ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

Gandeng Grab dan Gojek, BNNK Banjarmasin Gencar Sosialisasikan Bahaya Narkoba

- Apahabar.com Jumat, 11 September 2020 - 11:11 WIB

Gandeng Grab dan Gojek, BNNK Banjarmasin Gencar Sosialisasikan Bahaya Narkoba

BNNK Banjarmasin ajak Grab dan Gojek Indonesia sosialisasi cegah narkoba di Banjarmasin. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarmasin kian gencar melakukan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

Kali ini, BNNK Banjarmasin menyasar perusahaan swasta berskala nasional di Banjarmasin, seperti Grab dan Gojek Indonesia.

“Mereka merupakan pegiat anti narkoba dari perusahaan Grab dan Gojek Indonesia. Jumlahnya kurang lebih 20 orang,” ucap Kepala BNNK Banjarmasin AKBP Agus Lukito, Kamis (10/9) kemarin.

Menurut Agus Lukito, masyarakat harus turut serta mengawasi dan mencegah peredaran gelap narkoba di Banjarmasin.

Baca juga :  Tertekan Kenaikan Dolar AS, Harga Emas Turun Lagi

“Minimal bisa mengimbau masyarakat lain untuk tidak menggunakan narkoba,” kata Kepala BNNK Banjarmasin ini.

AKBP Agus Lukito meminta masyarakat yang mempunyai keluarga kecanduan narkoba agar melaporkan diri ke BNNK untuk proses rehabilitasi. “Itu gratis dan tidak dipungut biaya,” tegas Agus.

Narkoba, sambung Kepala BNNK Banjarmasin ini memiliki dampak negatif bagi kehidupan, terlebih dalam kehidupan bermasyarakat.

Sehingga harus dicegah penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram tersebut.

Baca juga :  Pidato Perdana Presiden Jokowi di Sidang Umum PBB, Serukan Akses yang Setara Terhadap Vaksin Covid-19

Sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020 – 2024.

“Lebih dari 90 persen penyalahgunaan narkoba berada pada usia 15 – 34 tahun. Ini berdasarkan penelitian Universitas Indonesia dan BNN Pusat,” pungkas Agus.

Dalam kesempatan itu, berhadir pula Kasat Binmas Polresta Banjarmasin, Kompol Soni Sulardi sebagai narasumber.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Cegah Bahaya Narkoba, BNN Gandeng 20 Sekolah di Banjarmasin
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Cegah Peredaran Narkoba, BNNK Sosialisasikan ke Dinkes Banjarmasin
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

BNN Kembali Tekankan Bahaya Narkoba di SMK Bina Banua Banjarmasin
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

BNN Tes Urine Puluhan Karyawan PT DML Dock Yard Banjarmasin
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Puluhan Manager Hotel di Banjarmasin Ikut Workshop Anti Narkoba
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Melalui Gowes Bersama, BNNK Banjarmasin Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

10 Pegawai Kecamatan Banteng di Tes Urine, Ini Hasilnya!
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

BNN: ASN Harus Paham Regulasi dan Bahaya Narkoba
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com