Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Jelang PSBB Total DKI Jakarta, Kunjungan ke Puncak Bogor Dibatasi

- Apahabar.com Sabtu, 12 September 2020 - 19:39 WIB

Jelang PSBB Total DKI Jakarta, Kunjungan ke Puncak Bogor Dibatasi

Operasi pembatasan pengunjung Kawasan Puncak di pintu Tol Gadog Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/9). Foto-Humas Pemkab Bogor via Antara

apahabar.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama unsur TNI-Polri melakukan pembatasan pengunjung di Jalur Puncak Kabupaten Bogor, Jawa Barat, jelang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total DKI Jakarta.

“Wisata tidak ditutup, hanya pembatasan saja pengunjung 50 persen. Ya, setiap akhir pekan Sabtu-Minggu, kalau Senin sampai Jumat relatif aman tidak macet ya,” ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong, Bogor, Sabtu (12/9).

Menurutnya, pembatasan pengunjung dengan cara memutar balik beberapa kendaraan di pintu Tol Gadog itu demi mengantisipasi membeludaknya pengunjung Kawasan Puncak, terutama dari DKI Jakarta yang akan menghadapi PSBB total pada 14 September 2020.

Upaya pembatasan pengunjung di jalur penghubung Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur itu diawali dengan apel gabungan antara personel dari Pemkab Bogor, Polres Bogor, dan Kodim 0621/Bogor Sabtu pagi di sekitaran pintu Tol Gadog.

“Polres Bogor adakan putar balik pengetatan bagi yang tidak berkepentingan silahkan balik lagi. kalau ada kepentingan mau lanjut ke wilayah Cianjur, atau wilayah lain silahkan lanjut,” kata Ade.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bogor itu menyebutkan bahwa Satpol PP juga melakukan penyisiran ke pusat-pusat keramaian di Jalur Puncak, memeriksa kepatuhan penerapan aturan pengenaan masker dan operasional tempat usaha.

“Satpol PP pengetatan pendisiplinan jam operasional dan disiplin maksimal menerima 50 persen pengunjung dari kapasitas tempat usaha seperti restoran dan hotel,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa sedikitnya ada 600 personel gabungan dari Pemkab, Kepolisian, dan TNI yang terlibat dalam upaya pembatasan pengunjung wilayah selatan Kabupaten Bogor itu.

“Kita lakukan apa yang diatur dalam Peraturan Bupati Bogor nomor 60 tahun 2020, bahwa adanya pembatasan jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata dan restoran sebanyak 50 persen dari kapasitas tempat, buka dari jam 10.00 WIB sampai jam 19.00 WIB,” kata Roland.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Belanda Janji Kembalikan Berlian 70 Karat Milik Sultan Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

JMSI Daftar Sebagai Konstituen Dewan Pers
apahabar.com

Nasional

Melalui Video, Presiden Jokowi Contohkan Cara Cegah Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif 137.468, Sembuh 91.321 Orang
apahabar.com

Nasional

Tangis Ade Jigo Pecah saat Jenazah Istri Tiba di Kampung Halaman
apahabar.com

Nasional

Rencana Pengerahan Massa di Monas 19 April, PMJ: Belum Berizin
apahabar.com

Nasional

Brunei Darussalam Resmi Terapkan Hukuman Rajam Mati dan Amputasi
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Tunjuk 5 Jubir Baru untuk Vaksin Covid-19, Siapa Saja?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com