Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi BREAKING! Hari Pertama Lebaran, Sejumlah Desa di Haruyan HST Terendam Banjir

Hasil Keputusan Rapat The Fed Ancam Rupiah Melemah

- Apahabar.com Kamis, 17 September 2020 - 11:36 WIB

Hasil Keputusan Rapat The Fed Ancam Rupiah Melemah

Ilustrasi. Foto-istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Rupiah terancam melemah menyusul keputusan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve atau The Fed hari ini.

Dalam rapat The Fed telah memutuskan untuk menahan suku bunga acuan. Keputusan itu rapat The Fed itu berpotensi membuat nilai tukar (kurs) rupiah ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (19/09/2020 melemah.

Meski demikian, pada pukul 10.44 WITA, rupiah masih menguat 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp14.840 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.843 per dolar AS.

Namun, Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, seperti dikutip apahabar.com dari Antara, mengatakan, pagi ini nilai tukar regional bergerak melemah terhadap dolar AS. Indeks saham regional juga mengalami tekanan.

“Pernyataan The Fed yang mengatakan bahwa ekonomi AS berisiko tertekan bila tidak ada stimulus lanjutan dari pemerintah, mungkin yang memberi tekanan ke aset berisiko pagi ini,” ujar Ariston.

Seperti diketahui, hingga sekarang pemerintah AS masih belum sepakat dengan parlemen untuk merilis stimulus paket kedua.

Di sisi lain, lanjut Ariston, The Fed juga menjelaskan kemajuan pemulihan ekonomi AS yang mungkin menjadi faktor penguatan dolar AS pagi ini.

Dari dalam negeri, hari ini ada pengumuman hasil rapat moneter Bank Indonesia yang hasilnya mungkin tidak ada perubahan suku bunga tapi BI tetap mempertahankan pelonggaran moneter.

“Sikap BI ini mungkin bisa menahan pelemahan rupiah hari ini,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah berpotensi melemah di kisaran Rp14.800 per dolar AS hingga Rp14.950 per dolar AS.

Pada Rabu (16/9) lalu, rupiah ditutup menguat tipis 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp14.843 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.845 per dolar AS.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Sejumlah Kebutuhan Pokok di Singkawang Naik Jelang Tutup Tahun
apahabar.com

Ekbis

Antisipasi Tahun Baru di Kalimantan, Pertamina Siapkan Stok Tambahan
apahabar.com

Ekbis

Tampil Maskulin, Yamaha Scorpio Z 2008 Modif Bratstyle
apahabar.com

Ekbis

Bersamaan dengan Debat Capres AS, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif
Syamsudin Noor

Ekbis

Kuatir Mahal, Pesanan Tiket Pesawat di Kalsel Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Stok Ramadhan Cukup, Tak Perlu Memborong
apahabar.com

Ekbis

Daftar Harga BBM Sepanjang Maret 2020
apahabar.com

Ekbis

Pacu Ekspor, Kemenperin Genjot Industri Smeler Nikel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com