Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Gandeng Balai Bahasa Kalsel, Pemkab HST Penuhi Standar Mutu Bahasa Guru

- Apahabar.com Jumat, 25 September 2020 - 07:45 WIB

Gandeng Balai Bahasa Kalsel, Pemkab HST Penuhi Standar Mutu Bahasa Guru

Wabup Berry membuka diskusi kelompok terumpun di Aula Dinas Pendidikan HST, Kamis (24/9). Foto-Prokom HST for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar diskusi kelompok terumpun pengawasan dan pengendalian penggunaan bahasa di media massa. Diskusi ditujukan kepada guru yang mengelola mading, media cetak di sekolahan.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang guru SMP dan SMA. Diskusi digelar mulai 24 – 25 September di Aula Dinas Pendidikan HST.

Menggandeng Balai Bahasa Kalsel sebagai pemateri, diskusi terumpun dibuka langsung Wakil Bupati HST, Berry Nahdian Forqan, Kamis (24/9).

Berry dalam sambutannya menyebutkan seiring perjalanan waktu, media massa telah berkembang menjadi lebih baik lewat penggunaan bahasa Indonesia yang baku. Tujuannya, tulisan harus mudah dipahami oleh masyarakat luas.

“Jika memungkinkan, melalui kegiatan ini, lahir kerjasama untuk memenuhi standar mutu yang belum dicapai dan kewenangan akan memperkuat upaya sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu kepada seluruh peserta didik,” kata Berry.

Diterangkan Berry, akar masalah persoalan pendidikan di HST dapat dipecahkan jika membuat solusi alternatif, terutama untuk masalah mutu.

Karena itu, Berry mengharapkan kerjasama dari semua stakeholder agar ke depannya berkontribusi, terutama pada setiap program untuk peningkatan mutu pendidikan agar dapat berjalan dengan baik.

“Lewat diskusi ini saya harapkan kita dapat meminimalkan kesalahan-kesalahan berbahasa tersebut,” tutup Berry.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Kalsel, M Luthfi Baihaqi, mengatakan seiring perkembangan zaman, dari waktu ke waktu telah membuat media massa menjadi rujukan masyarakat. Sebagai contoh, dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Penggunaan tata bahasa Indonesia dari berbagai media cetak, elektronik maupun online, sebut Luthfi, sepatutnya dapat memartabatkan bahasa negara.

Sebab, media massa, di samping menyampaikan informasi terkait dengan substansi, bahasa yang digunakan juga harus teratur, benar, dan baku. Tentu harus sesuai kaidah tata bahasa.

Diutarakan Luthfi, pihaknya telah melakukan penelitian guna mengkaji pemakaian bahasa di media massa.

Dari hasil kajian itu, Balai Bahasa Kalsel mendapati beberapa aspek kesalahan dalam berita-berita yang diterbitkan media massa. Seperti kaidah ejaan, pembentukan kata, pilihan kata, penyusunan kalimat dan lain sebagainya.

“Kesalahan yang paling dominan terjadi yaitu penyusunan kalimat dan penggunaan ejaan. Kadang kalau menulis kalimat kita tidak sadar kalau itu tidak bersubyek dan terlalu bertele-tele,” tutup Luthfi

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Hantakan

HST

Kabar Gembira, Dua Jalan di Hantakan HST Sudah Bisa Diakses Kendaraan
Aktivis dan pegiat lingkungan hidup, Kosim, saat ditemui apahabar.com di kebunnya di Hinas Kiri, BAT./Foto-HN Lazuardi

HST

Penambangan Andesit di HST Disoroti, Pegiat Lingkungan: Lebih Baik Penghijauan
apahabar.com

HST

Cuti Bersama, Kantor BPJS Kesehatan Barabai Tetap Buka Pelayanan
Polres

HST

Libur Panjang Akhir Tahun, Polres HST Tingkatkan Pengawasan di Wisata
paripurna

HST

DPRD HST Gelar Rapat Paripurna, Aulia-Mansyah Segera Dilantik
banjir hst

HST

Rumah Hilang Disapu Banjir, Warga Waki HST Pilih Tinggal di Puing-Puing
apahabar.com

HST

Fakta Terbaru, Kasus Pembunuhan Latifah, Wanita Hamil Istri Muda Pembakal di HST Pelaku Diduga Masih di Bawah Umur
apahabar.com

HST

Tamzil Pensiun, Staf Ahli Gubernur Kalsel Isi Kursi Sekda HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com