Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Ibu Kandung Pukuli Anak Hingga Tewas saat Belajar Online, Korban Dimakamkan Diam-Diam

- Apahabar.com Rabu, 16 September 2020 - 00:35 WIB

Ibu Kandung Pukuli Anak Hingga Tewas saat Belajar Online, Korban Dimakamkan Diam-Diam

Ibu muda yang tega menghabisi anaknya karena kesal saat belajar online ketika menjalani pemeriksaan. Foto-Okz

apahabar.com, BANTEN – Ibu muda warga Kelurahan Kreo, Tanggerang tega menganiaya anaknya hingga tewas. Pemicunya karena sang anak tidak memperhatikan arahan saat belajar online di rumah.

Ibu itu memukuli anaknya dengan gagang sapu. Akibatnya, korban yang diketahui bernama Keysa Safiayah itu pun tewas. Bocah yang masih berusia 8 tahun itu dibawa ke Cijaku, Lebak, Banten untuk dimakamkan secara diam-diam.

Awalnya korban saat itu sedang belajar online bersama kembarannya. Saudara kembarnya selamat karena menurut ibunya, sedangkan Keysa cuek sehingga ia mendapat perlakuan tak senonoh.

Kesalan tak hanya dilampiaskan sekali, pelaku yang sudah naik pitam terus memukuli korban pakai sapu. Tak hanya itu, Keysa juga dicubit lalu dihantam pakai benda keras hingga korban tak sadarkan diri.

Baca juga :  Jadi Percontohan Pelayanan Publik, Kalsel Usulkan Sejumlah Inovasi

Suaminya yang mengetahui hal tersebut panik. Kemudian sang suami bersama istrinya membawa korban ke Cijaku, Lebak, Banten, untuk dimakamkam secara diam-diam.

Kepada polisi pelaku mengaku membawa korban menggunakan sepeda motor. Sebelum menguburkannya, mereka sempat bersilaturahmi ke rumah kerabat untuk kemudian meminjam cangkul dengan alasan untuk mengubur bangkai binatang.

Selanjutnya korban yang masih berpakaian lengkap dimakamkan diam-diam di TPU kawasan Cijakupada 26 Agustus 2020.

Kemudian pada Sabtu 12 September 2020 warga curiga ketika melihat gundukan tanah mirip makam. Kemudian hal itu dilaporkan ke polisi.

Baca juga :  Antisipasi Stok Pangan Akhir Tahun, Peneliti Ingin Pemerintah Buat Kebijakan Strategis

Pihak berawajib pun membongkar gundukan tanah tersebut lalu menemukan jasad korban berpakaian lengkap. Selanjutnya temuan itu dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi.

Kepada polisi ibu korban mengakui perbuatannya. Ia mendorong pelaku hingga kepalanya terbentur. “Saya dorong dia hingga jatuh kejedot,” ujar pelaku kepada petugas Polres Lebak beberapa waktu lalu.

Tak sampai di situ, ia berkali-kali memukul korban. Saat ditanya bagian mana yang dipukul, pelaku menjawab, “bagian tangan kiri sama kaki”. (Okz)

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Hingga September 2019, Polda Kalsel Tetapkan 5 Tersangka Karhutla
apahabar.com

Hukum

Duel Maut di Jalan Djok Mentaya, Boneng Divonis 5 Tahun Penjara

Hukum

Pengasuh Ponpes Limpasu HST Bantah Cabuli Para Santriwati
apahabar.com

Hukum

Lagi Fly, 5 Budak Sabu di HST Diringkus Anggota Polsek Hantakan
apahabar.com

Hukum

Pasca Joko Driyono Ditahan, PSSI Pastikan Tetap Jalan
apahabar.com

Hukum

Dengan Modus Swallow, WNA Thailand Gagal Seludupkan Narkotika di Bandara Ngurah Rai

Hukum

VIDEO: Pria Membawa Sajam Ganggu Operasional PT Adaro
apahabar.com

Hukum

Penyerang Novel Baswedan Pelaku Diduga Anggota Polri Aktif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com