Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Dukung Marger BPR Balangan dan HST, Bank Kalsel Optimis Bisnis Bertumbuh

- Apahabar.com Selasa, 22 September 2020 - 21:18 WIB

Dukung Marger BPR Balangan dan HST, Bank Kalsel Optimis Bisnis Bertumbuh

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dua BPR Sanggam Citra Sejahtera dan BPR Hulu Sungai Tengah. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – PT Bank Pembangunan Daerah atau Bank Kalsel mendukung upaya Pemerintah Balangan dan Hulu Sungai Tengah (HST) untuk menggabungkan dua Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang dimiliki masing-masing daerah.

“Pengabungan antara kedua perusahaan ini diharapkan bisa membuat kinerja entitas baru yang dihasilkan lebih
optimal,” kata Direktur Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dua BPR Sanggam Citra Sejahtera dan BPR Hulu Sungai Tengah, Senin (21/9).

Dalam rilis yang diterima apahabar.com pada Selasa (22/9), Bank Kalsel mendukung upaya tersebut supaya keduanya mendapat dampak positif dari sektor bisnis dan itu berdampak pula dengan ekonomi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kami berharap kinerja BPR dapat lebih optimal, khususnya dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah, sehingga akan berdampak pada pembangunan daerah,” jelas Dirut Agus.

Dia menjelaskan, alasan pengabungan BPR itu sebabkan BPR HST masih belum dapat memenuhi syarat kinerja yang diharapkan, terutama dengan adanya
ketentuan modal minimal Rp 3 miliar dari regulator.

Satu sisi, Agus meuyebut kinerja BPR Sanggam saat ini sangat baik.

Dari asetnya BPR Sanggam tahun 2018 memilik aset Rp 13,72 miliar. Jumlah itu meningkat jadi Rp 15,16 miliar pada tahun 2019.

Sementara sisi kredit pada tahun 2018, BPR Sanggam sebesar Rp 10,08 miliar, meningkat menjadi Rp 10,54 miliar pada tahun 2019.

Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun tahun 2018 hanya sebesar Rp 3,32 miliar juga mengalami peningkatan pada 2019 menjadi Rp 4,55 miliar.

Alasan itu lah yang membuat kedua perusaan tersebut mesti digabung.

Dalam rapat itu, hadir Bupati Balangan H Ansharuddin dan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Chairansyah, Staf Khusus Gubernur Kalsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan H. Faried Fakhmansyah, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional IX Kalimantan, Mulyadi, dan Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin didampingi Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin Khuzaimi dan Kepala Bank Kalsel Cabang Barabai, Aly Rizqan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Bank Kalsel

Dirut Bank Kalsel Hadir di Pertemuan Tahunan OJK
apahabar.com

Bank Kalsel

Bantu APD, Bank Kalsel Cabang Marabahan Sasar Petugas Puskesmas
apahabar.com

Bank Kalsel

Jadi Pemenang Panen Rejeki Bank BPD Periode Pertama, Dita Dapat Hadiah Rp 500 Juta
Ketika Teten Masduki Mampir ke Stand Bank Kalsel

Bank Kalsel

Ketika Teten Masduki Mampir ke Stand Bank Kalsel  
Umroh Gratis dari Bank Kalsel Syariah

Bank Kalsel

Umroh Gratis dari Bank Kalsel Syariah

Bank Kalsel

Bayar Pajak Pendapatan dan Perizinan Bisa Lewat Aplikasi Bank Kalsel
apahabar.com

Bank Kalsel

Menuju Ketahanan Pangan Nasional, Bank Kalsel Ajak Petani Batola Gathering
apahabar.com

Bank Kalsel

Apresiasi Bank Kalsel, Chairansyah Harap Kerja Sama Terus Berlanjut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com