Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Enam Mayat WNI di Pantai Johor Malaysia, Diduga Pekerja Ilegal

- Apahabar.com Senin, 21 September 2020 - 10:45 WIB

Enam Mayat WNI di Pantai Johor Malaysia, Diduga Pekerja Ilegal

Enam mayat diduga pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ditemukan di Pantai Teluk C, Bandar Penawar, Kota Tinggi, Negara Bagian Johor, Malaysia, Minggu (20/9). Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga Pantai Teluk C, Bandar Penawar, Kota Tinggi, Negara Bagian Johor, Malaysia, digegerkan oleh penemuan mayat pada Minggu (20/9).

Enam mayat ini diduga pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal.

Kronologi penemuan bermula pukul jam 09.40. Kepada polisi setempat, warga menginformasikan telah menemukan beberapa mayat di pesisir pantai tersebut.

Anggota dari Balai Polisi Bandar Penawar dan Bagian Investigasi Kriminal Kantor Polisi Daerah (IPD) Kota Tinggi pergi ke lokasi kejadian dan menemukan empat wanita dewasa dan dua lelaki dewasa berusia antara 31 hingga 46 tahun.

“Korban diduga pendatang tanpa izin (PATI) dari Indonesia yang ingin masuk ke Malaysia melalui jalan laut di kawasan tersebut,” kata Kepala Polisi Daerah Kota Tinggi, Superintenden Hussin Zamora, Senin (21/9) dilansir Antara.

Korban diduga tenggelam setelah turun dari perahu pancung yang disebabkan ombak besar.

Menurut Hussin, polisi dan Angkatan Tentara Malaysia (ATM) kemudian menahan enam laki-laki warga negara Indonesia yang diduga dari kelompok yang sama kira-kira satu kilometer daripada lokasi kejadian.

“Semua korban telah dibawa ke Hospital Sultan Ismail, Johor Bahru untuk autopsi. Kasus itu diklasifikasikan sebagai mati mendadak,” katanya.

Sedangkan enam orang yang ditangkap diserahkan kepada Kantor Imigrasi untuk tindakan lebih lanjut.

Koordinator Fungsi Pensosbud KJRI Johor Anang Fauzi Firdaus ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Kemenlu RI. (*)

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Serial Animasi Omar & Hana Gelar Kompetisi Menghafal Qur’an
apahabar.com

Internasional

Lindungi Anak dari Bahaya Internet, China Revisi UU
apahabar.com

Internasional

Usai Terbitkan Karikatur Erdogan, Hubungan Prancis dan Turki Makin Panas
apahabar.com

Internasional

Korban Tewas Akibat Ledakan di Beirut Capai 100
apahabar.com

Internasional

Uji Coba Mobil Terbang, Bagaimana Hasilnya?

Internasional

MITI Malaysia Batasi 10 Persen WFO Saat PKPB
apahabar.com

Internasional

Cuaca Panas Tak Menghambat Corona, Ahli: Pakai Masker dan Jaga Jarak Solusinya
apahabar.com

Internasional

Paksa Tutup, China Ambil Alih Konsulat AS di Chengdu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com