Skandal Baramarta, Eks Dirut Bongkar Sosok Oknum Jaksa Diduga Penikmat Korupsi Dana Taktis Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis!

IHSG BEI Pagi Ini Dibuka Melemah, Kenapa?

- Apahabar.com Rabu, 9 September 2020 - 10:53 WIB

IHSG BEI Pagi Ini Dibuka Melemah, Kenapa?

Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak melemah, Rabu (9/9) pagi.

IHSG dibuka melemah 30,04 poin atau 0,57 persen ke posisi 5.214,03.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,61 poin atau 0,92 persen menjadi 818,47.

“Maraknya sentimen negatif dari bursa global membuat kami memprediksi IHSG juga akan mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini,” ujar Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan tertulisnya, Rabu (9/9).

“Para pelaku pasar juga akan mencermati data penjualan ritel Indonesia yang akan diumumkan hari ini,” sambungnya.

Bank Indonesia memperkirakan penjualan ritel akan terkontraksi 12,3 persen (yoy).

Penjualan ritel dapat menjadi indikator terhadap konsumsi Indonesia yang merupakan kontributor terbesar bagi PDB Indonesia.

Dari eksternal, bursa saham AS pada perdagangan semalam bergerak negatif. Cukup banyak sentimen negatif yang mengiringi pelemahan bursa saham AS semalam.

Yang pertama adalah hubungan AS-China yang kembali merenggang dengan ingin memutuskan rantai bisnis dengan China.
Penurunan terbesar terjadi di sektor teknologi, dengan terindikasi Softbank melakukan opsi beli (call option) besar terhadap saham-saham berbasis teknologi, sehingga ada potensi ambil untung besar.

Selanjutnya adalah sentimen dari calon vaksin virus Astrazenecca yang menahan uji coba vaksin buatan mereka setelah ditemukan efek samping di Inggris.

Dari pasar komoditas, harga minyak terpantau turun, dengan Brent minus 5,3 persen dan WTI minus 7,6 persen.

Pelemahan terjadi setelah Arab Saudi menurunkan harga jual minyaknya, serta adanya sentimen negatif dari perkembangan virus Covid-19 yang semakin banyak dan menyebabkan pesimisnya para ekonom dalam memandang ekonomi ke depannya.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 333,82 poin atau 1,43 persen ke 22.940,31, indeks Hang Seng turun 273,71 poin atau 1,11 persen ke 24.350,63, dan indeks Straits Times melemah 13,34 atau 0,53 ke 2.491,42. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bank Mandiri

Ekbis

Dear Warga Kalsel, Kartu Debit ‘Gesek’ Bank Mandiri Mau Diblokir, Buruan Tukar!
apahabar.com

Ekbis

Bisa Cegah Korupsi, Genbi Kalsel Ajak Pengusaha Gerakkan Pembayaran Nontunai
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini Rupiah Diperkirakan Masih Akan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Kelapa Sawit Indonesia Dilirik Peru, Gapki Kalsel: Pasar Potensial
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini, Mata Uang Garuda Terancam Melemah
apahabar.com

Ekbis

Fintech Tunaiku Kucurkan Kredit Satu Triliun Rupiah Selama 2018
apahabar.com

Ekbis

Harga BBM Turun, Hiswana Migas Kalsel Soroti Penggunanya
apahabar.com

Ekbis

Harga Cabai Diprediksi Anjlok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com