Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Hasil Swab Positif Covid-19, Bapaslon Pilkada Kalsel 2020 Tetap Berhak Daftar ke KPU

- Apahabar.com Jumat, 4 September 2020 - 15:17 WIB

Hasil Swab Positif Covid-19, Bapaslon Pilkada Kalsel 2020 Tetap Berhak Daftar ke KPU

Ketua KPU Kalsel Samuji siap menyambut pendaftaran bakal pasangan calon Pilkada Kalsel 2020, hingga Minggu (4/9) lusa. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah pandemi Covid-19, KPU secara resmi membuka pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) di Pilkada Kalsel 2020, sejak hari ini hingga Minggu (6/9) lusa.

Lalu bagaimana jika, salah satu dari bapaslon pilkada Kalsel 2020 yang akan bertarung positif Covid-19?

Yang jelas, KPU Kalsel berkomitmen terus menerapkan protokol kesehatan.

Salah satunya, KPU Kalsel mewajibkan kepada bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Kalsel 2020 untuk membawa hasil swab Covid-19 saat proses pendaftaran berlangsung.

“Kami tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam proses pendaftaran peserta pemilu. Saat datang ke sini, pasangan calon harus membawa hasil swab,” ucap Ketua KPU Kalsel, Sarmuji, Jumat (4/9) pagi tadi.

Kemudian hasil swab itu, kata dia, diserahkan langsung kepada petugas KPU Kalsel.

Jika hasilnya negatif, maka pasangan calon diperkenankan untuk hadir dalam proses pendaftaran tersebut.

Namun apabila hasilnya positif, maka yang bersangkutan akan disuruh pulang oleh petugas. Namun, mereka tetap berhak menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Kalsel.

Dan yang bersangkutan sudah dianggap hadir sebagai peserta Pilgub Kalsel 2020.

Hanya saja yang penting tegas Samuji, setiap paslon wajib mengantongi hasil swab.

“Ketika peserta pemilu tidak membawa hasil swab, maka akan dipulangkan dan dianggap tidak hadir. Sehingga pasangan itu dianggap tidak memenuhi syarat (TMS),” tegasnya.

Mengingat, hal itu menjadi syarat calon kepala daerah. Sehingga kalau tidak bisa hadir, maka dinilai tidak memenuhi syarat.

“Namun, ketika hasil swab positif, maka mereka tidak boleh ke sini, tetapi sudah dianggap hadir,” cetusnya.

Dalam pendaftaran kali ini, peserta pemilu wajib menggunakan masker, hand sanitizer, dan tempat cuci tangan.

“Dalam ruangan juga dibatasi, yakni maksimal 20 orang,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Polling Pilkada 2020
Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Rp 14 Miliar untuk Informasi Keberadaan Penerus Osama bin Laden, Intip Sosoknya
apahabar.com

Politik

Golkar Optimis Ulang Cerita Manis di Kalsel
apahabar.com

Politik

Ketika Nasdem Gabung Koalisi Berbenah di Pilkada Banjarmasin, Mushaffa: Kami Makin Mantap
apahabar.com

Politik

Survei Charta Politika Elektabilitas Haji Martinus-Jaya di Atas Gusti Iskandar-Iwansyah dan Aditya-Wartono
apahabar.com

Politik

Jelang Pendaftaran Pilwali Banjarbaru, Ovie Ganti Pasangan Lagi?
apahabar.com

Politik

Kim dan Trump Akan Kembali Bertemu Hari Ini
apahabar.com

Politik

Merasa Diabaikan, Kaum Disabilitas Ingin Perubahan dan Pemimpin Baru di Kota Banjarmasin
apahabar.com

Politik

H Mawardi Kembali Pimpin Golkar Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com