Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Hidup Sebatang Kara, Kai Anggut Rindu Cucunya yang Jadi Imam di Makkah

- Apahabar.com Kamis, 24 September 2020 - 14:26 WIB

Hidup Sebatang Kara, Kai Anggut Rindu Cucunya yang Jadi Imam di Makkah

Kai Anggut atau bernama asli Saberi, kakek dari Syekh Asal Al Banjari yang menjadi imam di kota Makkah. Foto-Muhammad Hidayat

apahabar.com, KANDANGAN – Tidak memiliki siapa-siapa lagi, Kai Anggut mengaku rindu dan berharap bisa bertemu cucunya lagi, yang dikabarkan menjadi imam beberapa masjid di Tanah Suci Makkah, Saudi Arabia.

Kai Anggut atau bernama asli Saberi, kini hidup miskin sebatang kara di hutan Dusun Tambak Pipi’i, Desa Batulaki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Kediamannya jauh dari pusat Desa, dengah jalan lumayan menguji nyali. Ia pun tak punya kendaraan jika mau pergi ke mana-mana.

Ia merupakan warga Kalinduku-Tajau Balah, Desa Ambutun, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten HSS.

Kai Anggut memiliki seorang puteri bernama Mariati (almarhum), yang ikut menetap di Makkah bersama suaminya.

Ternyata Mariati dikarunia 2 anak laki-laki, satu di antaranya yakni Syekh Asal Syu’bah bin Haji Yanto Al-Makki Al-Banjari.

Syekh Asal sempat viral, karena menjadi pemuda keturunan Kalimantan yang menjadi imam di Kota Makkah.

Kai Anggut mengaku rindu untuk bertemu dengan cucunya lagi, meski hanya sebentar. Jika bisa, paling tidak, bisa berkumpul sampai 2 atau 3 hari.

“Anak tidak ada lagi, tinggal cucu yang dimiliki sebagai gantinya. Namanya cucu, bagaimanapun tetap cucu, ingin bertemu,” ucapnya dengan mata berbinar-binar.

apahabar.com

Syekh Asal Syu’bah bin Haji Yanto Al Makki Al Banjari. Foto-Istimewa

Kai Anggut pernah dikunjungi langsung oleh Syekh Asal, yang ujarnya sangat mirip puterinya itu. Namun pertemuannya tak berlangsung lama, dan itu sudah sekitar 3 tahun lalu. Sampai kini, dia tidak tahu lagi kabar sang cucu.

“Dandaman (rindu, red) sekali, melihat cucu yang mirip sekali anak saya itu, tetapi apalah daya tidak mampu mendatangi,” ucapnya.

Ia berharap, cucunya atau siapa pun yang dapat memfasilitasi, jika ada kesempatan dapat mempertemukan lagi baik di kediaman saat ini, maupun di kampung halaman.

Miris! Kakek Imam Masjid Makkah Asal Banjar Tinggal Sebatang Kara di Tengah Hutan

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perjalanan Dinas ASN Pemkot Banjarmasin Masih Seperti PSBB
apahabar.com

Kalsel

Efektifkan Sosialisasi Perbup, Polsek Anjir Pasar Sasar Kerumunan Warga
apahabar.com

Kalsel

Mengantuk, Tiang Listrik di Skip Lama Ditabrak hingga Roboh
apahabar.com

Kalsel

Penyebab Kebakaran Belakang Pasar Hanyar Masih Misterius
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel Pagi ini: ODP dan PDP Melonjak
apahabar.com

Kalsel

Ngantuk, Mobil Toyota Fortuner Tabrak Pembatas Jalan Terminal

Kalsel

VIDEO: Usai Go to Kampus, Hipmi Segera Luncurkan Hipmi Coffe
apahabar.com

Kalsel

Dukung Pembangunan Berbasis Keluarga, Ibnu Sina Senam Bersama Ibu-Ibu KB PKK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com