Tiga Jadwal Krusial Persib di Liga 1 2020 Bulan Oktober, Madura vs Persib, Persib vs Bali United, PSM Makassar vs Persib Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru BREAKING NEWS: Pelantikan Pjs Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru Segera Digelar Bocoran Lima Kepala Dinas Pemkot Banjarmasin Terpilih Keluar, Simak Nama-Namanya Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming

Ditinggal Istri Beli Nasi Bungkus, Warga Saka Permai Banjarmasin Nekat Gantung Diri

- Apahabar.com Minggu, 13 September 2020 - 23:14 WIB

Ditinggal Istri Beli Nasi Bungkus, Warga Saka Permai Banjarmasin Nekat Gantung Diri

Ilustrasi gantung diri. Foto-iStock

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga Jalan Saka Permai, Gang Sederhana RT 6, Kelurahan Belitung Selatan, Banjarmasin tersentak begitu mendengar kabar ada orang gantung diri, Minggu (13/9) sekitar pukul 19.00 Wita.

Diketahui orang yang sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara tragis itu bernama Giyanto.

Orang pertama yang mengetahui lelaki berusia 39 tahun itu sekarat dengan leher tergantung adalah Isnawati, istri Giyanto.

Dengan nada lirih Isnawati menceritakan ihwal ia melihat dengan mata kepala sendiri sang suami dalam keadaan lemas dengan leher terjerat tali di rumah kontrakan mereka.

apahabar.com

Giyanto setelah diturunkan dari tali yang menjerat lehernya. Foto-Istimewa

Sebelumnya Isnawati diminta suaminya untuk membeli nasi bungkus. Tanpa menaruh curiga, ia pun beranjak untuk memenuhi permintaan suaminya.

Baca juga :  Bawaslu Banjar Bakal Turunkan Baliho Kampanye Tak Sesuai Aturan

Saat tiba, Isnawati tak bisa masuk lantaran pintu rumah dikunci dari dalam. “Pintu sempat didobrak warga,” terangnya.

Setelah masuk, ia terperangah mengetahui suaminya terkulai dengan tali yang mengikat kencang di leher.

Ditanya apakah ada masalah keluarga? Dia menyebut selama ini tak ada masalah keluarga. Namun dia tak tau jika ada masalah lain yang sedang dipendam Giyanto.

Ketua RT 6 Gang Sederhana, Kelurahan Belitung Selatan, Muhammad Hatta mengaku, Giyanto yang bekerja sebagai pengepul karet di Kabupaten Barito Kuala (Batola) tak pernah mendengar ribut dengan istrinya.

“Sehari sebelumnya baik-baik aja. Gak ada terdengar punya masalah. Cuman malam kemarin itu dia kerap nginap di rumah mertuanya yang tidak jauh dari rumah kontrakan mereka,” sebut Hatta.

Baca juga :  Cuti Kampanye, Darmawan Jaya Serahkan Fasilitas Negara ke Pemkot Banjarbaru

Masih keterangan Hatta, setelah mengetahui kejadian itu, korban langsung dilarikan ke RS Islam Banjarmasin. Saat dibawa ke rumah sakit, nadi Giyanto diyakini masih berdenyut. Namun petugas rumah sakit memastikan Giyanto sudah meninggal dunia.

Jasad Giyanto pun dibawa untuk disemayamkan di rumah sepupu istrinya. Rencananya Giyanto akan dikebumikam di Pantai Cabe, Tapin.

Babinkamtibmas Saka Permai, Aipda Nani Sugita mengakui adanya kejadian tersebut. “Saat tergantung, lidahnya yang menjulur masih bergerak,” kata Aipda Nani.

Ia memperkirakan Giyanto meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Islam Banjarmasin.

Editor: Syarif

Repoerter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Warga Mangga Gelar Tolak Bala, Berharap Jauhkan Dari Kebakaran
apahabar.com

Kalsel

Buntut Polemik Reklame, Plt Kasat Pol PP Banjarmasin Kembali Mundur?
apahabar.com

Kalsel

Panggilan Kemanusiaan, Polsek Anjir Muara Bagi Masker Gratis
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Janji Banjarmasin Segera Bebas Dari Kumuh
apahabar.com

Kalsel

Asap Masih Terasa, Hujan Intensitas Ringan dan Sedang Pun Mewarnai

Kalsel

Duh, Masuk Zona Merah Banjarmasin Kekurangan Alat Tes Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Aroma Dendam di Balik Polemik Kadishub dengan Komisi III Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarbaru Hari Pertama: Di Km 18, Pengendara Masih Leluasa Masuk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com