Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu Rontok Lagi! Bawaslu RI Tolak Laporan Keberatan Denny Indrayana Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin

Jelang Kemarau, Kebiasaan Warga HSS Tangkap Ikan dengan Alat Setrum Siap-siap Ditindak

- Apahabar.com Kamis, 17 September 2020 - 17:57 WIB

Jelang Kemarau, Kebiasaan Warga HSS Tangkap Ikan dengan Alat Setrum Siap-siap Ditindak

Rapat Rapat Forum Koordinasi Penanganan Tindak Pidana Bidang Perikanan di Aula Ramu Setda Kabupaten HSS, Kamis (17/09). Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Menghadapi musim kemarau biasanya terjadi penangkapan ikan besar-besaran oleh warga Hulu Sungai Selatan (HSS).

Sayangnya, sudah jadi kebiasaan warga HSS menggunakan alat setrum. Penggunaan alat setrum saat menangkap ikan dianggap ilegal.

Namun sebelum itu terjadi, Pemkab HSS mengingatkan jika warga tetap bandel melakukannya, siap-siap ada sanksi tegas menanti.

Permasalahan ini telah dibahas dalam Rapat Forum Koordinasi Penanganan Tindak Pidana Bidang Perikanan di Aula Ramu Setda Kabupaten HSS, Kamis (17/09/2020).

Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, yang memimpin rapat mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukannya.

Ilegal fishing atau penangkapan ikan dengan alat yang dilarang ujar Syamsuri Arsyad dapat mengganggu ekosistem air dan merugikan semua.

Sehingga jika ada yang melakukannya, akan ditindak secara tegas.

“Kita ingin perairan dan siklus perikanan secara natural bisa dipanen, dan manfaatnya juga untuk mereka,” tutur Syamsuri Arsyad.

Pemkab HSS, lanjut Syamsuri Arsyad sudah melakukan berbagai upaya, tetapi penyetruman ikan masih tetap saja terjadi.

“Sebelum ada tindakan-tindakan yang lebih jauh lagi dari tim kita, semoga masyarakat mengetahui dan menyadarinya untuk melakukan penangkapan ikan secara ramah lingkungan,” harap Syamsuri Arsyad.

Syamsuri menegaskan pihaknya pada posisi mengayomi dan melindungi pihak-pihak yang melakukan penangkapan secara benar dengan ramah lingkungan.

Sementara itu Kapolres HSS AKBP Siswoyo mengatakan menangkap ikan menggunakan alat setrum termasuk perbuatan tindak pidana.

“Jadi, akan dilaksanakan tindakan tegas apabila terdapat di masyarakat atau di lapangan ditemui yang melakukan penyetruman ikan,” timpal Siswoyo.

Di sisi lain Dandim 1003 Kandangan, Letkol Arm Dedy Soehartono mengatakan, pihaknya akan selalu mendukung dan bersinergi dengan pemerintah maupun kepolisian, dalam rangka memberantas illegal fishing yang sudah merugikan seluruh masyarakat.

Editor: Reporter: Ahc27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

Apresiasi KPU HSS atas Tingkat Partisipasi Masyarat Tertinggi di Pemilu 2019
apahabar.com

HSS

Lepas 16 Dokter Internsip, Syamsuri Arsyad Minta Silaturahmi Tetap Terjalin
apahabar.com

HSS

Warga Desa Hamayung Panen Padi, Paman Birin Serahkan Traktor
apahabar.com

HSS

Simak Pesan Bupati Fikry untuk Dewan Hakim MTQ Ke-47 HSS
KONI

HSS

Hibah Pemkab HSS, KONI Salurkan Bantuan untuk Para Cabor
apahabar.com

HSS

Bus Sekolah Gratis Jurusan Bangkau Resmi Beroperasi
apahabar.com

HSS

Di Hari Kemerdekaan, Warga HSS Diminta Hentikan Aktivitas Selama 3 Menit
apahabar.com

HSS

Pemkab HSS Raih Penghargaan Wahana Tata Nugraha
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com