Rontok Lagi! Bawaslu RI Tolak Laporan Keberatan Denny Indrayana Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19

Ekspor Udang Jawa Timur Melesat Saat Pandemi Covid-19, Tiga Negara Raksasa Penyerap Setia

- Apahabar.com Rabu, 16 September 2020 - 08:06 WIB

Ekspor Udang Jawa Timur Melesat Saat Pandemi Covid-19, Tiga Negara Raksasa Penyerap Setia

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, SURABAYA – Ada tiga negara raksasa penyuka udang Jawa Timur (Jatim), hingga pemerintah provinsi mencatat ekspor udang melesat naik di saat pandemi Covid-19 sekarang.

Ekspor udang dari Jawa Timur (Jatim) seperti dikutip dari Antara, Rabu (16/09/2020) mencatatkan peningkatan meski di masa pandemi Covid-19, dengan total kenaikan 3,33 persen.

Catat itu dari periode Januari-Juli 2019 ke periode yang sama tahun 2020, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, Selasa (15/09/2020).

Pada periode Januari-Juli 2019, catatan ekspor untuk jenis Ikan dan udang sebesar 616,33 juta dolar AS, kemudian pada periode yang sama tahun 2020 mencapai 636,84 juta dolar AS.

Sementara tiga negara raksasa penyuka udang Jatim, seperti ungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim Drajat Irawan yakni Amerika Serikat (AS), China dan Jepang.

Ketiganya merupakan pasar dengan penyerapan paling tinggi terhadap komoditas ikan dan udang dari Jatim.

“AS, Jepang dan China menjadi tiga negara teratas pasar terbesar ekspor komoditas udang Jatim. Nilai total ekspor ke tiga negara mendominasi sekitar 92,11 persen dari nilai ekspor udang Jatim secara keseluruhan,” kata Drajat.

Meski demikian, Drajat tetap mengimbau agar para pelaku usaha yang ingin menikmati fasilitas tarif preferensi perlu memperhatikan produk yang akan diekspor harus memenuhi ketentuan asal barang yang dibuktikan dengan kepemilikan dokumen Surat Keterangan Asal (SKA).

“Untuk ekspor ke negara Amerika Serikat (AS) dapat menggunakan SKA Form A, Form IJEPA digunakan untuk negara Jepang, dan form E untuk negara China,” katanya pula.

Sementara dilansir dari data Pusdatin Kemenperin RI Januari-Juni 2020, rincian tiga negara teratas yang menjadi tujuan ekspor udang Jatim, masing-masing Amerika Serikat adalah sebesar 151,86 juta dolar AS, Jepang sebesar 84,31 juta dolar AS, dan China sebesar 27,05 juta dolar AS.

“Komoditas potensial seperti udang yang permintaannya cukup tinggi di Amerika Serikat, Jepang, dan China perlu didorong agar mampu memenuhi standar produk layak ekspor,” ungkap Drajat.

Disperindag Jatim melalui FTA Center Surabaya, tegas Drajat siap memberikan pendampingan, konsultasi maupun sosialisasi terkait regulasi ekspor tersebut.(Ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jago Tangani Covid-19, Sri Mulyani Jadi Menkeu Terbaik Asia Versi Global Markets
apahabar.com

Ekbis

Update Harga Bawang di Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Dua Tewas dari Kecelakaan Bus Kramat Jati Jakarta-Surabaya
apahabar.com

Nasional

Lion Air Siap Rekrut Ribuan Karyawannya Kembali
apahabar.com

Nasional

Deklarasi JMSI di Aceh, Rizal Ramli: Bangun Optimisme di Tengah Kelesuan Efek Corona
Cegah Perkawinan Anak, Kemen PPPA Gandeng 20 Provinsi Termasuk Kalsel

Nasional

Cegah Perkawinan Anak, Kemen PPPA Gandeng 20 Provinsi Termasuk Kalsel
apahabar.com

Nasional

Komplotan Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg Dibongkar
apahabar.com

Nasional

TKD: Keunggulan Jokowi-Amin di Jateng Spektakuler
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com