ga('send', 'pageview');
Perampokan Brutal di Kotabaru, Korban Ditusuk dan Dilempar ke Sungai Kesan Mendalam Warga Pulau Burung ke Cuncung H Maming: Relakan Gaji untuk Membuka Isolasi Gali Lubang Buat Kabur, Napi Cina Lapas Tangerang Jadi Buruan Tim Khusus Penabrak Lari yang Ngaku Polisi di Banjarmasin Ternyata Sudah Diamankan Mantan Anggota DPRD Tanbu Mahyudin alias Udin Kocak Tutup Usia

Dinyatakan Tak Bersalah dan Bebas Oleh Hakim PN Kotabaru, DW Kini Ditahan Lagi

- Apahabar.com Senin, 14 September 2020 - 19:33 WIB

Dinyatakan Tak Bersalah dan Bebas Oleh Hakim PN Kotabaru, DW Kini Ditahan Lagi

DW (Kanan) sesaat setelah dinyatakan tidak bersalah dan bebas. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – DW, pemuda Kotabaru telah dinyatakan tak bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri Kotabaru. Anehnya lelaki yang berprofesi sebagai honorer kini ditahan kembali.

Disampaikan Hakim Christina Endarwati dalam sidang sela di PN Kotabaru, Rabu (9/9) tadi, DW tidak bersalah menyebarkan konten khilafah di media sosial.

Lantas malam harinya, DW dibebaskan. Ia pun menggelar syukuran di kediamannya.

Sialnya, DW terpaksa hanya sebentar bisa menghirup udara bebas. Itu setelah JPU kembali mengajukan dakwaan dan langsung menahan DW.

Hal itu dibenarkan si pengacaranya, Janif Zulfikar. “Ya, Hakim Christina Endarwati sudah memutuskan DW tidak bersalah,” ujarnya dijumpai wartawan di Siring Laut.

Baca juga :  Dukung Pengembangan Alam, Bang Dhin Jamin Biaya BPJS Pengurus FMI Kalsel

Janif menilai hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak cermat dalam menyusun dakwaan. Salah satunya menggunakan pasal yang telah dicabut.

Menyikapi itu, hakim menilai pasal lain yang didakwakan, yakni UU ITE juga menjadi tidak relevan lagi didakwakan terhadap DW.

Pasal-pasal dakwaan itu saling berkaitan. Meski jaksa beralasan pasal penghinaan kepada negara hanya sebagai pasal alternatif.

“Jadi, tinggal jaksa. Menerima atau bagaimana. Kami hanya menyiapkan tangkisan saja,” ujar Janif

Sementara Rizky Purbo Nugroho, Jaksa Penuntut Umum dijumpai wartawan Jumat kemarin mengakui kalau DW kembali ditahan.”Iya, DW kami tahan kembali,” ujar Rizky Purbo Nugroho.

Baca juga :  5 Fakta Unik Kekalahan MU dari Crystal Palace di Liga Inggris

Rizki mengatakan, dakwaan barunya telah diterima hakim. Sementara, dakwaan kembali diajukan yakni pasal UU ITE.

“Intinya, ini tidak ada kaitannya dengan khilafah atau HTI. Ini dugaan pelanggaran UU ITE saja,” ujar Rizky.

Diberitakan sebelumnya, DW didakwa melanggar UU ITE dan Pasal 155 KUHP (menyiarkan kebencian terhadap pemerintah).

Itu setelah dirinya memposting artikel-artikel bertema Khilafah dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melalui akun Facebooknya.

Selain itu DW juga didakwa pasal UU ITE, guru honor di Sengayam berinisial RH. Itu setelah ia membagikan postingan milik DW.

Editor: Syarif

Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Ditjen PAS: Remisi Adalah Hak Narapidana
apahabar.com

Hukum

Buronan Interpol Asal Amerika Produksi Film Porno di Bali
apahabar.com

Hukum

16 Pemuda dan 1 Waria Terjaring Operasi Pekat
apahabar.com

Hukum

Editor Metro TV Diduga Jadi Korban Pembunuhan
apahabar.com

Hukum

Nekat, Sales Kelontong di Banjarmasin Gelapkan Uang Perusahaan
apahabar.com

Hukum

Pelaku Penodong Gunakan Pistol Korek Api Dibekuk 
apahabar.com

Hukum

Niat Bekerja di Banjarmasin, Pria Asal Batulicin Malah Mencuri
apahabar.com

Hukum

Jaringan Pengedar Sabu di Tabalong Dibongkar, 3 Orang Diamankan Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com