Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru Bocoran Lima Kepala Dinas Pemkot Banjarmasin Terpilih Keluar, Simak Nama-Namanya Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming Viral, Kisah Nelayan Kotabaru Terombang-ambing 6 Hari di Laut karena Perahu Karam Skandal Sabu IRT Kotabaru, Ditangkap Gegara 0,36 Gram

Hindari Kluster Sekolah, Disdik Kalsel Tunda Pembelajaran Tatap Muka

- Apahabar.com Rabu, 16 September 2020 - 16:00 WIB

Hindari Kluster Sekolah, Disdik Kalsel Tunda Pembelajaran Tatap Muka

ilustrasi. Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan menunda pembelajaran secara tatap muka sampai kasus Covid-19 melandai. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan akan menunda pembelajaran secara tatap muka sampai kasus Covid-19 melandai. Pemerintah tidak menginginkan adanya kluster baru dari zona sekolah.

“Kebijakan di provinsi, kita tidak akan menerapkan kalau itu zona kuning. Karena dari pengalaman di Surabaya, begitu diturunkan langsung terjadi kluster baru, ” kata Kepala Disdik Kalsel, Yusuf Effendi, Rabu (16/9)
Meski Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan kebijakan syarat pembelajaran tatap muka, namun Pemprov Kalsel tidak ingin mengambil risiko tersebut.

Baca juga :  Nomor Urut Diundi, Cuma 1 Paslon Pilwali Banjarmasin Taat Prokes!

“Memang ada perluasan sebenarnya, tidak hanya zona hijau tetapi memungkinkan zona kuning. Lalu harus ada persetujuan pemerintah daerah, orang tua siswa dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, ” ungkap dia

Untuk melakukan pembelajaran tatap muka, maka daerah tersebut harus dipastikan dalam kondisi yang kondusif. Tidak hanya satu kecamatan atau kelurahan saja yang berzona hijau, tetapi seluruh wilayah.

Baca juga :  Klaster Industri Berpotensi Tambah Kasus Covid-19 di Barito Kuala

“Jadi kalau misalnya di Banjarmasin hanya 3-6 kelurahan saja yang zona hijau tetapi yang lain belum, maka tidak akan diturunkan (aturan tatap muka), ” jelasnya

Sebagai informasi, data terakhir penularan Covid-19 di Kalsel sudah mencapai 9.500 kasus. 1.513 orang di antaranya masih dinyatakan sebagai pasien positif yang menjalani perawatan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Minibus Guru Danau Mengalami Kecelakaan di Kandangan
apahabar.com

Kalsel

Kucurkan Dana Puluhan Juta, Pemkab Balangan Segera Rehab RTLH
apahabar.com

Kalsel

Ajak Masyarakat ‘Bela Negara’, Waket DPRD Kalsel: Radikalisme Musuh Kita Bersama
apahabar.com

Kalsel

Undang Undang Profesi Penilai Mendesak
apahabar.com

Kalsel

Dukung Penyelenggaraan Pemilu, Apahabar.com Diganjar Penghargaan Oleh KPU Kalsel
Sebelum Dijemput Keluarga, 52 Santriwati Darul Hijrah Asal Tapin Cek Kesehatan

Kalsel

Sebelum Dijemput Keluarga, 52 Santriwati Darul Hijrah Asal Tapin Cek Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Ustaz Hamdani Akbar, Penceramah Kondang HST Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Gerindra Peduli Bantu Masyarakat Cegah Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com