Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor!

Ditandai Penurunan Target Pendapatan Asli Daerah, APBD Perubahan Batola Disepakati

- Apahabar.com Jumat, 4 September 2020 - 16:12 WIB

Ditandai Penurunan Target Pendapatan Asli Daerah, APBD Perubahan Batola Disepakati

Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS, menandatangani berita acara persetujuan terhadap Raperda Perubahan APBD 2020, Jumat (4/9). Foto: Humpro Setda Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 memang tidak bisa dihindari Barito Kuala (Batola). Salah satu bentuk imbasnya yang dirasakan adalah penurunan target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terungkap dalam rapat paripurna penandatanganan berita acara persetujuan terhadap Raperda Perubahan APBD 2020, Jumat (4/9), target PAD menurun hingga 15,64 persen.

Persentase penurunan itu sama dengan Rp11,2 miliar, sehingga mengurangi pencapaian sebelumnya sebesar Rp71,8 miliar menjadi Rp60,5 miliar.

Penurunan tersebut terjadi di hampir seluruh kelompok pendapatan. Seperti dana perimbangan yang menurun 4,41 persen atau menjadi Rp931 miliar dari sebelumnya Rp974 miliar.

Demikian pula dana bagi hasil pajak dari Pemprov Kalimantan Selatan, dana penyesuaian dan otonomi khusus, serta pendapatan daerah lain.

Sedikit kabar baik adalah kenaikan pendapatan yang sah sebesar 5,62 persen. Dari semula Rp304 miliar naik menjadi Rp321,5 miliar.

Akumulasi angka-angka tersebut membuat pendapatan daerah dalam APBD Perubahan 2020 di Batola mencapai Rp1,314 triliun, atau turun dari target APBD 2020 murni senilai Rp1,351 triliun.

Di sisi lain, belanja daerah mencapai Rp1,4 triliun yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp886 miliar dan belanja langsung Rp542 miliar, sehingga menghasilkan defisit Rp115 miliar.

“Harus diakui bahwa kondisi ekonomi daerah dan nasional masih terdampak Covid-19. Imbasnya terjadi penurunan pendapatan yang sebagian besar dari dana perimbangan,” ungkap Bupati Batola Hj Noormiliyani AS.

“Namun Alhamdulillah penerimaan pembiayaan daerah juga bertambah, sehingga total nilai perubahan APBD 2020 meningkat dibandingkan APBD 2020 murni,” imbuhnya.

Adapun penerimaan pembiayaan daerah di Batola berjumlah Rp139 miliar. Setelah dipotong pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp24,6 juta, defisit senilai Rp115 miliar pun dikalkulasi dapat ditutupi.

“Terkait penambahan, pengurangan maupun pergeseran pagu, sekiranya dapat disikapi dengan kejelian setiap SKPD dalam penajaman pelaksanaan program-program prioritas,” timpal Saleh, Ketua DPRD Batola.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Layani Adminduk, Disdukpencapil Tanbu Sambangi Desa Hatiif  
apahabar.com

Kalsel

Sabu dan Ineks Rp 1 M Milik Bos Narkoba Banjar Dimusnahkan
apahabar.com

Kalsel

Pelayanan Kesehatan Calon Haji Banjarmasin Dialihkan ke RS Sultan Suriansyah
apahabar.com

Kalsel

Kabar Covid-19 Kalsel Hari Ini: 50 Kasus Baru, Setengahnya dari Tanah Laut
apahabar.com---+++

Kalsel

Sosialisasi Perbup Batola, Polsek Tabukan Polres Batola Bagikan Ribuan Masker
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasi Pemilu, KPU Kalsel Tangkal Hoaks Server KPU ‘Di-setting’
apahabar.com

Kalsel

Dua Pekan, 5 Budak Narkoba Disikat di Martapura Kota
apahabar.com

Kalsel

Harapan Ketua Bawaslu Tanbu untuk Calon Panwascam  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com