3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Dikenal Lembut, Ternyata Abu Bakar Shiddiq Juga Pernah Marah

- Apahabar.com Minggu, 13 September 2020 - 09:37 WIB

Dikenal Lembut, Ternyata Abu Bakar Shiddiq Juga Pernah Marah

ilustrasi. Sayidina Abu Bakar shiddiq RA. Sumber: net

apahabar.com, BANJARMASIN – Sayidina Abu Bakar RA dikenal sebagai sosok yang lembut, namun sahabat utama Rasulullah SAW tersebut pernah juga marah. Apa penyebabnya?

Suatu ketika, Sayidina Abu Bakar RA mengajak salah satu suku Yahudi untuk masuk Islam. Namun, yang diajaknya menjawab ketus, ”Demi Allah, hai Abu Bakar, sebenarnya bukan kami yang butuh pada Allah.

Tetapi, justru Allah yang membutuhkan kami. Bukan kami yang merayu-rayu Allah, tapi justru Allah yang merayu-rayu kami. Kami tidak butuh kepada-Nya, tetapi Dia yang butuh kepada kami. Kalau benar Tuhan kalian kaya, pasti Dia tak akan meminta kami meminjamkan uang kami kepada-Nya, seperti yang dikatakan Muhammad sahabatmu.” Dengan ucapan itu, si Yahudi menyindir-nyindir firman Allah:

Sejarah Islam mencatat, telah berulang kali orang Yahudi menghasut suku-suku mereka yang telah masuk Islam untuk membangkitkan kembali dendam kesumat jahiliyah dahulu. Ada yang berpura-pura masuk Islam, setelah itu mengada-adakan hal yang tidak ada dalam Islam.

Segolongan lain mencoba memojokkan Islam dengan memperdebatkan, menyebarluaskan prasangka, dan menyerang Islam dengan pertanyaan-pertanyaan, ”Apa itu Allah? Apa itu roh? Jika Allah menciptakan mahluknya, siapakah yang menciptakan Allah?’

”Siapakah yang mau meminjami Allah dengan cara baik, maka Allah akan menggandakannya berlipat-lipat.” (QS Al-Baqarah [2]: 245).

Mendengar ucapan tersebut, Abu Bakar yang terkenal lembut menjadi sangat marah. Sambil menampar si Yahudi, Abu Bakar berkata, ”Demi Allah, kalau tidak karena adanya perjanjian di antara kita, niscaya sudah aku penggal batang lehermu.”

Kemudian, Abu Bakar mengadukan ucapan si Yahudi kepada Nabi. Lalu, turunlah ayat:

”Allah telah mendengar perkataan mereka yang berucap, ‘Sesungguhnya Allah fakir, sedangkan kami kaya.’ Akan Kami catat semua perkataan mereka dan tindakan mereka yang membunuh para Nabi tanpa hak serta Kami akan katakan kepada mereka, ‘Rasakan siksaan azab pembakaran!” (QS Ali Imran [3]: 181).

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Arab Saudi Mulai Terapkan Umrah dengan Kapasitas Lebih Besar
apahabar.com

Habar

Sisi Lain Muammar Gaddafi, Banyak Model yang Masuk Islam Karenanya
apahabar.com

Sirah

Berikut 7 Golongan yang Akan Mendapat Payung di Padang Mahsyar
apahabar.com

Habar

Imam Masjid Nigeria Diculik Bandit Bersenjata
apahabar.com

Habar

Puluhan Ribu Jemaah Hadiri Haul Datu Sanggul ke-254
apahabar.com

Habar

Kemenag RI: Umrah Jemaah Indonesia Berjalan Lancar
Jelang Haul Guru Sekumpul ke 15, Satlantas Banjar Rutin Gelar Razia

Habar

Jelang Haul Guru Sekumpul ke 15, Satlantas Banjar Rutin Gelar Razia
apahabar.com

Religi

Umar bin Abdul Aziz Tolak Warisan Kebun Luas di Khaibar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com