Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Ditinggal Istri Beli Nasi Bungkus, Warga Saka Permai Banjarmasin Nekat Gantung Diri

- Apahabar.com Minggu, 13 September 2020 - 23:14 WIB

Ditinggal Istri Beli Nasi Bungkus, Warga Saka Permai Banjarmasin Nekat Gantung Diri

Ilustrasi gantung diri. Foto-iStock

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga Jalan Saka Permai, Gang Sederhana RT 6, Kelurahan Belitung Selatan, Banjarmasin tersentak begitu mendengar kabar ada orang gantung diri, Minggu (13/9) sekitar pukul 19.00 Wita.

Diketahui orang yang sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara tragis itu bernama Giyanto.

Orang pertama yang mengetahui lelaki berusia 39 tahun itu sekarat dengan leher tergantung adalah Isnawati, istri Giyanto.

Dengan nada lirih Isnawati menceritakan ihwal ia melihat dengan mata kepala sendiri sang suami dalam keadaan lemas dengan leher terjerat tali di rumah kontrakan mereka.

apahabar.com

Giyanto setelah diturunkan dari tali yang menjerat lehernya. Foto-Istimewa

Sebelumnya Isnawati diminta suaminya untuk membeli nasi bungkus. Tanpa menaruh curiga, ia pun beranjak untuk memenuhi permintaan suaminya.

Saat tiba, Isnawati tak bisa masuk lantaran pintu rumah dikunci dari dalam. “Pintu sempat didobrak warga,” terangnya.

Setelah masuk, ia terperangah mengetahui suaminya terkulai dengan tali yang mengikat kencang di leher.

Ditanya apakah ada masalah keluarga? Dia menyebut selama ini tak ada masalah keluarga. Namun dia tak tau jika ada masalah lain yang sedang dipendam Giyanto.

Ketua RT 6 Gang Sederhana, Kelurahan Belitung Selatan, Muhammad Hatta mengaku, Giyanto yang bekerja sebagai pengepul karet di Kabupaten Barito Kuala (Batola) tak pernah mendengar ribut dengan istrinya.

“Sehari sebelumnya baik-baik aja. Gak ada terdengar punya masalah. Cuman malam kemarin itu dia kerap nginap di rumah mertuanya yang tidak jauh dari rumah kontrakan mereka,” sebut Hatta.

Masih keterangan Hatta, setelah mengetahui kejadian itu, korban langsung dilarikan ke RS Islam Banjarmasin. Saat dibawa ke rumah sakit, nadi Giyanto diyakini masih berdenyut. Namun petugas rumah sakit memastikan Giyanto sudah meninggal dunia.

Jasad Giyanto pun dibawa untuk disemayamkan di rumah sepupu istrinya. Rencananya Giyanto akan dikebumikam di Pantai Cabe, Tapin.

Babinkamtibmas Saka Permai, Aipda Nani Sugita mengakui adanya kejadian tersebut. “Saat tergantung, lidahnya yang menjulur masih bergerak,” kata Aipda Nani.

Ia memperkirakan Giyanto meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Islam Banjarmasin.

Editor: Syarif

Editor: Repoerter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Prihatin Warga Terdampak Covid-19, 2 Agen LPG di Kotabaru Bagikan 200 Paket Beras
Bupati Kotabaru Gelar Dialog Bersama Warga Pedesaan

Kalsel

Bupati Kotabaru Gelar Dialog Bersama Warga Pedesaan
apahabar.com

Kalsel

Rumah di Mantuil Banjarmasin Amblas ke Sungai, Pemilik Luka-Luka
apahabar.com

Kalsel

Larang Padamkan Api, Petani Ini Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalsel

Kisah Pilu Anang, Korban Angin Puting Beliung Kampung Gadang
apahabar.com

Kalsel

Belum Mayoritas Ikut Swab, Anggota DPRD Batola Dikritik

Kalsel

Dosen ULM: Tingkat Literasi di Tanah Bumbu Mengkhawatirkan
apahabar.com

Kalsel

Krisis Air Bersih dan Penjajakan Pendiri Pabrik Air Minum Hindia Belanda di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com