ga('send', 'pageview');
Dugaan Penyiksaan Bocah Sungai Bilu yang Dikira Diculik Makhlus Halus Rumah di Mantuil Banjarmasin Amblas ke Sungai, Pemilik Luka-Luka Pasien Sembuh Covid-19 Kalsel Meningkat Lagi, Simak Imbauan Paman Birin Ditutup Melemah, Saham Singapura Perpanjang Kerugian Angin Puting Beliung di Kapuas, Rumah Warga Jadi Korban

Jelang Kemarau, Kebiasaan Warga HSS Tangkap Ikan dengan Alat Setrum Siap-siap Ditindak

- Apahabar.com Kamis, 17 September 2020 - 17:57 WIB

Jelang Kemarau, Kebiasaan Warga HSS Tangkap Ikan dengan Alat Setrum Siap-siap Ditindak

Rapat Rapat Forum Koordinasi Penanganan Tindak Pidana Bidang Perikanan di Aula Ramu Setda Kabupaten HSS, Kamis (17/09). Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Menghadapi musim kemarau biasanya terjadi penangkapan ikan besar-besaran oleh warga Hulu Sungai Selatan (HSS).

Sayangnya, sudah jadi kebiasaan warga HSS menggunakan alat setrum. Penggunaan alat setrum saat menangkap ikan dianggap ilegal.

Namun sebelum itu terjadi, Pemkab HSS mengingatkan jika warga tetap bandel melakukannya, siap-siap ada sanksi tegas menanti.

Permasalahan ini telah dibahas dalam Rapat Forum Koordinasi Penanganan Tindak Pidana Bidang Perikanan di Aula Ramu Setda Kabupaten HSS, Kamis (17/09/2020).

Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, yang memimpin rapat mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukannya.

Baca juga :  Wisma Atlet Mulai Sesak, Pasien Covid-19 Tembus 2.425 Orang

Ilegal fishing atau penangkapan ikan dengan alat yang dilarang ujar Syamsuri Arsyad dapat mengganggu ekosistem air dan merugikan semua.

Sehingga jika ada yang melakukannya, akan ditindak secara tegas.

“Kita ingin perairan dan siklus perikanan secara natural bisa dipanen, dan manfaatnya juga untuk mereka,” tutur Syamsuri Arsyad.

Pemkab HSS, lanjut Syamsuri Arsyad sudah melakukan berbagai upaya, tetapi penyetruman ikan masih tetap saja terjadi.

“Sebelum ada tindakan-tindakan yang lebih jauh lagi dari tim kita, semoga masyarakat mengetahui dan menyadarinya untuk melakukan penangkapan ikan secara ramah lingkungan,” harap Syamsuri Arsyad.

Baca juga :  Bidan Desa di Tabalong Budidaya Kurma Thailand Jenis H1 dan Barhee

Syamsuri menegaskan pihaknya pada posisi mengayomi dan melindungi pihak-pihak yang melakukan penangkapan secara benar dengan ramah lingkungan.

Sementara itu Kapolres HSS AKBP Siswoyo mengatakan menangkap ikan menggunakan alat setrum termasuk perbuatan tindak pidana.

“Jadi, akan dilaksanakan tindakan tegas apabila terdapat di masyarakat atau di lapangan ditemui yang melakukan penyetruman ikan,” timpal Siswoyo.

Di sisi lain Dandim 1003 Kandangan, Letkol Arm Dedy Soehartono mengatakan, pihaknya akan selalu mendukung dan bersinergi dengan pemerintah maupun kepolisian, dalam rangka memberantas illegal fishing yang sudah merugikan seluruh masyarakat.


Reporter: Ahc27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

Tiga Siswa SMK 2 Kandangan Wakili Kalsel LKS Nasional
apahabar.com

HSS

Bazar Sejuta Buku di HSS
apahabar.com

HSS

Semarak Karnaval Pembangunan dan Mobil Hias di HSS
apahabar.com

HSS

Porprov Kalsel 2021, HSS Ingin Tak Hanya Sukses Pelaksana Tapi Juga Prestasi
apahabar.com

HSS

Siswa HSS Wakili Kalsel untuk Paskibra Nasional
apahabar.com

HSS

Pesona Desa Haratai, Resmi Jadi Desa Wisata Kalsel
apahabar.com

HSS

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Antasari KKN di Desa Lumpangi Loksado
apahabar.com

HSS

Nyoblos, Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Bupati HSS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com