ga('send', 'pageview');
Mantan Anggota DPRD Tanbu Mahyudin alias Udin Kocak Tutup Usia Gejolak Harga Elpiji, Polisi Bongkar Aksi Curang 2 Pangkalan di Banjarmasin Menyelisik Ritual Pemakaman Adat Dayak Meratus: Hamburkan Beras Kuning Agar Keburukan Tak Menyertai Peserta Ritual Sederet Alasan Dua Konfederasi Buruh Dukung Sahbirin-Muhidin di Pilkada Kalsel 2020 Wawali Banjarbaru Dilaporkan ke Bawaslu, Simak Hasil Kajian Gakkumdu

Jakarta PSBB Total, Gubernur Banten Tak Kenal Rem Darurat

- Apahabar.com Sabtu, 12 September 2020 - 15:30 WIB

Jakarta PSBB Total, Gubernur Banten Tak Kenal Rem Darurat

Jakarta bersiap menerapkan PSBB total, Banten tak kenal istilah ‘rem darurat’. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Kalau Jakarta bersiap PSBB total, tidak demikian dengan Banteng. Gubernur Banten Wahidin Halim tak mengenal istilah ‘rem darurat’ dalam penanganan Covid-19.

Ditekankannya, Banten tidak akan menginjak rem darurat, sebab sejak awal wilayahnya terus menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

“Kita tidak mengenal ‘rem darurat’, tapi terus menjalankan PSBB secara berkesinambungan dalam penanganan Covid-19 di Banten,” kata Wahidin diunggah melalui akun Instagram resmi miliknya, wh_wahidinhalim, Sabtu (12/9).

Dia juga menegaskan, di Banten tak akan ada istilah PSBB total seperti yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Ibu Kota. Sebaliknya, kata dia, pihaknya justru terus melakukan PSBB dan memperluas wilayah PSBB hingga ke daerah lain selain Tangerang.

Baca juga :  Tingkatkan Penanganan, Pemkot Banjarbaru Sosialisasi Aplikasi Covid-19 dan JPS

Banten memang sejak Senin (7/9) telah memastikan akan memperpanjang PSBB yang dilakukan sejak awal pandemi muncul di Indonesia. Wilayah PSBB juga diperluas ke kabupaten/kota di area Banten.

Tak hanya itu, Wahidin mengaku terus melakukan konsolidasi dan evaluasi dengan jajaran bupati/wali kota terkait perkembangan penanganan Covid-19 di masing-masing daerah.

“Banten sejak awal memberlakukan PSBB, yang membedakannya saat ini adalah lebih luas ke wilayah kabupaten/kota selain Tangerang,” katanya.

Baca juga :  Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Terminal Handil Bakti, Belasan Warga Terjaring

Yang jelas, kata dia, pihaknya lebih mengutamakan edukasi dan penekanan terhadap protokol kesehatan yang harus diikuti masyarakat.

Hal ini juga dilakukan Wahidin bersama dengan jajaran bupati, wali kota dan Forkopimda untuk mengajak masyarakat secara masif mematuhi dan mengikuti semua protokol kesehatan yang berlaku.

“Saya tegaskan, PSBB diperpanjang karena selama ini yang ditumbuhkan adalah kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.

“Kita PSBB saja, tidak ada istilah PSBB total dengan norma-norma yang telah diatur,” kata dia. (CNN)

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kontroversi Anji dan Hadi Pranoto, IDI Imbau Influencer Cek Sumber
apahabar.com

Nasional

Terlibat Suap Joko Tjandra, Jaksa Pinangki Resmi Tersangka
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Uno: Pengusaha Kaya yang Mencoba Peruntungan Jabat Wakil Presiden
apahabar.com

Nasional

Pagi Buta, Begal Sapi Penembak Polisi di Tala Berhasil Diringkus!
apahabar.com

Nasional

Komjen Pol Gatot Eddy Pramono Resmi Jabat Wakapolri
apahabar.com

Nasional

CEO Bukalapak Ngaku Khilaf dan Minta Maaf, Pastikan Cuitan Tak Terkait Pilpres
apahabar.com

Nasional

Dorong Industri Film Daerah, Forum Sineas Banua Gelar Masterclass di Taman Budaya
apahabar.com

Nasional

Gempa 2,9 SR Guncang Konawe
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com