Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi BREAKING! Hari Pertama Lebaran, Sejumlah Desa di Haruyan HST Terendam Banjir

Fakta Nadjmi Adhani dan Sederet Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19, Kemendagri Ingatkan Instruksi Presiden

- Apahabar.com Kamis, 17 September 2020 - 08:00 WIB

Fakta Nadjmi Adhani dan Sederet Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19, Kemendagri Ingatkan Instruksi Presiden

Prosesi pemakaman wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Sederet kepala daerah yang meninggal dunia karena Covid-19, termasuk Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Kemeterian Dalam Negeri (Kemendagri) pun mengeluarkan arahan.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar meminta agar seluruh pejabat negara maupun daerah mematuhi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020, tentang protokol kesehatan. Sebab, kata Bahtiar, virus corona bisa menyerang siapapun dan tak mengenal jabatan.

“Covid ini bisa kena siapapun, maka caranya terapkan 3M. Kemudian, hindari kerumunan, jaga imun tubuh dengan vitamin c dan vitamin e, semua ruangan upayakan bisa terpapar sinar matahari, olah raga, serta pikiran juga harus sehat tak boleh stres dan panik,” beber Bahtiar saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2020).

Para pejabat daerah maupun negara mau tidak mau memang harus melaksanakan tugasnya dengan turun langsung ke lapangan. Oleh karenanya, kata Bahtiar, penting penerapan protokol kesehatan bagi para pejabat negara.

“Ya tetap harus ada yang urus negara ini. Tinggal diatur gantian WFH. Di kantor kami sudah terapkan, yang masuk sesuai kebutuhan. Kemudian, yang ada riwayat sakit juga WFH. Tapi sekarang ini juga banyak cluster rumah OTG lalu bawa ke kantor,” ungkapnya.

“Jadi prinsipnya semua waspada. Karena dirumah dan di lingkungan rumah kita juga bisa kena,” imbuh dia.

Berdasarkan hasil penelusuran Okezone, sejauh ini ada tujuh pejabat daerah yang meninggal akibat terinfeksi virus corona. Berikut tujuh pejabat daerah yang meninggal karena terinfeksi virus corona :

1. Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor, meninggal dunia karena Covid-19 pada Kamis, 2 April 2020.

2. Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, meninggal dunia karena Covid-19, pada Selasa, 28 April 2020.

3. Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani meninggal dunia karena Covid-19, pada Senin, 10 Agustus 2020.

4. Wakil Bupati Way Kanan, Edward Antony meninggal dunia karena Covid-19, pada Minggu, 16 Agustus 2020.

5. Ketua DPRD Jepara, Imam Zusdi Ghozali, meninggal dunia karena Covid-19, pada Sabtu, 1 Agustus 2020.

6. Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifudin, meninggal dunia karena Covid-19 pada Sabtu, 22 Agustus 2020.

7. Sekda DKI, Saefullah, meninggal dunia karena Covid-19 pada Rabu, 16 September 2020. (Okz)

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam?
rasis

Nasional

Imbas Unggahan Rasisme, Bareskrim Tahan Ambroncius Nababan
Sriwijaya

Nasional

Beredar Daftar Nama Penumpang Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak yang Diduga Jatuh
apahabar.com

Nasional

Ratusan Artefak Dayak Pukau Pengunjung Pameran di Swiss
apahabar.com

Nasional

10 Jamaah Haji yang Dirawat Segera Dipulangkan Pekan Ini
apahabar.com

Nasional

Rupiah Kemarin Terlemah Sekarang Terlemah Kedua
Pengakuan Gembong Narkotika Banjarmasin: Tak Jadi Perawat demi Untung Berlipat

Nasional

Pengakuan Gembong Narkotika Banjarmasin: Tak Jadi Perawat demi Untung Berlipat
apahabar.com

Nasional

Empat Pasien Positif Covid-19 Masih Sanggup Perawatan Mandiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com