Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Ibu Kandung Pukuli Anak Hingga Tewas saat Belajar Online, Korban Dimakamkan Diam-Diam

- Apahabar.com Rabu, 16 September 2020 - 00:35 WIB

Ibu Kandung Pukuli Anak Hingga Tewas saat Belajar Online, Korban Dimakamkan Diam-Diam

Ibu muda yang tega menghabisi anaknya karena kesal saat belajar online ketika menjalani pemeriksaan. Foto-Okz

apahabar.com, BANTEN – Ibu muda warga Kelurahan Kreo, Tanggerang tega menganiaya anaknya hingga tewas. Pemicunya karena sang anak tidak memperhatikan arahan saat belajar online di rumah.

Ibu itu memukuli anaknya dengan gagang sapu. Akibatnya, korban yang diketahui bernama Keysa Safiayah itu pun tewas. Bocah yang masih berusia 8 tahun itu dibawa ke Cijaku, Lebak, Banten untuk dimakamkan secara diam-diam.

Awalnya korban saat itu sedang belajar online bersama kembarannya. Saudara kembarnya selamat karena menurut ibunya, sedangkan Keysa cuek sehingga ia mendapat perlakuan tak senonoh.

Kesalan tak hanya dilampiaskan sekali, pelaku yang sudah naik pitam terus memukuli korban pakai sapu. Tak hanya itu, Keysa juga dicubit lalu dihantam pakai benda keras hingga korban tak sadarkan diri.

Suaminya yang mengetahui hal tersebut panik. Kemudian sang suami bersama istrinya membawa korban ke Cijaku, Lebak, Banten, untuk dimakamkam secara diam-diam.

Kepada polisi pelaku mengaku membawa korban menggunakan sepeda motor. Sebelum menguburkannya, mereka sempat bersilaturahmi ke rumah kerabat untuk kemudian meminjam cangkul dengan alasan untuk mengubur bangkai binatang.

Selanjutnya korban yang masih berpakaian lengkap dimakamkan diam-diam di TPU kawasan Cijakupada 26 Agustus 2020.

Kemudian pada Sabtu 12 September 2020 warga curiga ketika melihat gundukan tanah mirip makam. Kemudian hal itu dilaporkan ke polisi.

Pihak berawajib pun membongkar gundukan tanah tersebut lalu menemukan jasad korban berpakaian lengkap. Selanjutnya temuan itu dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi.

Kepada polisi ibu korban mengakui perbuatannya. Ia mendorong pelaku hingga kepalanya terbentur. “Saya dorong dia hingga jatuh kejedot,” ujar pelaku kepada petugas Polres Lebak beberapa waktu lalu.

Tak sampai di situ, ia berkali-kali memukul korban. Saat ditanya bagian mana yang dipukul, pelaku menjawab, “bagian tangan kiri sama kaki”. (Okz)

Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Terindikasi Gila, Penjagal Bocah SD di Limpasu HST Tak Bisa Dipidana?
apahabar.com

Hukum

Pelaku Pembunuhan Jembatan Lima Akhirnya Dibekuk!
apahabar.com

Hukum

Puluhan Miras Disita dari Salon Jalan Veteran Marabahan
apahabar.com

Hukum

KPK: UU Antikorupsi Indonesia Belum Berstandar Dunia
apahabar.com

Hukum

Begini Cerita Pria yang Lolos Penembakan di New Zealand ‘Berkat Alquran’
apahabar.com

Hukum

Diduga Sedang Berjudi, Dua Beranak di Amuntai Diciduk Polisi
apahabar.com

Hukum

Novel: Terdapat Konflik Kepentingan Soal Laporan Ombudsman
apahabar.com

Hukum

Tanggapan Bupati Soal Penggerebekan Tempat Produksi Sabu di Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com