Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Hari Ini, Rupiah Berpotensi Menguat Seiring Dukungan Paket Stimulus Lanjutan AS

- Apahabar.com Selasa, 29 September 2020 - 12:06 WIB

Hari Ini, Rupiah Berpotensi Menguat Seiring Dukungan Paket Stimulus Lanjutan AS

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (29/9) berpotensi menguat.

Potensi penguatan rupiah hari ini seiring dukungan rencana paket stimulus lanjutan oleh pemerintah AS.

Pada pukul 9.56 WIB, rupiah menguat 12 poin atau 0,08 persen menjadi Rp14.888 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.900 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, mengatakan rupiah kemarin mendapatkan tekanan karena kekhawatiran pasar terhadap perlambatan pemulihan ekonomi di Indonesia.

“Kekhawatiran ini masih bisa menjadi sentimen negatif untuk pergerakan rupiah hari ini,” ujar Ariston di Jakarta, Selasa.

Tapi di sisi lain, lanjut Ariston, dolar AS yang mulai tertekan sejak kemarin bisa menjadi pendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS.

Menurut Ariston, pelemahan dolar AS dipicu oleh kelanjutan rencana stimulus paket dua AS dengan proposal terbaru senilai 2,2 triliun dolar AS dari Partai Demokrat yang akan dirundingkan dengan Partai Republik.

“Stimulus AS ini akan membantu pemulihan ekonomi di AS dan memberikan sentimen positif ke pasar aset berisiko,” kata Ariston.

Ia menambahkan rupiah berpotensi berbalik menguat bila sentimen pelemahan dolar AS berlanjut.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.800 per dolar AS hingga Rp14.950 per dolar AS.

Pada Senin (28/9) kemarin, rupiah ditutup melemah 27 poin atau 0,18 persen menjadi Rp14.900 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.873 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Cadangan Emas Ditemukan di Dompu NTB
apahabar.com

Ekbis

Data Ekonomi Global Membaik, Harga Minyak Dunia Naik
apahabar.com

Ekbis

Bagasi Pesawat Berbayar, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Turun
apahabar.com

Ekbis

Arus Balik Libur Natal, Konsumsi Pertamax dan Pertamina Dex Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Lenovo Perkenalkan Laptop Khusus Bussinesman dan Gamers di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Awal September, Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Cuaca Ekstrem Berpotensi Picu Inflasi di Kawasan Timur Indonesia
apahabar.com

Ekbis

IHSG Zona Merah, Rupiah Akhir Tahun Ditutup Menguat Tajam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com