ga('send', 'pageview');
Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19 Penetapan Paslon Pilwali Banjarmasin 2020: Didahului Khairul Saleh, Diakhiri Ibnu Sina Dugaan Penyiksaan Bocah Sungai Bilu yang Dikira Diculik Makhlus Halus

Jual Ratusan Pil Ilegal, Seorang IRT di Bakumpai Ditangkap Satresnarkoba Polres Batola

- Apahabar.com Rabu, 16 September 2020 - 15:49 WIB

Jual Ratusan Pil Ilegal, Seorang IRT di Bakumpai Ditangkap Satresnarkoba Polres Batola

Seorang IRT di Kecamatan Bakumpai yang tertangkap mengedarkan obat tanpa izin edar beserta uang hasil penjualan. Foto-Humas Polres Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Diduga menjual obat tanpa izin edar, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kecamatan Bakumpai, diamankan Satresnarkoba Polres Barito Kuala, Selasa (15/9).

Penangkapan MH (31) diawali informasi dari masyarakat. Diketahui bahwa di rumah warga Desa Murung Raya RT 002 tersebut, kerap terjadi transaksi obat-obatan ilegal.

Tanpa pikir panjang, anggota Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan. Lantas sekitar pukul 11.30, dilakukan penggerebekan di kediaman MH.

Hasilnya ditemukan 200 pil berwarna putih tanpa merk dan logo yang dibungkus plastik hitam. Pil tersebut disimpan di bekas warung yang berada di depan rumah pelaku.

Baca juga :  Rakor Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Digelar

“Ratusan pil itu diakui sebagai milik pelaku,” papar Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, melalui Kasat Resnarkoba AKP I Nyoman Widiardana.

“Kami juga menemukan uang senilai Rp 13 juta yang diduga kuat sebagai hasil penjualan pil-pil tanpa izin edar,” imbuhnya.

Pelaku terjerat tindak pidana narkotika golongan I dan mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar, sesuai Pasal 114 (1) sub 112 (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika sub Pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) UU No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Baca juga :  Jelang Rilis Data Persediaan AS, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Mengingat jumlah uang hasil penjualan yang cukup besar, disinyalir pelaku tidak bekerja sendirian dalam mengedarkan obat-obatan tersebut.

Namun demikian, polisi belum memberikan kepastian, “Pelaku masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” tukas Nyoman.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polres Banjar Tampilkan 37 Adegan Pengeroyokan Remaja di Pasar Kasbah Martapura
apahabar.com

Hukum

Polisi Masih Buru Pelaku Penikaman Sopir Pribadi Keluarga Bupati Barito Utara
apahabar.com

Hukum

Ingin Molek, Mahasiswi di Kotabaru Nipu Ratusan Juta
apahabar.com

Hukum

Menyamar, Polisi Tangkap Pemuda Bertato Jual Sabu
apahabar.com

Hukum

Ini 4 Inisial Artis yang Diduga Terjerat Narkoba
apahabar.com

Hukum

Pura-Pura Tanya Laptop, Pria asal Martapura Diduga Cabuli Anak Pemilik Toko
apahabar.com

Hukum

Seorang Pria Sungai Hanyo Kapuas Tewas Dibunuh, Polisi Kejar Pelaku

Hukum

Pengasuh Ponpes Limpasu HST Bantah Cabuli Para Santriwati
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com