Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda Tenang, Gempa 5,5 R di Pangandaran Tak Berpotensi Tsunami 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel

Irjen Napoleon Bonaparte Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan

- Apahabar.com Senin, 21 September 2020 - 17:10 WIB

Irjen Napoleon Bonaparte Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan

Tangkapan layar, Mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte memberikan keterangan pers usai hadiri sidang perdana gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/9). Foto-Antara/Laily Rahmawaty

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte meminta penyidikan perkara tindak pidana atas dirinya dihentikan apabila Bareskrim Polri tidak memiliki bukti.

“Kalau tidak punya bukti, ya harus dihentikan penyidikan, kecuali punya bukti harusnya datang (persidangan),” kata Irjen Napoleon usai menghadiri sidang perdana gugatan praperadilan yang diajukannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/9).

Napoleon menghadiri sidang perdana gugatan praperadilan terhadap Bareskrim Polri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Napoleon menggugat Bareskrim Polri atas penetapan dirinya sebagai tersangka tindak pidana penerbitan red notice atas nama Joko Soegiarto Tjandra.

Salah satu permohonan gugatan tersebut adalah meminta Bareskrim menggugurkan penetapan tersangka atas dirinya.

Sidang yang dipimpin Hakim Tunggal, Suharno dimulai sekitar pukul 09.00 WIB terpaksa ditunda, karena hingga pukul 11.30 WIB termohon yakni Bareskrim Polri tidak hadir di persidangan.

“Saya hadir, tapi yang nuduh saya belum hadir,” kata Napoleon.

Karena ketidakhadiran termohon, Hakim Tungggal Suharno menunda sidang selama satu pekan. Sidang kembali diagendakan Senin (28/9) dengan agenda membacakan gugatan permohonan.

Usai menghadiri sidang perdananya yang tidak dihadiri termohon, Napoleon berharap ke depan sidang gugatan praperadilan terhadap institusinya sendiri bisa berjalan sesuai norma hukum yang berlaku.

“Harapannya sidang berjalan sesuai dengan norma hukum,” kata Napoleon.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

“Seandainya Semua Orang Paham Kesetaraan Gender”
Per 16 Maret, Tarif Ojek Online Naik

Nasional

Per 16 Maret, Tarif Ojek Online Naik
apahabar.com

Nasional

Dikira Gempa, Jalan Raya Gubeng Ambles
apahabar.com

Nasional

Demi Penanganan Covid-19, Pemerintah Revisi APBN 2020

Nasional

Kapal Coast Guard China Terobos Laut Natuna, Cueki Peringatan Kapal KN Nipah 321, Bakamla Bingung Lapor Kemenlu
apahabar.com

Nasional

Ketum JMSI: Negara Sistem Politik Tertutup Lebih Mampu Hadapi Krisis Kesehatan Pandemi Covid-19
apahabar.com

Nasional

KPK Panggil Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terkait Suap Meikarta
apahabar.com

Nasional

Diguncang Gempa, Ratusan Rumah Rusak di Solok Terus Bertambah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com