3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Dugaan Konten Sara Dinilai Rugikan Ibnu-Ariffin, PDIP Minta Kader dan Simpatisan Tidak Terprovokasi

- Apahabar.com Selasa, 22 September 2020 - 16:02 WIB

Dugaan Konten Sara Dinilai Rugikan Ibnu-Ariffin, PDIP Minta Kader dan Simpatisan Tidak Terprovokasi

Bapaslon Ibnu Sina-Ariffin Noor saat menyerahkan berkas pencalonan di Pilwali Banjarmasin ke KPU. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – DPC PDI Perjuangan Kota Banjarmasin meminta seluruh kader dan simpatisan agar tidak terprovokasi dengan adanya penyebaran konten sara.

Di mana sebelumnya, PDI Perjuangan telah melaporkan akun Facebook bernama Ryan Saputra ke Cybercrime Polresta Banjarmasin.

Hal itu lantaran akun tersebut diduga menggunggah konten yang berisikan ujaran kebencian.

“Pak Ibnu Sina wali kota bjm diusung PDIP, partai penista agama yg hendak mengubah Pancasila,” tulis Ryan Saputra melalui beranda Facebook, Sabtu (20/9) kemarin.

Dengan adanya kasus itu, DPC PDI Perjuangan Kota Banjarmasin langsung memilih jalur hukum.

Mengingat langkah ini merupakan cara bermartabat dan dijamin konstitusi.

“Artinya dengan mengedepankan proses hukum, maka reaksi atau emosi kader dapat mereda. Inilah bentuk atensi kami sebagai sturuktur partai di tingkat cabang Kota Banjarmasin,” ucap Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPC PDI Perjuangan Kota Banjarmasin, Rizky Eri Munadi kepada apahabar.com, Selasa (22/9) siang.

Kendati demikian, dugaan konten sara ini dinilai merugikan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

Terlebih PDI Perjuangan adalah salah satu partai pengusung bakal pasangan calon kepala daerah di Pilwali Banjarmasin 2020 ini.

“Jelas ini merugikan DPC PDI Perjuangan Kota Banjarmasin, bahkan turut merugikan Ibnu Sina sebagai bakal calon wali kota yang kami usung,” tegasnya.

Eki meminta aparat kepolisian agar bekerja profesional dan proporsional dalam menelisik kasus ini.

“Polisi memproses laporan dan melacak keberadaan pengunggah atau pemilik akun. Pemilik akun terlapor ini juga kami tunggu untuk klarifikasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, DPC PDI Perjuangan Kota Banjarmasin telah melaporkan salah satu akun Facebook bernama Ryan Saputra ke polisi.

Ketua DPC PDIP Kota Banjarmasin, Muhaimin mengatakan tangkapan layar akun Facebook Ryan Saputra sudah beredar luas di grup-grup WhatsApp pengurus dan kader partai.

Meski begitu, mantan anggota DPRD Kalsel ini belum bisa memastikan apakah unggahan itu memang diunggah orang yang dimaksud, atau malah disunting oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Bisa saja (akun) diretas, oleh karena itu kita minta telusuri kebenaran postingan tersebut dengan Cyber Crime Polresta Banjarmasin,” pungkasnya.

Polling Pilkada 2020
Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Membandingkan Harta Kekayaan Paman Birin di Pilgub Kalsel 2015 dan 2020
apahabar.com

Politik

Aliansi Relawan Jokowi Target 1.000.000 Posko Pemenangan
apahabar.com

Politik

Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin, Muhidin : Murni untuk Pembangunan di Kalsel
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin 2020: All Out, Relawan Buruh Sahabat Ananda Siap Menangkan Ananda-Mushaffa
apahabar.com

Politik

Pilbup HST: Koalisi 2H Pecah Kongsi, Dokter Halim Balik Kandang?
apahabar.com

Politik

Ini Pendapat Milenial Soal Pemilu
apahabar.com

Politik

7 Paslon Jagoan PKS di Pilkada Kalsel, Tidak Termasuk Ibnu-Ariffin
apahabar.com

Politik

Santai Tanggapi Pro Kontra Soal Milenial Jangan Dimanja, Megawati: Saya Senang Saja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com