penyeberangan dan tempat-tempat lain.

“Sementara untuk kegiatan, petugas menyasar tempat berkumpulnya orang seperti cafe yang buka melebihi batas waktu, live musik, serta kegiatan yang tidak ada pemberitahuan kepada petugas,” jelas polisi jenderal bintang dua tersebut.

Ia mengingatkan kepada seluruh personel agar selalu menjaga kesehatan dan keamanan diri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak.

“Kemudian untuk masyarakat Kalsel agar selalu mematuhi protokol kesehatan, sehingga selain menjaga diri sendiri juga dapat menjaga diri orang lain,” cetusnya.

Terkait sanksi yang diberikan kepada warga melanggar protokol kesehatan, Alumni Akpol 1992 ini menegaskan, seluruh wilayah di Kalsel telah memiliki peraturan kepala daerah tentang penerapan kedisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19.

Dalam belied itu, pelanggar akan dikenakan sanksi sosial, denda bahkan sanksi pidana.

“Sanksi pidana penjara akan diberikan kepada siapapun yang tidak mematuhi peraturan walikota atau bupati tentang protokol kesehatan Covid-19. Saya instruksikan kepada para Kapolres, Polda Kalsel, TNI dan Satgas Penanganan Covid-19 akan bertindak tegas kepada siapa pun yang tidak patuh protokol kesehatan ini,” tegasnya.

Menurutnya, ini sebagai bentuk upaya memberi efek jera kepada warga agar mematuhi protokol kesehatan dalam menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Susahnya Evakuasi Buaya Terlilit Ban, Si Predator Kerap Kabur
apahabar.com

Nasional

Saling Lempar Kursi di Kongres PAN, Delegasi Kalsel Dukung Zulhas
apahabar.com

Nasional

Akhir 2020, Jokowi Targetkan Indonesia Temukan Vaksin Covid
apahabar.com

Nasional

Jokowi Dorong Kerja Sama Peningkatan Konektivitas ASEAN-Korea Selatan
apahabar.com

Nasional

Ditolak Tetangga, Tim Medis Covid-19 Jakarta Sudah Dapat ‘Rumah’
apahabar.com

Nasional

Geng Motor Paling Ditakuti di Selandia Baru Siap Jaga Umat Muslim Tunaikan Salat Jumat
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Pengamat: Masyarakat di Kalimantan Bisa Lebih Heterogen
apahabar.com

Nasional

Djoko Tjandra Jalani Pemeriksaan Terkait Surat Jalan Palsu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com