Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung INNALILLAHI, Anggota TNI AL Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless

DPRD dan Pemkot Banjarbaru Bahas APBD Perubahan 2020, Dana Rp 1,24 Triliun Disepakati

- Apahabar.com Rabu, 16 September 2020 - 20:22 WIB

DPRD dan Pemkot Banjarbaru Bahas APBD Perubahan 2020, Dana Rp 1,24 Triliun Disepakati

Wakil wali kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Rapat Paripurna pengambilan keputusan terhadap Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2020 digelar di Ruang Graha Paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Rabu (16/09) siang.

Dalam rapat tersebut telah disepakati dana sebesar Rp 1,24 triliun. Dana tersebut diprioritaskan untuk bidang kesehatan, dalam hal ini masih sekitar penanganan Covid-19 dan imbasnya.

“Alhamdulillah kita bisa menyepakati APBD perubahan 2020, kurang lebih Rp 1,24 triliun. Prioritas kita tetap 3 yaitu bidang penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi,” ujar Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan saat ditemui awak media seusai rapat paripurna.

Darmawan Jaya sendiri berkeyakinan ekonomi di Banjarbaru akan terus bertumbuh. Pasalnya selain dana dari APBD, adapula dana dari insentif daerah atau DID yang akan digunakan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

Adapun DID itu sebesar Rp 15 miliar, yang diperoleh dari pemerintah pusat sebagai hadiah untuk Pemkot Banjarbaru atas keberhasilannya menekan angka Covid-19.

apahabar.com

Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah

“Kita harapkan ekonomi kita tetap bisa tumbuh bisa positif,” tutupnya.

Senada dengan Darmawan Jaya, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah pun menuturkan demikian.

“Memang tajam penurunanya (dana APBD) tapi masih mencukupi untuk pembangunan. Dalam pembahasan kami ada 3 prioritas pertama bidang kesehatan, jaring pengaman sosial dan saat ini dalam pemulihan ekonomi jadi saat ini fokusnya penanganan itu,” jelas Fadli, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Fadli mengatakan, untuk pemulihan ekonomi Banjarbaru nantinya akan menjadi perhatian lebih Pemkot Banjarbaru.

“Pemulihan ekononi, pasca pandemi ini dunia usaha bisa bangkit agar roda ekonomi ini tumbuh. Makanya sekarang jadi perhatian kita apa yang harus dilakukan Pemkot dalam menggerakan sektor ekonomi,” terangnya.

Menurut Fadli, Pemkot mesti memberdayakan UKM, sebab dengan keterlibatan UKM akan cepat membantu memulihkan ekonomi kota Idaman itu.

“Juga dengan pemberian modal bantuan usaha dan segala macam,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Banjarbaru

Audiensi Bersama Bulog, Pemkot Banjarbaru Tertarik Produksi Beras Bervitamin
apahabar.com

Banjarbaru

Hadiri Kegiatan Bermain dan Makan Bersama Anak Usia Dini, Istri Pjs Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Ini
apahabar.com

Banjarbaru

Positif Covid-19, 3 Anggota DPRD Banjarbaru Dikarantina
Pilwali

Banjarbaru

HMJ Siap Lanjutkan Banjarbaru Sebagai Kota Pelayanan Berkualitas dan Berkarakter
Apahabar.com

Banjarbaru

Pemkot Banjarbaru Tutup 3 Lokasi Karantina Covid-19
Zona

Banjarbaru

Banjarbaru Masih Zona Merah, Masyarakat Mulai Lelah?
apahabar.com

Banjarbaru

Perwali Diberlakukan, Belasan Orang di Banjarbaru Kena Sanksi

Banjarbaru

Kunjungi Lokasi Penambangan Intan, Bernhard Ingatkan Protokol Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com