Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Fakta di Perbatasan, Bawaslu Cium Dugaan Pemilih Ganda di Pilgub Kalsel 2020

- Apahabar.com Selasa, 15 September 2020 - 15:17 WIB

Fakta di Perbatasan, Bawaslu Cium Dugaan Pemilih Ganda di Pilgub Kalsel 2020

Ketua KPU Tabalong, Ardiansyah. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Selatan (Kalsel) mencium adanya dugaan puluhan pemilih ganda di Pilgub Kalsel 2020 ini.

“Ada dari Kabupaten Barito Timur yang melakukan Coklit (Pencocokan dan penelitian) dan Kabupaten Tabalong juga melakukan Coklit. Jadi yang bersangkutan mempunyai hak pilih di mana. Ini perlu kejelasan,” ucap Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah, Selasa (15/9) siang.

Berdasarkan hasil identifikasi, dugaan pemilih ganda sebanyak 47 orang yang terdiri dari 1 desa di Kabupaten Tabalong.

“Itu jumlah yang harus diperhatikan kembali oleh penyelenggara. Apakah yang bersangkutan masuk daerah Barito Timur atau Tabalong,” bebernya.

Tidak hanya itu, Bawaslu Kalsel juga menemukan pemilih asal Kabupaten Balangan yang masuk ke wilayah Kaltim dan Kotabaru. Namun, ia tidak menyebutkan secara detil berapa jumlah pemilih tersebut.

“Nanti akan dilakukan tracking kembali. Jika memang masuk Kotabaru, apakah sudah dicoklit oleh kawan-kawan Kotabaru atau tidak,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Tabalong, Ardiansyah mengatakan terdapat satu desa yang berada di antara perbatasan Kabupaten Tabalong dan Barito Timur, yakni Desa Ambung Raya.

“Sejak 2018, berdasarkan putusan Kemendagri Nomor 40 Tahun 2018, wilayah tersebut menjadi wilayah administrasi Tabalong, akan tetapi karena dalam rangka melindungi hak pilih, kawan-kawan Bartim juga harus memastikan data tersebut,” katanya.

Memang secara indentitas, pemilih di sana masih memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Barito Timur, sehingga diduga ada kegandaan.

Karena coklit Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) berdasarkan form AKWK dan KTP elektronik.

“Jika tidak bisa menunjukkan KTP elektronik, maka bisa dibantu dengan kartu keluarga (KK). Sehingga dari proses tersebut, maka terjadi dugaan kegandaan sebanyak 7 kepala keluarga,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Polling Pilkada 2020
Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Keinginan Penjaga Stand Minuman Duta Mall jika Bertemu Jokowi
apahabar.com

Kalsel

Tanbu Tak Tambah Pengidap Covid-19, Kusan Hilir Sembuh Terbanyak
apahabar.com

Kalsel

Terminal Baru Syamsudin Noor Batal Diresmikan Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Pada 2020, Anggaran Tiap Kecamatan di Banjarmasin Capai Rp8 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Hilang Sejak 3 Hari, Kai Rahman Diduga Jatuh ke Sungai Awang
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Kalsel Launching Bansos Beras untuk Puluhan Ribu KPM PKH
apahabar.com

Kalsel

Kapolres HSU Ajak Anggota Jaga Stamina di Tengah Pandemi
apahabar.com

Kalsel

RSUD Tanbu Terima Bantuan 2 Unit Ventilator dari Adaro
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com