Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Dilepas Kapolres Batola, 11 Pasien Covid-19 dari Klaster Industri Diantar ke Karantina

- Apahabar.com Sabtu, 26 September 2020 - 22:48 WIB

Dilepas Kapolres Batola, 11 Pasien Covid-19 dari Klaster Industri Diantar ke Karantina

Proses pengantaran 11 pasien Covid-19 yang juga karyawan PT TDK di Kecamatan Tamban. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Setelah seminggu menjalani isolasi mandiri, 11 pasien Covid-19 dari PT TDK di Kecamatan Tamban diantar ke karantina provinsi di Asrama Haji Banjarbaru, Sabtu (26/9) sore.

Menggunakan 3 unit mobil dan dikawal anggota Polres Barito Kuala, mereka diantar dari ruang isolasi yang disediakan perusahaan perkebunan sawit tersebut.

Pelepasan 11 pasien itu juga langsung dipimpin Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, bersama Dandim 1005 Marabahan Letkol Arm Ari Priyudono.

“Mereka dinyatakan positif Covid-19, setelah pelaksanaan swab test yang dilakukan Dinas Kesehatan Batola,” ungkap Kapolres.

“Pengiriman pasien ke karantina merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Batola, khususnya Kecamatan Tamban,” sambungnya.

Sebelum diantar ke Asrama Haji, Satuan Tugas Covid-19 Tamban langsung mendatangi PT TDK yang berlokasi di Desa Sekata Baru, Jumat (25/9).

“Setelah menerima arahan, 11 orang karyawan yang terkonfirmasi positif bersedia dikarantina di Banjarbaru,” papar Agus Supriyadi, Camat Tamban yang juga Ketua Satgas Covid-19 setempat.

“Agar tak terjadi penambahan kasus, kami juga telah menekankan protokol kesehatan dijalankan dengan baik di perusahaan tersebut,” imbuhnya.

Sementara Manajer Plasma PT TDK, Muspiron, menjelaskan bahwa mereka sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Dalam satu atau dua hari kedepan, kami mengantar 8 pegawai lagi ke Asrama Haji guna menjalani penanganan lebih lanjut,” beber Muspiron.

Total terdapat 629 kasus konfirmasi positif di Batola. 576 di antaranya dinyatakan sudah sembuh dan 7 orang meninggal dunia.

Sedangkan kasus aktif berjumlah 46 orang dengan rincian 27 dirawat di rumah sakit rujukan atau karantina khusus, serta 19 orang lain masih menjalani isolasi mandiri.

Dari 19 pasien yang menjalani isolasi mandiri, 7 di antaranya berasal dari Kecamatan Alalak, Anjir Pasar dan Marabahan 5 orang, serta Tabunganen dan Belawang 1 orang.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lebaran, Pemeriksaan di Pos PSBB Kertak Hanyar Tak Mengendur
apahabar.com

Kalsel

APBD Murni 2021 Dipangkas Rp 300 Miliar, Kesejahteraan Warga Kalsel Tetap Prioritas
apahabar.com

Kalsel

Nah, Giliran Brownis Trans TV Undang Gimar Jid ke Jakarta

Kalsel

Semarak Agustusan di Batola, Balogo hingga Lomba Jukung Berlatar Jembatan Ambruk
apahabar.com

Kalsel

Nasib Warga Terdampak Gedung Farmasi di Banjar Digantung Lagi
apahabar.com

Kalsel

Pangdam VI Mulawarman Pimpin Upacara Hari Juang Kartika di Murjani
apahabar.com

Kalsel

Tunggu Pelanggan, 7 PSK Diamankan Satpol PP Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Cafe Rays di Balangan Terbakar, Bupati Turun Langsung ke Lokasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com