Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut Setelah Tolak Vaksin Covid-19, Ribka Tjiptaning Digeser ke Komisi VII Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru

Dibantu Kantor Pertanahan, Polres Batola Mengamankan Aset Penting

- Apahabar.com Kamis, 24 September 2020 - 17:59 WIB

Dibantu Kantor Pertanahan, Polres Batola Mengamankan Aset Penting

Wakapolres Barito Kuala, Kompol Jatmiko, menerima sertipikat BMN dari Kepala Kantor Pertanahan Batola, Ahmad Suhaimi, Kamis (24/9). Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Hanya dalam tempo dua minggu, Polres Barito Kuala (Batola) mengamankan aset penting berupa bidang tanah yang terletak di Marabahan.

Tanah seluas 1.239 meter persegi tersebut berada sebelah rumah dinas Kapolres Batola. Di atas lahan itu, berdiri TK Bhayangkari dan Primer Koperasi Polri (Primkoppol) Polres Batola.

Semula diperkirakan tanah tersebut merupakan salah satu aset Pemkab Batola yang dimanfaatkan Polres Batola dengan sistem pinjam pakai.

Belakangan diketahui tanah dimaksud belum punya status, ketika TK Bhayangkari ingin membayar sewa lokasi dalam proses pembuatan yayasan.

“Setelah dilakukan penelusuran, kemudian berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan Batola, proses sertifikasi lahan tersebut selesai dalam dua minggu,” papar Wakapolres Batola Kompol Jatmiko.

Penyerahan sertifikat Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola Polres Batola itu dilakukan di Kantor Pertanahan Batola, Kamis (24/9).

Mengamankan Barang Milik Negara (BMN) memang sedang gencar dilakukan Kantor Pertanahan Batola dalam dua tahun terakhir.

Dari total 1.218 bidang tanah milik Pemkab Batola, tersisa 611 bidang yang belum bersertifikat atau setara 50,16 persen.

“Itu bukan prestasi, melainkan kewajiban sebagai aparatur negara yang bertugas menertibkan aset-aset negara maupun masyarakat,” sahut Ahmad Suhaimi, Kepala Kantor Pertanahan Batola.

Sedianya proses sertifikat tanah milik Polres Batola tersebut baru dilakukan mulai 2021. Namun atas berbagai pertimbangan, proses mendapatkan sertifikat langsung dilakukan dengan biaya sendiri.

“Kami berharap semua upaya kami dapat membantu penertiban administrasi dah hukum dari aset-aset Polres Batola,” tandas Suhaimi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Pabrik Pengolahan Minyak Saudi Aramco Diserang DroneĀ Al-Houthi
Guru Danau

Tak Berkategori

Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis
apahabar.com

Tak Berkategori

Terkait Masalah Sungai di Banjarmasin, Cawali Hj Ananda Terima Banyak Masukan dari Prof Lambut
apahabar.com

Tak Berkategori

Sekelumit Faktor Melonjaknya Kasus Covid-19 di Tanah Bumbu
Barbuk

Tak Berkategori

Beragam Barbuk Dimusnahkan Kejari Kotabaru, dari Narkoba Hingga Sajam
apahabar.com

Tak Berkategori

Disalip Dolar, Yuan Tak Perkasa Lagi
apahabar.com

Tak Berkategori

Cara Membedakan Ayat Alquran yang Turun di Makkah dan Madinah Menurut KH Ahsin Sakho Muhammad
bocah

Tak Berkategori

Dirujuk ke RSUD Ulin, Bocah Berbobot 125 Kg Tanah Laut: Ulun Mulai Sehat Paman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com