Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Jadi Tersangka Korupsi, Politikus Partai Nasdem Andi Irfan Dititipkan di Rutan KPK

- Apahabar.com Rabu, 2 September 2020 - 23:50 WIB

Jadi Tersangka Korupsi, Politikus Partai Nasdem Andi Irfan Dititipkan di Rutan KPK

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. Foto-Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Politikus Nasdem Andi Irfan Jaya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap Jaksa Pinangki Sirna Mala Sari. Andi dititipkan Kejagung di Rutan KPK.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan KPK melalui unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan (Korsupdak) menerima penitipan tempat penahanan dalam perkara dugaan korupsi secara bersama-sama atau pembantuan terhadap pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji.

“Yaitu, atas nama tersangka AI sebagaimana surat permohonan yang disampaikan oleh Direktur Penyidikan Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI,” ujar Ali dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (2/9).

Ia mengatakan tersangka Irfan Jaya terlebih dulu akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Kaveling C1 yang berlokasi di Gedung KPK lama dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19.

Setelah isolasi mandiri, kata Ali, tersangka Irfan Jaya akan ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur.

Sebelumnya, Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung menetapkan politikus Partai Nasdem sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi yang menjerat jaksa Pinangki Sirna Malasari dan Djoko Tjandra.

“Pada hari ini, penyidik telah menetapkan satu orang tersangka lagi dengan inisial AI,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu.

Menurut dia, Irfan Jaya disangkakan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur Pasal 15 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

RSKM soal Tagihan Rp 17 Juta Korban Tsunami: Pasien Minta Layanan VIP
apahabar.com

Nasional

RS Rujukan Covid-19 di Jabar Manfaatkan Robot Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

22 Juli, Pendaftaran Seleksi Calon Guru Penggerak Ditutup
apahabar.com

Nasional

PDI-P Pantau Hitung Cepat Pilpres 2019 di Kediaman Megawati di Kebagusan
apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Ini Tips Agar Jemaah Tidak Kehilangan Sandal
apahabar.com

Nasional

Sudah 20 Napi Ditangkap, 93 Masih Boron      
apahabar.com

Nasional

Polisi Tahan Tri Susanti, Korlap Aksi di Asrama Mahasiswa Papua
apahabar.com

Nasional

Jakarta Lockdown dan Warga Luar Harus Izin, Polisi: Informasi Itu Hoaks
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com