Razia Tambang Batu Gamping di Jaro, Polisi Tabalong Amankan Ekskavator dan Truk Nekat Takbir Keliling di Kalsel, Simak Sanksi yang Bakal Diterapkan Polisi Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku

Izin Kedaluwarsa, 2 Senpi Personel Polres HST Disita

- Apahabar.com Sabtu, 12 September 2020 - 09:56 WIB

Izin Kedaluwarsa, 2 Senpi Personel Polres HST Disita

Salah satu anggota menyerahkan senjata jenis revolver kepada Wakapolres HST, Kompol Sarjaini, Jumat (11/9). Foto-apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Puluhan senpi milik anggota Polres Hulu Sungai Tengah diperiksa. Hasilnya, ditemukan 2 senjata api yang izinnya kedaluwarsa hingga terpaksa dilakukan penyitaan.

Pemeriksaan dipimpin langsung Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto yang dilaksanakan Wakapolres Kompol Sarjaini di halaman Makopolrses HST, Jumat (11/9) sore.

Ada dua jenis senpi yang diperiksa yakni, HS dan Revolver. Secara bergiliran, anggota memperlihatkan dan menyerahkan senpi serta surat izin yang dimilikinya kepada tim pemeriksa.

Saat pemeriksaan, ditemukan 2 anggota yang memilik surat izin kedaluwarsa atau habis masa berlakunya. Kedua senpi milik anggota yang berjenis revolver itu pun disita atau tahan.

Kompol Sarjaini menyebutkan pemeriksaan senpi pinjam pakai tersebut dilakukan rutin dan isendetil.

“Ini dilaksanakan 6 bulan sekali. Jumlah senpi yang dipinjam pakai anggota yang kami periksa sebanyak 81 pucuk hari ini,” kata Sarjaini didampingi Ps Paur Subag Polres HST ditemui apahabar.com usai pemeriksaan senpi.

Terkait surat izin anggotanya yang kedaluwarsa atau habis masa berlakunya, Sarjini mengatakan senpi anggota tersebut ditarik dan disita. Jika sudah melengkapi berkas dan melakukan perpanjangan surat izin, akan dikembalikan.

“Anggota yang masa izinnya habis kami perintahkan untuk mengurus surat sesuai prosedur yang ada. Harus mengikuti psikologi dan syarat lainnya,” tegas Sarjaini.

Pemeriksaan senpi, lanjut Sarajaini, tidak hanya dilakukan rutin. Tetapi juga diperiksaa usai ada kasus besar yang dilaksanakan.

“Setelah melaksanakan tugas dan memakai peluru harus dilaporkan dan akan kita periksa hingga diganti,” tutup Sarjaini.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Langgar Protokol Kesehatan di Kabupaten Banjar, 6 Warga Martapura Harus Terima Sanksi Ini
apahabar.com

Kalsel

Polres Tala Kembali Distribusikan Paket Bapok dan Masker
apahabar.com

Kalsel

Mobil Flat Merah Terjaring Razia di Jalan Satu Arah
apahabar.com

Kalsel

Gudang hingga Ruang Guru SD Jatuh HST Ludes Diamuk Api
Pilbup Kotabaru

Kalsel

Respons 2BHD dan SJA-Arul Jelang Putusan Sengketa Hasil Pilbup Kotabaru di MK
Taspen

Kalsel

Taspen Kirim Ratusan Paket Sembako Bantu Korban Banjir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Hikmah Dibalik Mobil Damkar yang Terguling; Pemkab Banjar Siap Inventarisasi
Kotabaru

Kalsel

Geger! Temuan Mayat Misterius di Blangkas Stagen Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com