Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Indocement Dukung Penuh Desa Langadai Jadi Kampung Iklim Tingkat Nasional

- Apahabar.com Kamis, 17 September 2020 - 09:34 WIB

Indocement Dukung Penuh Desa Langadai Jadi Kampung Iklim Tingkat Nasional

Persiapan Desa Langadai, Kecamatan Kelumpang Hilir menyambut tim penilai Proklim tingkat nasional. Foto-Agus for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Program Kampung Iklim (Proklim) merupakan program berskala nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Hal itu tentunya bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat serta lainnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 84 tahun 2016 tentang Proklim.

Terkhusus di Kabupaten Kotabaru, ada dua desa yang nominasi penilaian tim Proklim tingkat nasional yakni, Desa Gunung Ulin dan Desa Langadai.

Direncanakan, tim penilai akan kembali datang untuk melaksanakan penilaian yang sebelumnya juga telah datang ke dua desa tersebut.

Menyikapi situasi itu, salah satu perusahaan produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk peduli untuk ikut berperan memberikan support khususnya di daerah Desa Langadai, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru.

Pembinaan perusahaan Indocement dimulai dari awal dan bekerja sama dengan aparat serta masyarakat Desa Langadai kini membuahkan hasil. Yakni, Desa Langadai mendapatkan kesempatan menjadi Desa Proklim utama tingkat nasional di Indonesia.

Kepala Desa Langadai, Sutrisno, mengapresiasi pihak perusahaan yang telah membantu dalam persiapan sebelum tim penilai Proklim datang ke daerahnya.

Baca juga :  Via Zoom, Denny-Difri Hadirkan Sandiaga Uno di Bincau Martapura

“Alhamdulillah, banyak hal yang dibantu oleh perusahaan. Hal itu pastinya secara tidak langsung merupakan bentuk kepedulian Indocement mereka kepada kami dalam hal penilaian Proklim,” ujarnya, Kamis (17/9) pagi.

Sutrisno berharap, Kampung Langadai dapat memenuhi persyaratan sesuai dengan kriteria Proklim. “Yang pasti, kami telah bersiap untuk kedatangan tim penilai nanti ke desa kami. Sekali lagi terimakasih kepada Indocement yang telah memberikan supportnya,” katanya.

Salah satu penggiat lingkungan hidup dari Desa Langadai, Adawiyah mengaku bangga. Sebab, kampungnya dipilih menjadi salah satu daerah untuk menjalankan Proklim. Hal itu tentunya merupakan semangat bagi masyarakat untuk memberikan perhatian utamanya bagi lingkungan.

“Bagi kami memperhatikan lingkungan menjadi salah satu hal utama karena dengan begitu secara tidak langsung menjaga keberlangsungan ekosistem yang baik alam di sekitar,” ujarnya.

Adawiyah bilang, bukan hanya peduli terhadap lingkungan saja. Namun, menurutnya Proklim juga dapat meningkatkan peran serta masyarakat untuk dapat menjaga kelestarian lingkungan dan itu menjadi targetnya utamanya.

Baca juga :  Hore! Ribuan Pelajar Madrasah se-Kalselteng Terima Paket Internet Gratis XL Axiata

“Kalau sudah diri kita pribadi peduli akan hal itu, tentu lingkungan sekitar akan terjaga dengan baik dan dengan kesadaran pastinya memberikan dampak yang positif. Seperti kami telah mengelola bank sampah, bisa kita lihat dengan jelas perubahan kampung kami dan itu menunjukkan perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal menjaga lingkungan,” terangnya.

Sementara, di lain pihak, mewakili manajemen Indocement, Eva Ariani menambahkan, program ligkungan melalui Proklim yang dilaksanakan oleh pemerintah menjadi modal dasar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Hal itu secara tidak langsung, dapat memberikan efek positif terhadap pengelolaan ekosistem yang baik.

“Tentu saja, kami dari perusahaan akan mendorong dan terus berkolaborasi dengan aparat Desa Langadai dalam upaya perbaikan kualitas lingkungan hidup yang bukan hanya untuk masyarakat saja, namun juga untuk kawasan yang menjadi salah satu penyangga keberlangsungan ekosistem alam,” tuturnya mengakhiri.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

ASN Banjarmasin Tak Bisa Ganjil-Genap, Wali Kota Ungkap Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Polres Jejangkit Sosialisasi Perbup ke Perusahaan Perkebunan Sawit
apahabar.com

Kalsel

Rapat Video Conference Corona PDIP, Bang Dhin Laporkan Persoalan Kalsel
apahabar.com

Kalsel

125 Ribu Warga Tanah Bumbu Belum Miliki Jaminan Kesehatan Nasional
apahabar.com

Kalsel

KPK Beri Tips Anti Korupsi di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Pilwali Banjarmasin, Ibnu Belum Pastikan Duet Lagi dengan Hermansyah
apahabar.com

Kalsel

Jumlah Pasien Sembuh Terus Lampaui Kasus Positif Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

ACT Rangkul E-Commerce di Program Dermawan Berqurban 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com