Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas Hilang Beberapa Hari, Warga Gang Jemaah Banjarmasin Ditemukan Sudah Jadi Mayat Asyik! PNS Banjarmasin Pulang Lebih Cepat Saat Ramadan

DPRD dan Pemkot Banjarbaru Bahas APBD Perubahan 2020, Dana Rp 1,24 Triliun Disepakati

- Apahabar.com Rabu, 16 September 2020 - 20:22 WIB

DPRD dan Pemkot Banjarbaru Bahas APBD Perubahan 2020, Dana Rp 1,24 Triliun Disepakati

Wakil wali kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Rapat Paripurna pengambilan keputusan terhadap Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2020 digelar di Ruang Graha Paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Rabu (16/09) siang.

Dalam rapat tersebut telah disepakati dana sebesar Rp 1,24 triliun. Dana tersebut diprioritaskan untuk bidang kesehatan, dalam hal ini masih sekitar penanganan Covid-19 dan imbasnya.

“Alhamdulillah kita bisa menyepakati APBD perubahan 2020, kurang lebih Rp 1,24 triliun. Prioritas kita tetap 3 yaitu bidang penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi,” ujar Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan saat ditemui awak media seusai rapat paripurna.

Darmawan Jaya sendiri berkeyakinan ekonomi di Banjarbaru akan terus bertumbuh. Pasalnya selain dana dari APBD, adapula dana dari insentif daerah atau DID yang akan digunakan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

Adapun DID itu sebesar Rp 15 miliar, yang diperoleh dari pemerintah pusat sebagai hadiah untuk Pemkot Banjarbaru atas keberhasilannya menekan angka Covid-19.

apahabar.com

Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah

“Kita harapkan ekonomi kita tetap bisa tumbuh bisa positif,” tutupnya.

Senada dengan Darmawan Jaya, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah pun menuturkan demikian.

“Memang tajam penurunanya (dana APBD) tapi masih mencukupi untuk pembangunan. Dalam pembahasan kami ada 3 prioritas pertama bidang kesehatan, jaring pengaman sosial dan saat ini dalam pemulihan ekonomi jadi saat ini fokusnya penanganan itu,” jelas Fadli, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Fadli mengatakan, untuk pemulihan ekonomi Banjarbaru nantinya akan menjadi perhatian lebih Pemkot Banjarbaru.

“Pemulihan ekononi, pasca pandemi ini dunia usaha bisa bangkit agar roda ekonomi ini tumbuh. Makanya sekarang jadi perhatian kita apa yang harus dilakukan Pemkot dalam menggerakan sektor ekonomi,” terangnya.

Menurut Fadli, Pemkot mesti memberdayakan UKM, sebab dengan keterlibatan UKM akan cepat membantu memulihkan ekonomi kota Idaman itu.

“Juga dengan pemberian modal bantuan usaha dan segala macam,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Puting Beliung

Banjarbaru

Puting Beliung Hantam Liang Anggang; 9 Bangunan Ambruk, 3 Orang Luka-luka
WO Nineteen Banjarbaru

Banjarbaru

Kisah Bisnis WO Nineteen Banjarbaru, Beranjak dari Keresahan Hingga Raih Cuan
Wisata

Banjarbaru

Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup!
Q Mall

Banjarbaru

Q Mall Banjarbaru Tutup Lebih Awal, Ada Saja Warga yang Belum Tahu
apahabar.com

Banjarbaru

Cempaka Banjarbaru Banjir Lagi, Lansia dan Anak-anak Dievakuasi
Long March

Banjarbaru

Akhiri Masa Orientasi, 9 CPNS Lapas Banjarbaru Lakukan Long March
Karantina Pertanian Banjarmasin

Banjarbaru

Balai Karantina Pertanian Banjarmasin Musnahkan Ratusan Gram Benih Impor Ilegal di Banjarbaru
AstraZeneca

Banjarbaru

Didistribusikan ke 6 Provinsi di Indonesia, Kalsel Tak Dapat Jatah AstraZeneca
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com