2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Fotonya Masih Mejeng, Bawaslu Banjarmasin Beri Tenggat Waktu Ibnu Sina

- Apahabar.com Jumat, 25 September 2020 - 16:24 WIB

Fotonya Masih Mejeng, Bawaslu Banjarmasin Beri Tenggat Waktu Ibnu Sina

Bawaslu melarang pemasangan gambar kandidat petahana di Pilkada 2020 pada spanduk atau edaran program milik pemerintah daerah. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Esok, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina bakal memasuki masa cuti.

Ibnu Sina sudah ditetapkan KPU Banjarmasin sebagai salah satu calon wali kota periode selanjutnya.

Dalam Pilwali kali ini, Ibnu berpasangan dengan Ariffin Noor, eks kepala Dinas PUPR Banjarmasin.

Lantas bagaimana dengan masih mejengnya wajah Ibnu di sejumlah program pemerintah daerah?

Mengacu aturan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta agar foto-foto tersebut segera diturunkan.

Materi sosialisasi program pemerintah harus bebas dari muatan kepentingan kandidat.

“Terkait foto petahana di website, media sosial atau spanduk kita sudah meminta Pemkot menurunkan,” ujar Komisioner Bawaslu Banjarmasin Subhani, Jumat (25/9).

Batas akhir untuk melepas foto di seluruh media sosialisasi hari ini, Jumat (25/9).

Itu sejalan dengan tahapan Pilkada Serentak 2020 yakni masa kampenye, yang dimulai esok.

“Takutnya nanti program petahana menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon (paslon),” ucapnya.

Bawaslu, kata dia, tak akan pandang bulu. Jika menemui foto petahana dengan embel-embel pemerintah masih berseliweran. Sekalipun itu sosialisasi displin protokol kesehatan pemakaian masker selama pandemi Covid-19 yang berkaitan dengan hajat orang banyak.

“Akan kami tindak,” jelasnya.

Sederet sanksi sesuai Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020 Pasal 71 ayat 3, yang dimulai dengan teguran, sudah disiapkan Bawaslu.

“Bahkan ada yang menjurus ke pidana,” ucapnya.

Dikonfirmasi, Ibnu Sina mengaku sudah meminta Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Banjarmasin menurunkan.

“Ya sudah saya sampaikan ke Diskominfotik agar melepas sesuai arahan Bawaslu. Kalau aturan di media sosial dan internet kita tidak tahu,” ujar paslon nomor urut dua ini.

Tahun ini, Pilwali Banjarmasin 2020 sendiri diramaikan empat pasangan calon. Paslon nomor urut pertama Haris Makkie dengan Ilham Noor.

Kemudian Ibnu Sina dengan Ariffin Noor nomor urut 2.

Ketiga paslon Khairul Saleh dengan Habib Muhammad Ali Al-Hasbi. Terakhir nomor urut 4 paslon Ananda-Mushaffa Zakir.

Dari sederet nama tadi, hanya Khairul Saleh-Habib Ali yang maju melalui jalur non-partai.

Paslon Haris Makkie-Ilham diusung Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Ananda-Mushaffa Zakir diusung Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara Ibnu-Ariffin diusung Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Polling Pilkada 2020
Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Breaking News: Gerindra Resmi Usung Denny-Difri di Pilgub Kalsel
apahabar.com

Politik

Hadiri Haul Guru Bangil, Pasangan SHM-MAR Didoakan Habib Husein Al Jufri
apahabar.com

Kalsel

Sudah di Kantong, KPU Segera Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon di Pilkada Kalsel 2020
apahabar.com

Politik

Bang Dhin-Ananda Dinilai Pantas Pimpin Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Waspadai Modus Politik Uang; Transfer Pulsa hingga Janji Umrah
apahabar.com

Politik

Ben Brahim Lepas Jabatan Bupati, Otomatis Ini Penggantinya
apahabar.com

Politik

Di Depan Emak-Emak, Andin – Guru Oton Janji Kembangkan Usaha UMKM Kaum Perempuan
apahabar.com

Politik

33 Kepala Suku di Kalsel Diwanti-wanti Tak Terprovokasi Kampanye Hitam!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com