3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Ibnu Sina Cabut Kebijakan Air 10 Kubik, Ombudsman: Dia Pandai Memanfaatkan Momentum

- Apahabar.com Kamis, 17 September 2020 - 11:40 WIB

Ibnu Sina Cabut Kebijakan Air 10 Kubik, Ombudsman: Dia Pandai Memanfaatkan Momentum

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina cabut kebijakan air 10 kubik. Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Pencabutan kebijakan tarif dasar 10 kubik pemakaian air bersih PDAM Bandarmasih oleh Wali kota Banjarmasin Ibnu Sina menuai sejumlah pertanyaan.

Terkesan mendadak, kebijakan ini bahkan disangkut pautkan dengan pencalonan diri Ibnu sebagai wali kota untuk periode mendatang. Kepala Ombudsman perwakilan Kalsel, Noorhalis Majid, menilai hal ini sah-sah saja sepanjang tidak ada aturan yang dilanggar.

“Sah-sah saja, berarti dia pandai memanfaatkan momentum,” kata Majid saat dihubungi apahabar.com, Kamis (17/9) pagi.

Tak menampik, strategi yang dilakukan Ibnu menjadi peluang besar bagi dirinya yang masih memegang jabatan resmi sebagai kepala daerah. Walau begitu, kebijakan ini tentunya menguntungkan dan berpihak pada sisi masyarakat.

“Kebijakan populis, itu dalam politik biasa saja. Pasti ada sangkut pautnya dengan pilkada, tetapi momentum itu dimanfaatkan dan bersamaan menguntungkan masyarakat,” nilainya.

Dalam hal ini, kata Majid, tidak ada kerugian yang ditimbulkan. Sebab, pemerintah tentunya melakukan sejumlah pertimbangan atas aturan tersebut.

“Tidak ada yang rugi. Karena PDAM tidak dalam konteks mencari untung tetapi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dari sisi pemerintah pun, pasti sudah dihitungnya, ” tuturnya

Sebagai pengingat, PDAM Bandarmasih pada 2017 lalu membuat kebijakan tarif dasar pemakaian air bersih sebanyak 10 kubik. Kebijakan ini juga telah disetujui pemerintah kota dan berujung menimbulkan protes pada masyarakat.

“Ini memang kebijakan yang sudah lama diprotes tetapi tidak diindahkan. Maka, mungkin ini momentum bagi wali kota untuk mengambil kesempatan bahwa ada kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, ” imbuhnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tak Terima Ditegur Saat Latihan Road Race, Belati Bicara

Kalsel

Korban Jiwa Berjatuhan di Pumpung, Walhi Desak Paman Birin Ambil Langkah Luar Biasa
apahabar.com

Kalsel

Mau Tau Prakiraan Cuaca Hari Ini? Berikut Ramalan BMKG

Kalsel

Diberhentikan, Wakil Bupati Tabalong Zony Alfianoor Melawan
apahabar.com

Kalsel

Unik, Sikat Gigi sampai Sandal Jepit Bekas Jokowi Diabadikan
apahabar.com

Kalsel

Driver Kalsel Resah, Bomber Medan Gunakan Atribut Ojol
apahabar.com

Kalsel

Lelang Proyek JPO Banjarmasin Ditunda
apahabar.com

Kalsel

Oknum Sipir Ditangkap, Sabu Diduga dari Lapas Teluk Dalam Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com