ga('send', 'pageview');
Dugaan Penyiksaan Bocah Sungai Bilu yang Dikira Diculik Makhlus Halus Rumah di Mantuil Banjarmasin Amblas ke Sungai, Pemilik Luka-Luka Pasien Sembuh Covid-19 Kalsel Meningkat Lagi, Simak Imbauan Paman Birin Ditutup Melemah, Saham Singapura Perpanjang Kerugian Angin Puting Beliung di Kapuas, Rumah Warga Jadi Korban

Fakta Baru Wanita Tunagrahita Korban Pemerkosaan Bocah Cabul di Tapin

- Apahabar.com Selasa, 15 September 2020 - 21:26 WIB

Fakta Baru Wanita Tunagrahita Korban Pemerkosaan Bocah Cabul di Tapin

Ada Fakta Baru Wanita Tunagrahita Korban Pemerkosaan Bocah Cabul di Tapin. Foto: Ilustrasi-Detik.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Sederet fakta baru kasus pemerkosaan wanita tunagrahita berusia 27 tahun yang diperkosa bocah laki-laki 16 tahun di Tapin mengemuka.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kalsel, Husnul Hatimah.

Menurutnya, dalam proses hukum, korban sudah didampingi DP3A Kabupaten Tapin.

“Didampingi untuk menerjemahkan bahasa korban yang tidak dimengerti hakim,” ucap Husnul Hatimah kepada apahabar.com via WhatsApp, Selasa (15/9) malam.

Selain itu, DP3A juga sudah menawarkan kepada korban untuk memberikan pendampingan psikolog, namun sayang keluarga korban menolak. “Sudah ditawari untuk didampingi psikolog, tapi keluarganya menolak,” katanya.

Namun, Husnul tidak mengetahui secara pasti alasan keluarga korban menolak tawaran pendampingan psikolog tersebut. “Coba tanyakan langsung ke Kadis DP3A Kabupaten Tapin,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban pemerkosaan itu mengalami trauma hingga harus diungsikan ke rumah kerabatnya di luar kota.

Baca juga :  Tim Mobile Satgas Covid-19 Kotabaru Dilepas, Bagikan 50 Ribu Masker

“Korban merasa trauma diam di rumahnya di Tapin, jadi korban dibawa ke rumah kerabatnya,” ujar Kabid DP3A Kabupaten Tapin, Halimah Selasa, (15/9) melalui whatsppnya.

Saat persidangan di Pengadilan Negeri Tapin P3A Tapin juga melakukan pendampingan terhadap korban.

“Korban sudah bisa dikatakan membaik. Kemarin kita juga melakukan pemeriksaan di kediamannya,” ujarnya.

Tak hanya, korban, pelaku inisial MRF yang masih di bawah umur itu pun juga mendapatkan pendamping untuk memastikan kondisi psikologisnya oleh Dinas P3A Tapin.

“Kondisi kesehatan pelaku baik. Jelas rasa menyesal ada dari diri pelaku. Film porno atau pun hal berbau pornografi yang saat ini mudah diakses melalui internet menjadi faktor utama tindakan pelaku itu,” terang Halimah.

Sekadar diketahui, dari Jaksa Penuntut Umum, Muhammad Rezeki Kurniawan yang menangani kasus itu mengatakan bahwa MRF, bocah laki laki 16 tahun itu tak kuat menahan birahinya karena sering menonton film porno.

Baca juga :  Bupati HST dan Balangan Bertemu, Sepakat Merger Bank Perkreditan Rakyat

Awalnya, Selasa (18/8) lalu sekitar pukul 16, perempuan 27 Tahun itu ditinggal sang ibu di rumah. Posisi korban waktu itu sedang duduk di dapur.

Tak lama datanglah bocah cabul itu menghampiri korban dan menariknya menuju kamar di rumah itu.

“Diam” kata MRF kepada korban yang sudah disuruhnya berbaring itu.

Tak berdaya karena keterbelakangan mental. Korban hanya bisa pasrah saat MRF melepas celananya dan memperkosanya waktu itu.

Berselang 2 hari pada Kamis, (20/8) lalu MRF ditangkap polisi atas laporan keluarga korban.

“Korban bercerita ke Ibunya,” ujar Jaksa itu.

Cerita itulah yang mengawali aksi bejat bocah itu ketahuan dan sekarang sudah divonis. MRF ditahan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura untuk menjalani masa tahanan sebagai narapidana selama 3, 6 Tahun.

Editor: Syarif


Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

KPK Kembali Panggil Ketua PPP Jatim Terkait Suap Romahurmuziy
apahabar.com

Hukum

Simpan 9 Paket Sabu, Warga Jafri Zam-Zam Disergap Polisi
apahabar.com

Hukum

Maling Amatir di Banjarmasin, Dipergoki Warga Malah Kasih Uang
apahabar.com

Hukum

Catatan Akhir Tahun, Kapolda: Tren Kriminalitas di Kalsel Turun
apahabar.com

Hukum

Sukses Gasak Harta Ratusan Juta, Dua Pencurian di Banjarmasin Barat Kini Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Tak Kapok Berulah, Penghina Guru Sekumpul Ini Kembali Berurusan dengan Polisi
apahabar.com

Hukum

Simpan Sabu 200 Gram Lebih, Pemuda di Amuntai Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Tapin Marak Miras, DPRD Siapkan Siasat Jitu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com